• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Mendag: G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik

Mendag: G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik

Oktober 4, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

Oktober 7, 2026
Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Oktober 7, 2026
Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Oktober 7, 2026
Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Oktober 7, 2026
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Oktober 7, 2026
Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Oktober 7, 2026
PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

Oktober 7, 2026
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

Oktober 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Mendag: G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik

(Internasional)

Oktober 4, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
31
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Budi Santoso Menteri Perdagangan (Mendag) dalam sesi ketiga G20 Trade and Investment Ministerial Meeting (TIMM) di Gqeberha, Afrika Selatan, Jumat (10/10/2025). Foto: Antara

Jakarta, satukanindonesia.com – Dalam pertemuan G20 para Menteri Perdagangan menyepakati sikap untuk menolak upaya menjadikan pangan sebagai instrumen tekanan geopolitik.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso (Busan) menilai pangan berkaitan langsung dengan kelangsungan hidup masyarakat, sehingga tidak semestinya digunakan sebagai alat untuk memberikan tekanan kepada negara lain.

“Para Menteri Perdagangan G20 menolak upaya menjadikan pangan sebagai instrumen tekanan geopolitik. Pangan berhubungan dengan kelangsungan hidup dan upaya penekanan melalui pangan tidak dapat dibenarkan,” ujar Busan dalam keterangan, dilansir dari indoposco, Minggu (4/10/2026).

Sementara terkait isu kerja paksa, ia mengatakan, Indonesia komitmen terhadap penghapusan praktik tersebut sebagai bagian dari perlindungan hak dan martabat pekerja.

Namun, Busa mengingatkan perlindungan pekerja tidak boleh berubah menjadi instrumen politik untuk menekan negara lain.

“Melindungi hak pekerja harus tetap menjadi komitmen yang nyata, bukan instrumen politik untuk kontrol dan subordinasi,” katanya.

Diketahui, Indonesia sendiri telah meratifikasi sembilan dari sepuluh Konvensi Fundamental Organisasi Buruh Internasional (ILO). Komitmen tersebut juga diperkuat melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 9 Tahun 2026 yang mengatur larangan impor barang hasil produksi kerja paksa.

Selain itu, isu penghapusan kerja paksa turut dimasukkan dalam Indonesia-EFTA CEPA dan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Busan menambahkan, tidak boleh ada negara yang memperoleh keunggulan kompetitif melalui praktik kerja paksa. Namun, penanganan persoalan tersebut juga perlu dilakukan berdasarkan prinsip dan aturan yang disepakati bersama dalam perdagangan internasional. (***)

Komentar Facebook

Tags: G20Mendag Budi SantosoTolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik
ShareTweetSend

Related Posts

Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

Wamen ESDM Ungkap Strategi Ketahanan Energi di G20

September 17, 2026
Jelang G20 TNI AL Perkuat Pengamanan di Akses Pelabuhan

Jelang G20 TNI AL Perkuat Pengamanan di Akses Pelabuhan

November 10, 2022
Presiden Jokowi dan Joe Biden Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-AS

Presiden Jokowi dan Joe Biden Bahas Penguatan Kerja Sama Indonesia-AS

November 2, 2021

Jokowi Terbitkan Keppres Baru, Mahfud MD Gantikan Posisi Luhut di Kepanitiaan G20

Oktober 21, 2021

Puan Maharani Pastikan DPR RI Siap Jadi Tuan Rumah P20 Tahun 2022

Oktober 8, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?