
MANOKWAR, SatukanIndonesia.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Manokwari memaksimalkan, perekaman kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP kepada pelajar pada tahun 2025.
Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Manokwari, Rustam Effendi kepada wartawan, Selasa (06/05/2025).
Dikemukakanya, perekaman E-KTP untuk pelajar merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah (Pemda), yang dilakukan dengan cara menyambangi sekolah di daerah setempat.
“Dari 12.000 wajib E-KTP usia 17 tahun, saat ini tinggal 3.000 anak yang belum memiliki E-KTP. Jumlah itu yang kami terus kejar tahun ini dengan ‘jemput bola’,”ujarnya.
Lanjut, ia mengatakan, Disdukcapil sudah mendatangi beberapa sekolah tingkat menengah atas terutama di daerah-daerah dalam kota maupun di pinggiran kota.
Namun, kata dia, langkah ini perlu dukungan dari pihak sekolah, karena harus pastipasi guru dan kepala sekolah guna mendorong muridnya mencetak E-KTP.
Dibutuhkan ketegasan dari pihak sekolah untuk mengajak muridnya yang berusia 17 tahun, untuk melakukan perekaman KTP elektronik saat didatangi petugas Disdukcapil.
Ia menjelaskan, berdasarkan data agregat penduduk semester II tahun 2024, wajib KTP di kabupaten Manokwari berjumlah 140.000 orang. Dari data tersebut, 132.000 orang sudah memiliki KTP, sehingga tinggal 8.000 orang belum memiliki E-KTP
Peningkatan pembuatan E-KTP biasanya saat ini masyarakat membutuhkan, seperti untuk pelaksanaan pemilu tahun lalu baik pilpres, pileg maupun pilkada, karena KTP adalah syarat masuk TPS.
Dia menilai, kesadaran masyarakat di Manokwari untuk membuat E-KTP masih cukup rendah, padahal tidak ada biaya sama sekali untuk perekaman hingga mencetak E-KTP dan waktu pelayanan yang cukup cepat.
“Kalau merekam E-KTP pagi, siangnya sudah langsung bisa tercetak. Sedangkan warga yang membuat siang hari, esok pagi sudah bisa tercetak. Cukup cepat, mudah dan gratis. Namun, tergantung dari masyarakatnya sendiri,”tandasnya. [**/GRW]












