• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Festival Keagamaan di Israel Ricuh, 45 Orang Tewas, Ini Penyebabnya

Festival Keagamaan di Israel Ricuh, 45 Orang Tewas, Ini Penyebabnya

Mei 1, 2021
KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

KSP Pastikan Pemerintah Selalu Terbuka Terhadap Kritik

Juni 13, 2026
DPR Soroti Kenaikan Harga BBM, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

DPR Soroti Kenaikan Harga BBM, Minta Tarif Listrik hingga Gas Melon Tetap Terjangkau

Juni 13, 2026
ADVERTISEMENT
Tersangka Korupsi MBG, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Tersangka Korupsi MBG, Komisaris Penyedia Motor Listrik Ditahan

Juni 13, 2026
Menkomdigi: AI Harus Lindungi Masyarakat, Bukan Sekadar Dorong Pertumbuhan

Menkomdigi: AI Harus Lindungi Masyarakat, Bukan Sekadar Dorong Pertumbuhan

Juni 13, 2026
Kapuspen Mabes TNI: Pengerahan Personel saat Aksi Demonstrasi Dilakukan atas Permintaan Kepolisian

Kapuspen Mabes TNI: Pengerahan Personel saat Aksi Demonstrasi Dilakukan atas Permintaan Kepolisian

Juni 13, 2026
Truk Trailer Tak Kuat Menanjak di Fleyover Kranji Bekasi, Lalin di Sultan Agung ke Bekasi Lumpuh

Truk Trailer Tak Kuat Menanjak di Fleyover Kranji Bekasi, Lalin di Sultan Agung ke Bekasi Lumpuh

Juni 13, 2026
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Raih Penghargaan Nasional sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kota

Juni 12, 2026
Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Baleg DPR Percepat Penyusunan RUU Masyarakat Adat

Juni 12, 2026
Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Kemenhub Percepat Pengembangan Jaringan KA untuk Dorong Konektivitas dan Efisiensi Logistik

Juni 12, 2026
Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Siti Hediati Soeharto Tegaskan Pentingnya Penyusunan RUU Pangan 

Juni 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Festival Keagamaan di Israel Ricuh, 45 Orang Tewas, Ini Penyebabnya

[Internasional]

Mei 1, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
105
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi. Sediktinya 45 Yahudi ultra-Ortodoks meninggal dunia di tengah festival keagamaan tahunan Lag B’Omer di Mount Meron, Israel, 30 April 2021. (Foto: Reuters)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Insiden festival keagamaan Lag B’Omer menjadi tragedi sipil paling buruk yang terjadi di Israel.

Pasalnya, ritual keagamaan Yahudi Ortodoks yang diadakan pada Jumat (30/4/2021) dini hari itu, meyebabkan 45 orang tewas.

Festival tersebut digelar di dekat Gunung Meron, di mana ribuan orang berziarah ke makam seorang pemuka agama Yahudi ortodoks dari abad II. Mereka berkumpul di sejumlah panggung dan tenda terpisah yang tersambung oleh jaringan lorong dan jalan.

Sejumlah saksi mata mengatakan insiden bermula ketika polisi menutup salah satu lorong tersebut.

Para pengunjung mulai berdesakan pada sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat karena jalan yang ada sangat sempit, dengan lebar hanya sekitar 3 meter.

Menurut sumber kepolisian yang dikutip suratkabar Haaretz, beberapa orang terpeleset di tangga yang curam, dan menyebabkan puluhan lainnya ikut jatuh.

Menurut seorang korban yang terluka, kelompok orang yang berada paling depan langsung berjatuhan dan saling menimpa yang di bawah mereka.

“Akibatnya terbentuk piramida, orang saling bertumpuk satu sama lain,” kata pria tersebut, yang tidak disebutkan namanya.

“Saya berada di tumpukan kedua. Mereka yang di tumpukan pertama – saya melihat orang-orang tewas di depan mata,” imbuhnya.

Korban selamat lainnya bernama David menggambarkan peristiwa itu seperti ombak manusia yang pecah.

“Tubuh kami tersapu oleh kami sendiri. Ada yang terlempar ke udara, ada yang tertindih di bawah,” ungkapnya.

Menurut koresponden BBC, insiden terjadi di turunan yang curam, dan mereka yang di bawah tidak bisa keluar, diduga karena akses ditutup. Sementara itu, gelombang manusia dari atas terus datang, tidak menyadari bencana di bawah mereka.

Di lokasi juga ada turunan itu tidak memiliki anak tangga, tetapi dilapisi pelat besi yang saat itu basah dan licin.

Dalam ritual tersebut, kelompok pria dan wanita dipisahkan. Insiden terjadi di wilayah pria, dan para korban termasuk seorang bocah berusia 9 tahun.

Saksi lain mengatakan polisi membuat barikade yang menghalangi orang keluar.

Pada 2008 dan 2011, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) bernama State Comptroller sebetulnya sudah memperingatkan potensi terjadinya bencana dalam ritual tersebut.

“Jalan dan gang di sana sempit, tidak bisa menampung ratusan apalagi ribuan orang yang berkunjung,” tulis LSM itu.

Ritual tahunan itu memperingati hari raya Lag B’Omer, di mana pengunjung bernyanyi, menari, dan menyalakan api unggun untuk mengenang Rabbi Shimon Bar Yochai dari abad II di dekat makamnya.

Yang membedakan pada tahun ini, area api unggun disekat sebagai bagian dari protokol Covid-19. Hal ini diduga menjadi penyebab menumpuknya pejalan kaki di sejumlah titik.

Penyebab pasti tragedi ini masih diselidiki pihak berwajib.

Kementerian Kesehatan Israel sebelumnya sudah mengimbau agar masyarakat tidak menghadiri acara itu untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun, secara resmi tidak ada larangan karena kasus baru Covid-19 di Israel relatif rendah dan 58% populasinya sudah divaksin penuh.

Sejumlah sumber mengatakan acara itu dihadiri oleh sekitar 100.000 orang. (BBC/CNNI)

 

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 45 orang tewas dalam ritual keagamaan Yahudi OrtodoksFestival Lag B'Omer memakan korbanIsraelYahudi
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Mei 29, 2026
9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

9 WNI yang Ditahan Israel Sudah Dibebaskan, Dave Laksono: Bukti Kekuatan Diplomasi dan Solidaritas

Mei 22, 2026
Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Sekjen PBB Kecam Serangan Israel yang Tewaskan Personel TNI di Lebanon

Maret 31, 2026

Anda Punya HP? Anda Bagian dari Israel!

September 18, 2025

Serangan Israel Hancurkan Gaza, Ribuan Penduduk Mengungsi

September 16, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?