
Keerom, SatukanIndonesia.Com – Kedekatan anak-anak di perbatasan Papua dengan anggota TNI terlihat dari keceriaan dan antusias pada saat belajar.
Momen bahagia tersebut, terlihat saat anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks melaksanakan kegiatan belajar bersama anak-anak di tempat penugasan di Papua, dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, bertempat di Pos Yamara di Kampung Suskun, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (03/10/2022).
Hal tersebut disampaikan Danpos Yamara Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Serma Kamaruddin dalam keterangannya.
Danpos mengungkapkan bahwa kegiatan mengajar dilaksanakan oleh Pratu Romi dan Pratu Naib anggota Satgas Pamtas 711/Rks Pos Yamara yaitu mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak sekolah.
”Memberikan motivasi dan wawasan kepada anak-anak agar dapat terus bersemangat dalam menuntut ilmu di sekolah,” ucapnya.
“Ini merupakan salah satu tanggung jawab Satgas untuk ikut berperan aktif memajukan pendidikan dalam rangka menciptakan generasi muda yang memiliki sumber daya manusia unggul,” terangnya.
“Walaupun diakhir penugasan tidak membuat kami lengah dalam memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak perbatasan,” jelas Danpos Yamara Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 711/Rks Serma Kamaruddin.
Sementara itu, Pratu Romi salah satu prajurit TNI yang berada didekat anak-anak menyampaikan, kegiatan belajar bersama juga merupakan salah satu upaya dari Satgas untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta memotivasi belajar anak-anak sekolah tersebut agar dapat terus bersemangat dalam menuntut ilmu.
“Inilah kepedulian kami kepada anak anak perbatasan, dengan membuka mata mereka akan kemajuan zaman sekarang dan membuka jendela dunia, sehingga mereka tidak tertinggal akan cita citanya,” kata Pratu Romi
”Harapannya dengan sarana seadanya anak-anak terlihat sangat semangat ketika belajar, cara mengajar kami yang mempunyai teknik berbeda dengan para guru di sekolah membuat anak-anak merasa senang dan nyaman ketika belajar.”
”Selain memberikan materi pelajaran kami juga memberikan makanan TNI agar anak-anak lebih semangat dan giat dalam belajarnya, ” tutur Pratu Romi.
Salah satu anak bernama Rido (6) mengungkapkan begitu senang dan bersemangat belajar di Pos Satgas Yamara karena mendapatkan ilmu pengetahuan.
“Sa senang belajar di Pos Satgas, karena sa tetap bisa bermain dengan teman-teman. Abang-abang juga sering kasih tong makanan TNI jadi tong belajar semangat,” ucap Yeram yang sering bermain di Pos.(Pen Yonif 711/Rks)

![Delegasi Indonesia Walk Out, PM Israel Netanyahu : Terima Kasih JAKARTA, satukanindonesia.com – Delegasi Indonesia dan banyak negara lainnya melakukan aksi walk out atau meninggalkan ruang Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) saat Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidato, Kamis (24/09/2026) waktu setempat. Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap Netanyahu atas tindakan Israel, di Palestina dan kawasan Timur Tengah. Tampak dalam video yang dibagikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York (PTRI New York), delegasi Indonesia yang duduk bersebelahan dengan delegasi Iran beranjak meninggalkan kursi, yang berada di baris keenam dari atas. Delegasi negara lain juga melakukan hal serupa. Alhasil, ruang sidang tersebut tampak kosong melompong. “Mohon kembali ke ruangan. Saya minta, mohon kembali ke lapangan. Saya minta, mohon kembali ke lapangan. Terima kasih,”imbau pemandu acara. Netanyahu tampak tenang menyaksikan aksi walk out tersebut, dengan pandangan yang lumayan sinis. Dia menyebut, rombongan walk out tersebut sebagai pengecut. “Ketua, sebelum memulai pidato, saya ingin menyampaikan pengumuman singkat. Jika masih ada pengecut bermoral lainnya yang belum meninggalkan aula ini, silakan keluar. Terima kasih,”tegas Netanyahu. [***/GRW]](https://www.satukanindonesia.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260925-WA0018-75x75.jpg)











