![]()
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkapkan, hingga saat ini tercatat sebanyak 20 ribu anak di DKI Jakarta mengalami stunting.
Heru Budi tidak menutup kemungkinan, data tersebut masih bisa bertambah. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta hingga perangkat di tingkat kelurahan, bersama dengan DPRD DKI terus melakukan pendataan terhadap anak-anak yang mengalami stunting.
“Memang kan stunting sekarang di DKI kurang lebih 20 ribu ya. Lurah dengan dinas, Sudin Kesehatan, memang kami bersama DPRD untuk mencari,” kata Heru Budi dalam keterangannya yang diterima, sebagaimana dilansir SinPo.id, Jumat, 6 Oktober 2023.
Heru menjelaskan, anak yang sudah terdata akan langsung diberi perawatan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI. Harapannya, agar dapat menekan angka anak yang terkena stunting.
Mantan Walikota Jakarta Utara itu berharap anggaran yang saat ini dimiliki cukup untuk memberikan perawatan. Terlebih, ada standar khusus dalam penanganan anak stunting.
“Jadi kalau ada ya kita rawat, mudah-mudahan anggaran cukup, dan perawatan itu bermanfaat untuk mereka untuk bisa keluar dari stunting,” papar Heru.
“Ada standarnya dari kesehatan. Jaga supaya dia tidak turun lagi berat badannya, kasih asupan gizi, tambahan gizi. Jaga supaya berat badan naik, terus tumbuh kembangnya sesuai dengan umurnya,” tandasnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menghandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membahas program stunting di Ibu Kota. Pertemuan keduanya berlangsung pada Senin, 24 Juli 2023 lalu.
Dalam paparannya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan merujuk pada data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 798.107 balita di DKI Jakarta tergolong rawan gizi.(***)










