• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
GKI di Tanah Papua Angkat Bicara Soal Kasus Konflik Berdarah Terhadap Guru & Nakes di Yahukimo

GKI di Tanah Papua Angkat Bicara Soal Kasus Konflik Berdarah Terhadap Guru & Nakes di Yahukimo

Maret 27, 2025
Hadiri Konferensi APS, Dedi Mulyadi : Pembangunan Papua Mesti Berbasis Budaya

Hadiri Konferensi APS, Dedi Mulyadi : Pembangunan Papua Mesti Berbasis Budaya

Mei 29, 2026
Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Aliansi SETARA Nyatakan Sikap Terhadap Situasi di Tanah Papua

Mei 29, 2026
ADVERTISEMENT
Tentara Nasional Indonesia Diminta Tidak Terlibat Konflik Tanah Adat di Merauke

Tentara Nasional Indonesia Diminta Tidak Terlibat Konflik Tanah Adat di Merauke

Mei 29, 2026
Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Gedung “Sentrum Caritas” dan Lokakarya Migrasi Aman di Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Gedung “Sentrum Caritas” dan Lokakarya Migrasi Aman di Batam

Mei 29, 2026
Mendikdasmen Sebut Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal

Mendikdasmen Sebut Pendidikan Papua Barat Daya Tidak Boleh Tertinggal

Mei 29, 2026
Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Perkuat Kawasan Pasifik, Israel akan Membuka Kedutaan Besar di Fiji

Mei 29, 2026
Legislator PDIP Minta Pemerintah Tak Ragu Sikat Mafia Haji

Legislator PDIP Minta Pemerintah Tak Ragu Sikat Mafia Haji

Mei 29, 2026
Mendag Perkuat Pengendalian Impor untuk Lindungi Industri Nasional

Mendag Perkuat Pengendalian Impor untuk Lindungi Industri Nasional

Mei 29, 2026
Kemkomdigi Klaim Layanan Telekomunikasi di Sumatra Pulih 100 Persen Pasca-Blackout PLN

Kemkomdigi Klaim Layanan Telekomunikasi di Sumatra Pulih 100 Persen Pasca-Blackout PLN

Mei 29, 2026
Pemerintah Dorong Pendidikan Papua lewat Revitalisasi Sekolah

Pemerintah Dorong Pendidikan Papua lewat Revitalisasi Sekolah

Mei 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

GKI di Tanah Papua Angkat Bicara Soal Kasus Konflik Berdarah Terhadap Guru & Nakes di Yahukimo

Maret 27, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
76
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO : Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua//FOTO: Istimewa

JAYAPURA, SATUKANINDONESIA.Com – Menyikapi kasus kekerasan mengakibatkan tewasnya beberapa warga yang bekerja sebagai Guru dan tenaga kesehatan (Nakes), di distrik Anggruk, kabupaten Yahukimo, Pimpinan Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua angkat bicara.

Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, menyampaikan
Dukacita mendalam serta penyesalan atas peristiwa pembunuhan terhadap guru dan tenaga kesehatan (Nakes).

“Peristiwa penembakkan para guru dan tenaga medis di Kabupaten Yahukimo Distrik Anggruk pada tanggal 21 Maret 2025 sangat kami sesalkan serta membuat kaget semua pihak, secara khusus kami pimpinan GKI DI Tanah Papua,”ungkapnya kepada wartawan, di sekretariat Sinode GKI di Tanah Papua, di Kotaraja Dalam, kota Jayapura, Papua, Rabu (26/03/2025).

Menurutnya, Angguruk adalah wilayah pelayanan GKI Di Tanah Papua. Klasis GKI Yalimu Angguruk memiliki 65 jemaat yang tersebar di 8 lingkungan dan 9 distrik.

“Di  Pusat Klasis kami memiliki SD YPK Daniel Anggruk di mana para guru yang menjadi korban bekerja sebagai pengajar,”lanjutnya.

Ia juga mengatakan, Pusat Klasis GKI Yalimo Anggruk selama ini sangat aman dan tidak pernah terjadi peristiwa kekerasan seperti yang terjadi saat ini.

Adapun hal-hal penting yang merupakan pernyataan sikap dari Badan Pekerja Sinode GKI di Tanah Papua menyampaikan berikut ini.

1. Kami sangat sedih berdukacita dan menyesali peristiwa yang terjadi pada wilayah Pelayanan GKI dimana para guru dan tenaga Kesehatan telah bekerja bagi kemanusiaan dalam mencerdaskan serta melayani Kesehatan masyarakat menjadi korban akibat kekerasan yang telah terjadi.

2. Peristiwa penyerangan bkepada tenaga pendidik, merusak sekolah, menyerang tenaga medis sungguh-sungguh merusak pekerjaan Injil yang telah membawa terang keselamatan, merusak iman kekristenan, pembebasan serta merusak nilai-nilai kemanusiaan di jantung pusat Pekabaran Injil GKI di daerah pedalaman Papua di Klasis Yalimu Angguruk pada masa-masa minggu sengsara Yesus Kristus.

3. Para pendidik dan tenaga medis sedang melakukan amanat Agung Yesus Kristus dalam Injil Matius 28: 19-20.

4. Tindakan kekerasan ini bukan hanya mengakibatkan korban dari para guru dan tenaga Kesehatan tetapi juga menutup akses Pendidikan dan Kesehatan bagi warga gereja yang selama ini membutuhkan layanan Kesehatan dan pendidikan bagi kemajuan orag asli Papua untuk maju dan menjadi tuan di negerinya sendiri.

5. Peritiwa ini sangat kami sesali sebab akibat yang terjadi pada kondisi ini adalah warga gereja yang adalah warga masyarakat menjadi takut, merasa tidak aman, akhirnya saat ini mengungsi ke hutan, ini mengakibatkan kekuatiran kami akan kondisi kesehatan, keamanan para pengungsi khususnya perempuan dan anak.

6. Peristiwa ini mengakibatkan akses keluar masuk bagi pelayanan publik dan aktifitas masyarakat bagi usaha pencaharian masyarakat dan pelayanan baik pemerintah maupun gereja menjadi terganggu.

Pada kesempatan yang sama, pihaknya juga menyatakan.

Pertama, turut berduka bersama keluarga ibu guru Rosalia Rerek Sogen dan para guru dan tenaga medis yang telah menjadi korban atas perisriwa ini.

Kedua, warga GKI Di Kabupaten Yahukimo dan sekitarnya untuk tetap tenang dan kami akan segera berkoordinasi untuk memastikan keselamatan bagi warga gereja yang ada di Anggruk maupun di hutan tempat pengungsian saat ini.

Ketiga, meminta kepada Penatua, Penginjil, Guru Jemaat, Pendeta, Pemerintah daerah, aparat TNI dan Kepolisian mengecek penyebab situasi ini, melakukan percakapan pastoral untuk menenangkan Masyarakat yang adalah warga gereja.

Keempat, Sinode GKI akan segera mengambil Langkah cepat dalam kerjasama dengan semua pihak yang berkepentingan untuk menangani situasi di Klasis GKI Yalimo.

Kelima, Menghimbau agar pihak-pihak yang tidak berkepentingan agar berhenti menyebarkan berita – berita hoax atas peristiwa ini.

Pdt. Andrikus Mofu juga berharap keamanan di Yahukimo, khususnya di Distrik Anggruk segera pulih dan akses pelayanan kembali dibuka.

Pihaknya juga telah menyiapkan tim untuk ke Distrik Anggruk guna melihat situasi langsung di lokasi, serta siap mengirimkan bantuan, seperti bahan makanan guna membantu meringankan kesulitan warga setempat.

Perlu diketahui, sekelompok orang yang mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) telah menyerang para guru dan tenaga kesehatan (Nakes) di distrik Anggruk, kabupaten Yahukimo, Jumat (21/03/2025) dan pada Sabtu (22/03/2025).

Dalam peristiwa tersebut menyebabkan satu orang guru bernama Rosalina meninggal dunia, dan lima orang guru serta seorang Nakes luka-luka.

Dalam peristiwa yang menimbulkan trauma berat bagi warga setempat, juga menyebabkan sejumlah bangunan rumah rata dengan tanah karena dibakar dan bangunan sekolah dirusak. [**/GRW}

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: GKI Klasis PapuaGKI Yalimo AnggrukGuru & NakeKetua Sinode GKI di Tanah PapuaKetua Sinode GKI PapuaKlasis GKI Yalimo AnggrukKonflik BerdarahKonflik berdarah YahukimoKorban guru di YahukomoKorban nakes di YahukimoPdt. Andrikus MofuPusat KlasisPusat Klasis GKISD YPK Daniel AnggrukSinode GKISinode GKI PapuaTentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)Yalimo Anggruk
ShareTweetSend

Related Posts

Jaringan Senjata TPNPB Terungkap, 5 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Jaringan Senjata TPNPB Terungkap, 5 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Maret 16, 2026
Penembakan Pesawat di Korowai, TPNPB Klaim Bertanggungjawab

Penembakan Pesawat di Korowai, TPNPB Klaim Bertanggungjawab

Februari 14, 2026
TPNPB Kodap XXVII Sinak Klaim Tewaskan Tiga Anggota TNI

TPNPB Kodap XXVII Sinak Klaim Tewaskan Tiga Anggota TNI

September 19, 2025

TNI Dituding Tembak Warga Sipil Dalam Kerusuhan di Yalimo Papua

September 17, 2025

TPNPB : Enam Orang Warga Sipil Ditangkap Aparat Keamanan

Agustus 22, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?