• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Harga Cabai Meroket? Ini Penyebabnya

Harga Cabai Meroket? Ini Penyebabnya

Maret 5, 2021
TNI AL Berhasil Gagakan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina di Perairan Gorontalo

TNI AL Berhasil Gagakan Penyelundupan 3 Ton Sianida Asal Filipina di Perairan Gorontalo

September 22, 2026
TNI AL Ungkap Dugaan Pengangkutan BBM Ilegal di Semarang

TNI AL Ungkap Dugaan Pengangkutan BBM Ilegal di Semarang

September 22, 2026
ADVERTISEMENT
Mobil Mewah Dibeli Baru, Diduga Tak Sesuai & Garansi Hangus, Pembeli Mobil Mewah di Batam Mengadu ke DPRD Batam

Mobil Mewah Dibeli Baru, Diduga Tak Sesuai & Garansi Hangus, Pembeli Mobil Mewah di Batam Mengadu ke DPRD Batam

September 22, 2026
Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

September 22, 2026
RUU Perampasan Aset Dipastikan Tuntas Sebelum 15 Desember 2026

RUU Perampasan Aset Dipastikan Tuntas Sebelum 15 Desember 2026

September 22, 2026
RUU Migas Harus Jamin Hak Daerah Penghasil, Dr. Filep Wamafma Tegaskan Tujuh Poin

RUU Migas Harus Jamin Hak Daerah Penghasil, Dr. Filep Wamafma Tegaskan Tujuh Poin

September 22, 2026
Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

September 22, 2026
Bentrokan di Setotok, Polda Kepri Tetapkan Tiga Tersangka

Bentrokan di Setotok, Polda Kepri Tetapkan Tiga Tersangka

September 22, 2026
Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

Kejari Kota Bandung Serahkan Barang Rampasan ke Bank Bjb Syariah terkait Uang Pengganti Terpidana Andi Winarto

September 22, 2026
Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Coreng Swasembada Pangan Nasional

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Coreng Swasembada Pangan Nasional

September 22, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, September 22, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Harga Cabai Meroket? Ini Penyebabnya

[Nasional]

Maret 5, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
72
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Cabai rawit di pasar

Jakarta, SatukanIndonesia.com –  Harga cabai rawit khususnya rawit merah melonjak hingga Rp 130 ribu per kilogram (Kg) di pasar rakyat daerah Jakarta.

Kementerian Pertanian memberikan alasan dibalik kenaikan harga cabai yang begitu tinggi.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi menyebut setelah musim panen Desember-Januari, petani enggan menjual hasil panennya karena harga sempat anjlok.

Dari catatannya saat itu, harga di produsen atau petani hanya dibanderol Rp8.000 per kilo.

Karena harga murah, petani kemudian enggan menanam lagi, sehingga terjadi keterlambatan penanaman. Juga diperparah oleh datangnya musim hujan.

Karena itu lah, menurut Agung, terjadi kemunduran panen cabai rawit merah pada bulan ini, sehingga mengakibatkan kekurangan stok di pasar.

“Karena petani enggan menanam, berarti panen mundur, itu yang terjadi di kondisi sekarang ini. Yang bermasalah ini sebetulnya cabai rawit merah,” jelasnya pada rapat kerja membahas ketersediaan dan stabilisasi harga bahan pokok pada Jumat (5/3/2021).

Berdasarkan survei Kementan, petani di Kediri dan Banyuwangi, Jawa Timur, baru akan panen setelah tanggal 20 Maret mendatang. Artinya, selama dua pekan ke depan diperkirakan stok cabai bakal melandai.

Untuk memitigasi harga tidak melonjak lebih parah lagidi ibu kota, Agung menyebut Kementan bekerja sama dengan Asosasi Pedagang Cabe di Pasar Kramat Jati. Caranya, dengan membantu mendistribusikan cabai demi menekan beban distribusi.

“Bagaimana bisa mengamankan dari sekarang sampai tanggal 20 Maret, dengan membantu distribusi mereka, sehingga harga di pasar tidak sampai Rp120-130 ribu,” jelasnya.

Untuk solusi jangka panjang, ia menyebut pemerintah akan membantu petani membangun shelter penanaman, sehingga cabai bisa dipanen meski musim hujan melanda.

Mengutip Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga cabai rawit merah mencapai Rp131.650 ribu per kg di daerah Jakarta pada Kamis (4/3/2021).

Harga serupa juga tercatat di daerah Banten dan Jawa Barat dengan harga masing-masing sebesar Rp113.500 per Kg dan Rp117.200 per Kg.

Selain di Pulau Jawa, harga ‘pedas’ juga terjadi di Kalimantan. Di Kalimantan Selatan misalnya, harga cabai dibanderol Rp125 ribu. Sementara, di Kalimantan Tengah dan Barat, harga berkisar antara Rp118 ribu-Rp120 per Kg. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Harga Cabai RawitMelonjakTembus Rp 130 ribu
ShareTweetSend

Related Posts

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Melonjak, Ini Penyebabnya

April 15, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?