• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Deklarasi KAMI Dibubarkan Polisi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Deklarasi KAMI Dibubarkan Polisi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

Oktober 30, 2020
PKS Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Libatkan Eks Kapolri

PKS Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Libatkan Eks Kapolri

November 4, 2026
Mendagri  Tito Sebut Daerah Terdampak Bencana Susulan Boleh Tetapkan Lagi Tanggap Darurat

Mendagri  Tito Sebut Daerah Terdampak Bencana Susulan Boleh Tetapkan Lagi Tanggap Darurat

November 4, 2026
ADVERTISEMENT
Pemprov DKI Jakarta Kembali Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026, Warga Tak Perlu Ajukan Permohonan

Pemprov DKI Jakarta Kembali Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026, Warga Tak Perlu Ajukan Permohonan

November 4, 2026
Menko Yusril Apresiasi Kapolri Soal Mutasi Eks Kapolres Sukoharjo

Menko Yusril Apresiasi Kapolri Soal Mutasi Eks Kapolres Sukoharjo

November 4, 2026
Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Inventarisasi Perubahan Substansi

Pansus DPRD Batam Mulai Bahas Revisi Perda Ketertiban Umum, Inventarisasi Perubahan Substansi

November 4, 2026
Sukseskan Porprov XV Jabar 2026, Tim Hukum Kontingen Siap Mitiigasi Risiko Hukum 

Sukseskan Porprov XV Jabar 2026, Tim Hukum Kontingen Siap Mitiigasi Risiko Hukum 

November 4, 2026
Tiga Pati Polri Terduga Penyadapan Presiden Prabowo Sudah Ditahan

Tiga Pati Polri Terduga Penyadapan Presiden Prabowo Sudah Ditahan

November 4, 2026
Dugaan Penyadapan Prabowo Diungkap, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka

Dugaan Penyadapan Prabowo Diungkap, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka

November 3, 2026
OTK Bakar Sasi Salib di wilayah Adat Marga Kamuyend

OTK Bakar Sasi Salib di wilayah Adat Marga Kamuyend

November 3, 2026
Produksi Emas dan Tembaga Freeport Terjun Bebas

Produksi Emas dan Tembaga Freeport Terjun Bebas

November 3, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, November 4, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Deklarasi KAMI Dibubarkan Polisi, Gatot Nurmantyo Gagal Pidato

[HUkum]

Oktober 30, 2020
in Hukum
0
0
SHARES
75
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi deklarasi KAMI. Kabid Humas Polda Jambi mengatakan selain tak ada izin, penyelenggara acara deklarasi KAMI juga tak menyertakan surat rekomendasi dari Satgas Covid-19.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan pembubaran acara Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh kepolisian pada Jumat (30/10/2020) siang ini karena penyelenggara acara tidak memiliki izin.

Meskipun demikian, Kuswahyudi menuturkan bahwa dari pihak KAMI sebelumnya memang telah meminta izin menyelenggarakan acara tersebut. Namun, mereka disebut tak menyertakan surat rekomendasi dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jambi.

“Tidak ada izin, juga tidak ada rekomendasi dari Satgas Covid-19,” kata Kuswahyudi, dikutip dari CNNindonesia.com, Jumat (30/10/2020).

Pembubaran kegiatan yang digelar secara luring, juga disiarkan daring itu terlihat dilakukan petugas ketika acara tengah berlangsung. Dari layar gawai terlihat beberapa polisi mendatangi tempat berlangsungnya deklarasi, dan meminta acara tersebut dihentikan.

Dalam tangkapan layar gawai yang mengakses kegiatan KAMI Jambi via aplikasi Zoom, terlihat beberapa polisi mendatangi tempat dan langsung terlibat adu mulut dengan penyelenggara.

Saat itu acara baru berjalan sekitar 30 menit, di mana Deklarator KAMI Din Syamsuddin baru saja selesai memberikan sambutan.

Kemudian ketika sambutan dilanjutkan Rochmat Wahab, juga selaku deklarator KAMI, acara berjalan tidak kondusif karena polisi mulai berdatangan.

Di tempat deklarasi, terdengar pihak penyelenggara mencoba bernegosiasi agar acara tetap berlanjut. Namun permintaan tersebut ditolak pihak kepolisian, sehingga acara terpaksa dihentikan.

Semangat Deklarator KAMI Jambi

Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi, Muhammad Usman, mengatakan acara dihentikan karena diminta pihak kepolisian.

“Polisi menghentikan acara kami dengan alasan tidak ada izin, KAMI sudah berusaha negosiasi, tapi aparat tetap meminta acara dibubarkan, wallahu alam, tapi kami tetap semangat,” ucapnya, dikutip dari CNNIndonesia.com, saat dihubungi setelah kegiatan yang dihentikan tersebut, Jumat (30/10/2020).

Seperti yang disebutkan Kabid Humas Polda Jambi, Usman mengatakan pihaknya sudah berupaya mengurus izin untuk melaksanakan agenda deklarasi. Namun, imbuhnya, pihak kepolisian tidak memberikan jua.

“Kami sudah berusaha mengurusnya [izin], tapi tidak diberikan. Kami sudah beberapa kali menunda deklarasi, tapi izin tetap tidak dikeluarkan,” tutur Usman.

Pada saat kegiatan deklarasai Jambi berlangsung, sempat terputus koneksi usai dibacakan deklarasi KAMI Jambi. Setelahnya, menggunakan tautan yang sama, acara berlangsung kembali.

“Maaf rekan-rekan sekalian, tadi ada kesalahan teknis dan sekarang sudah bisa kembali,” ujar Usman dalam layar Zoom.

Acara diteruskan dengan sambutan singkat dari Presidium KAMI, Din Syamsuddin. Setelahnya diteruskan sambutan Rochmat Wahab, yang juga deklarator KAMI.

Saat Rochmat Wahab memberikan sambutan, dalam tangkapan layar Zoom, terlihat beberapa petugas kepolisian menerobos masuk ke tempat deklarasi.

Saat itu, suara para peserta di lapangan yang riuh bercampur dengan sambutan yang dibawakan Rochmat. Acara kemudian berjalan tak kondusif, meski demikian Rochmat tetap melanjutkan sambutannya.

Dalam agenda kegiatan tertulis bahwa setelah sambutan dari Rochmat Wahab, acara diteruskan Pidato Kebangsaan oleh mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Acara ditutup dengan potong tumpeng dan menyanyikan lagu Padamu Negeri.

“Agenda penyampaian Pidato Kebangsaan oleh Pak Gatot Nurmantyo tidak bisa kami laksanakan, dan agenda deklarasi kami hentikan karena diminta polisi,” ujar Usman. (CNN/bm)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gatot NurmantyoHukumJambiKAMI
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
IKAFH Undip: Arah Kebijakan Hukum Perdagangan Internasional Belum Tegas

IKAFH Undip: Arah Kebijakan Hukum Perdagangan Internasional Belum Tegas

Juni 13, 2025
Pemerintah Diminta Tertibkan Penambangan Emas Ilegal di Papua

Pemerintah Diminta Tertibkan Penambangan Emas Ilegal di Papua

April 15, 2025

Perkuat Kapasitas Masyarakat, YLBH Sisar Matiti Gelar Pelatihan Dasar Paralegal

April 14, 2025

Dua Pejabat Tinggi Kejagung dan Empat Kajati Dilantik

Juli 5, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?