• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

Juni 11, 2026
Tujuh Tokoh Tentara Nasional Indonesia Dianugerahkan Bintang Mahaputra

Tujuh Tokoh Tentara Nasional Indonesia Dianugerahkan Bintang Mahaputra

Oktober 5, 2026
Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi bagi UMKM

Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi bagi UMKM

Oktober 5, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk Enam Kodam

Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI, Termasuk Enam Kodam

Oktober 5, 2026
Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Apresiasi Tim Indonesia

Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Apresiasi Tim Indonesia

Oktober 5, 2026
88 Unit Bangunan Akan Ditertibkan di Kelurahan Pejuang Kota Bekasi

88 Unit Bangunan Akan Ditertibkan di Kelurahan Pejuang Kota Bekasi

Oktober 5, 2026
Anggota DPR Dorong Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran

Anggota DPR Dorong Penguatan UMKM Jadi Capaian Positif Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oktober 5, 2026
Kursi DPRD DKI Berpotensi Turun dari 106 Jadi 85 dalam Revisi UU DKJ

Kursi DPRD DKI Berpotensi Turun dari 106 Jadi 85 dalam Revisi UU DKJ

Oktober 5, 2026
Anggota Komisi IV DPR RI Dorong Stabilisasi Harga Beras agar Petani Untung dan Konsumen Tetap Terjangkau

Anggota Komisi IV DPR RI Dorong Stabilisasi Harga Beras agar Petani Untung dan Konsumen Tetap Terjangkau

Oktober 5, 2026
Menhub Perkuat Keselamatan Transportasi melalui Regulasi dan Pengawasan

Menhub Perkuat Keselamatan Transportasi melalui Regulasi dan Pengawasan

Oktober 5, 2026
Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Jaringan Terungkap, Belasan Terduga Teroris Dibekuk Densus 88 di Enam Provinsi

Oktober 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Haris Rusly Moti Ungkap Ada Tiga Poros di Balik Kampanye Destabilisasi Nasional

(Ragam Info)

Juni 11, 2026
in Ragam Info
0
0
SHARES
17
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Haris Rusly Moti, pemrakarsa 98 Resolution Network, mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran. Foto/Dok. 98 Resolution Network.

Jakarta, satukanindonesia.com – Pemrakarsa 98 Resolution Network sekaligus mantan Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti, menuding adanya kampanye destabilisasi terkoordinasi yang saat ini menyasar Indonesia.

Ia menilai gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pelemahan nilai tukar rupiah bukan sekadar dinamika ekonomi biasa, melainkan bagian dari serangan senyap untuk menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya menilai gejolak IHSG dan pelemahan nilai tukar rupiah sebagai sebuah serangan destabilisasi terkoordinasi,” ujar Haris Rusly Moti kepada awak media di Jakarta, dilansir dari carapandang.com, Rabu (10/6/2026).

Haris menyoroti maraknya berbagai tagar dan narasi yang beredar di ruang publik belakangan ini, seperti “sale Indonesia”, “1998 redux”, “buang rupiah”, hingga “Indonesia gelap”.

Menurutnya, narasi-narasi tersebut bukanlah kritik objektif, melainkan kampanye hitam yang dirancang untuk mengacaukan stabilitas nasional.

“Mereka terobsesi mendaur ulang peristiwa reformasi 1998, memicu gejolak politik melalui merekayasa guncangan ekonomi,” tegas Haris.

Namun demikian, ia meyakini skenario “1998 redux” tidak akan terulang. Sebab, peta geopolitik global saat ini dinilainya sangat berbeda dengan tahun 1998.

“Tahun 1998 peta geopolitik masih unipolar, Amerika jadi penguasa tunggal. Saat ini sudah multipolar,” jelasnya.(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 98 Resolution NetworkHaris Rusly MotiKomandan Relawan TKN Prabowo-Gibran
ShareTweetSend

Related Posts

Perihal Memerdekakan Palestina, Haris Rusly Moti Sebut Presiden Prabowo Adaptasikan Strategi Multi-Aligment

Perihal Memerdekakan Palestina, Haris Rusly Moti Sebut Presiden Prabowo Adaptasikan Strategi Multi-Aligment

Februari 6, 2026
100 Ribu Pendukung Prabowo-Gibran Akan Gelar Aksi Damai di MK

75.000 Relawan Prabowo-Gibran Batal Gelar Aksi di Depan MK usai Diminta Prabowo

April 19, 2024
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?