• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Hentikan Pembangunan, Pemerintah RI Diminta Selesaikan Akar Masalah Papua

Hentikan Pembangunan, Pemerintah RI Diminta Selesaikan Akar Masalah Papua

Oktober 30, 2025
KY Bersama PPATK Perkuat Sinergi Awasi Integritas Hakim

KY Bersama PPATK Perkuat Sinergi Awasi Integritas Hakim

Juli 19, 2026
Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Perkuat Budaya Keselamatan Berlayar, Kemenhub Bagikan 150 Jacket Life Bagi Nelayan Muara 

Juli 19, 2026
ADVERTISEMENT
Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah

Mentan Amran Ajak Mahasiswa Bangun Bisnis Sejak Kuliah

Juli 19, 2026
Anggota DPRD Kota Batam Dr Muhammad Mustofa Hadiri Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir/SBY, Tegaskan Sinergi untuk Batam Aman dan Kondusif

Anggota DPRD Kota Batam Dr Muhammad Mustofa Hadiri Pisah Sambut Danyonif 10 Marinir/SBY, Tegaskan Sinergi untuk Batam Aman dan Kondusif

Juli 19, 2026
TNI AL Lanal Labuan Bajo Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan Tenggelam di Perairan Pulau Kelor

TNI AL Lanal Labuan Bajo Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Wisatawan Tenggelam di Perairan Pulau Kelor

Juli 19, 2026
Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Final Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Persatuan Warga Bekasi, DPRD Dukung Spanyol, KADIN Tak Persoalkan Siapa Juara, UMKM Diprediksi Panen Cuan

Juli 18, 2026
HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

HUT ke-3  FPRMI Kepri Perkuat Kompetensi Wartawan dan Literasi Media, Lintong C. Manurung: Pers Daerah Harus Profesional, Independen, dan Berintegritas

Juli 18, 2026
Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Pansus 18 Tekankan Pentingnya Penguatan Bank Bandung Lewat Penyempurnaan Regulasi

Juli 18, 2026
Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Komisi III Akan Bentuk Tim Perumus yang Mengawal Pemulihan Anggaran

Juli 18, 2026
Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 Renovasi Jembatan Untuk Wujudkan Akses dan Harapan Masyarakat

Alumni AAL Angkatan Ke-40 Tahun 1994 Renovasi Jembatan Untuk Wujudkan Akses dan Harapan Masyarakat

Juli 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Hentikan Pembangunan, Pemerintah RI Diminta Selesaikan Akar Masalah Papua

[Politik]

Oktober 30, 2025
in Daerah, News, Politik
0
0
SHARES
574
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum

MANOKWARI, satukanindonesia.com – Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum, Senator Papua Barat menyatakan, Pemerintah Republik Indonesia belum memiliki konsep atau strategi yang maksimal untuk menyelesaikan masalah Papua secara komprehensif atau menyeluruh.

Pasalnaya, stabilitas politik keamanan belakang ini semakin tidak stabil, baik di daerah Pegunungan Tengah dan Papua Barat.

“Totalitas kita (pemerintah) masih seputar politik Kesejahteraan, ekonomi dan. Belum menyentuh substansi dasar,”ujar Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum kepada wartawan, Rabu (29/10/2025).

FOTO: Warga perkampungan di Intan Jaya, Papua, mengungsi di hutan usai baku tembak antara militer dan kelompok separatis bersenjata//ISTIMEWA

Selaku Anggota DPR RI maupun Sekretaris MPR for Papua, kata Dr. Filep, pihaknya selalu menyampaikan upaya penyelesaian masalah Papua secara menyeluruh dalam rapat kerja maupun rapat dengar pendapat (RDP) bersama Pemerintah Pusat dalam hal ini TNI, Polri, dan Kementerian Politik Hukum.

“Road Map yang ditawarkan oleh lembaga ilmu pengetahuan indonesia (LIPI) tentang empat masalah mendasar di Papua, belum diaktualisasikan dengan baik,”sebutnya.

Meski, dikatakannya, pembagunan ekonomi yang menjadi mesin penggerak kebijakan tetap berjalan, namun tidak menyelesaikan akar masalah Papua.

“Tapi justru banyak korban berjatuhan baik dari warga sipil, aparat keamanan (TNI-Polri), tenaga pendidik, maupun kesehatan. Jadi menurut saya (senator Papua Barat), masa pemerintahan reformasi hingga saat ini belum ada formula penyelesaian yang kongkret,”tegas Senator Papua Barat.

FOTO: Warga perkampungan di Intan Jaya, Papua, mengungsi di hutan usai baku tembak antara militer dan kelompok separatis bersenjata//ISTIMEWA

Padahal, kata Dr. Filep, telah dibentuk berbagai lembaga seperti Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP), dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua termasuk memberikan kebijakan afirmasi di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Kita apresiasi apa yang dilakukan pemerintah. Walaupun, masih ada hal fundamental yang belum dituntaskan. Seperti sejumlah kasus pelanggaran HAM Berat di tanah Papua, yang telah direkomendasikan oleh Komnas HAM ke Kejaksaan Agung. Tapi tidak ada realisasi hingga kini,”sebut Dr. Filep.

Selanjutnya, ia menuturkan, mengenai jatuhnya korban warga sipil, tenaga guru dan medis sesungguhnya mencerminkan bahwa kondisi keamanan di Papua sedang tidak stabil dan ini menggangu berbagai kebijakan pembangunan.

“Oleh sebab itu, bagi saya (Dr Filep Wamafma) dihentikan sementara dulu semua kebijakan yang ada. Dan fokus menyelesaikan masalah Papua dengan membuka ruang dialog atau ruang yang lebih spesifik terkait penyelesaian pelanggaran HAM atau masalah disintegrasi Bangsa,”tegasnya.

Menurut dia, sudah ada riset LIPI yang bisa digunakan pemerintah Republik Indonesia untuk merumuskan formula penyelesaian konflik berkepanjangan di tanah Papua.

FOTO: Suara langkah dan teriakan rakyat menolak pembunuhan dan pendropan militer di tanah mereka, Intan Jay//ISTIMEWA

“Sebab sepanjang itu belum diselesaikan, maka Papua akan terus menjadi zona tidak nyaman. Banyak warga sipil yang mengungsi dan lain sebagainnya,”kata Dr. Filep.

Intelektual asli Papua ini mengapresiasi, Presiden Republik Indonesia yakni Prabowo Subianto yang berani terlibat dalam penyelesaian Konflik Gaza, dan begitu pula Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mampu menyelesaikan konflik Aceh.

“Apakah masalah Papua dibiarkan begitu? Saya pikir ini menjadi pertanyaan besar bagi kita semua. Maka, diharapakan Presiden Prabowo segera merealisasi melalui lembaga yang bentuk. Misalnya, komite yang dibentuk tidak saja mengawasi Otsus, tapi bisa menjembatani para pihak yang berkonflik,”aku Dr. Filep Wamafma.

Karena, kata dia, jika komite yang ditunjuk Presiden hanya mengawasi Otsus, berarti tidak berbeda dengan kinerja Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR Otsus, dan BP3OKP.

“Maka saya sarankan kepada pemerintah, jauh lebih bagus komite eksekutif percepatan pembangunan Otsus Papua fokus saja selesaikan masalah politik Bangsa Papua,”pungkasnya.

Dicecar mengenai status Papua, menurut Dr. Filep, wilayah Papua belum ditetapkan sebagai daerah operasi militer (DOM), dan hal itu tidak dikehendaki.

“Kita juga tidak menghendaki bahwa Papua disebut sebagai DOM. Kita bisa lihat pendekatan TNI maupun Polri pun beda. Tapi faktanya kan ada peristiwa yang terjadi. Maka mau tidak mau, akar masalah Papua harus dituntaskan,”tukasnya. [**/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Akar Masalah PapuaDr. Filep WamafmaSenator Papua Barat
ShareTweetSend

Related Posts

Pemeriksaan HIV Bayi di Papua Barat Terhambat, Komite III DPD RI Desak Kemenkes Bertindak

Pemeriksaan HIV Bayi di Papua Barat Terhambat, Komite III DPD RI Desak Kemenkes Bertindak

Juli 12, 2026
DPD RI Perjuangkan Usulan SMK Negeri Pariwisata di Kaimana Papua Barat

DPD RI Perjuangkan Usulan SMK Negeri Pariwisata di Kaimana Papua Barat

Juni 18, 2026
Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Masyarakat Diminta Jaga Ketertiban Umum

Juni 17, 2026

Cegah Pungli di Kantor Imigrasi, Presiden Prabowo Didesak Bentuk Satgas

Juni 10, 2026

Komite III DPD RI Dukung Program Revitalisasi Sekolah Termasuk di Tanah Papua

Mei 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?