• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Juni 7, 2026
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
ADVERTISEMENT
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Juni 6, 2026
Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Juni 6, 2026
Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Juni 6, 2026
PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

Juni 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

(Fokus Berita)

Juni 7, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
11
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Audiensi antara Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dan Menteri P2MI, Muktharudin, di Jakarta. (Istimewa)

Jakarta, satukanindonesia.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI) memperkuat sinergi dalam pelindungan pekerja migran perempuan serta pemenuhan hak anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) yang ditinggalkan di daerah asal.

 

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi antara Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dan Menteri P2MI, Muktharudin, di Jakarta, seperti disampaikan dalam siaran pers Kemen PPPA, Jumat (5/6/2026).

 

Menteri PPPA menegaskan bahwa pelindungan pekerja migran perempuan menjadi perhatian penting karena perempuan masih mendominasi penempatan PMI dan menghadapi berbagai risiko, mulai dari kekerasan berbasis gender, eksploitasi kerja, hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

 

“PMI perempuan mendominasi penempatan pekerja migran Indonesia, dengan jumlah mencapai 67,7 persen dari total 297.434 PMI pada 2024. Sebagian besar bekerja di sektor domestik dan pekerjaan perawatan yang dilakukan di ruang privat sehingga pengawasan ketenagakerjaan lebih terbatas dibandingkan sektor formal lainnya,” ujar Arifah.

 

Menurutnya, kondisi tersebut meningkatkan kerentanan pekerja migran perempuan terhadap berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, upah yang tidak dibayarkan, jam kerja berlebihan, hingga TPPO. Selain itu, banyak PMI perempuan yang harus meninggalkan anak dalam waktu lama sehingga berpotensi memengaruhi kualitas pengasuhan dan kesejahteraan anak.

 

Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemen PPPA bersama Kemen P2MI dan organisasi masyarakat telah menjalin kerja sama melalui Nota Kesepahaman tentang Sinergitas Pelindungan PMI dan Keluarganya Berbasis Masyarakat. Kerja sama itu akan diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama yang memuat indikator capaian lebih terukur.

 

Arifah mengatakan salah satu bentuk penguatan kolaborasi akan dilakukan melalui program Ruang Bersama Indonesia yang menjadi sarana edukasi dan peningkatan kapasitas calon pekerja migran perempuan di tingkat desa.

 

“Melalui program ini, calon PMI perempuan diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai prosedur migrasi yang aman dan sesuai ketentuan, mulai dari persiapan sebelum keberangkatan, akses terhadap layanan pelindungan dan mekanisme pengaduan, hingga pemberdayaan ekonomi bagi pekerja migran dan keluarganya,” katanya.

 

Selain fokus pada pekerja migran, Kemen PPPA juga menaruh perhatian pada kesejahteraan anak-anak PMI yang ditinggalkan orang tua bekerja di luar negeri. Arifah menekankan bahwa keberhasilan migrasi tenaga kerja Indonesia tidak hanya diukur dari besarnya remitansi, tetapi juga dari terjaminnya hak dan kesejahteraan anak.

 

Ia mendorong keluarga dan lingkungan sekitar untuk berperan aktif dalam mendukung tumbuh kembang anak PMI, termasuk memastikan akses pendidikan dan layanan kesehatan, melindungi anak dari paparan konten digital yang tidak sesuai usia, serta mencegah perundungan dan stigma negatif.

 

Kolaborasi Kemen PPPA dan P2MI

ADVERTISEMENT

 

Sementara itu, Menteri P2MI Muktharudin menyampaikan bahwa Kemen P2MI telah menjalankan berbagai program pemberdayaan dan pelindungan bagi pekerja migran perempuan dan keluarganya bersama Kemen PPPA.

 

Menurutnya, kolaborasi antara program Ruang Bersama Indonesia dan Desa Migran Emas akan semakin memperkuat pendampingan pekerja migran beserta keluarganya hingga tingkat desa.

 

“Upaya pemberdayaan dan perlindungan terhadap pekerja migran perempuan bisa kita perkuat bersama Kemen PPPA, mulai dari edukasi dan sosialisasi kepada keluarga pekerja migran dan anak-anak yang ditinggal orang tuanya bekerja di luar negeri. Nantinya, kita akan perkuat lagi kolaborasi ini,” ujar Muktharudin.

 

Penguatan sinergi kedua kementerian diharapkan dapat meningkatkan pelindungan pekerja migran perempuan, memperkuat ketahanan keluarga migran, serta memastikan hak-hak anak PMI tetap terpenuhi sebagai bagian dari upaya mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. (Infopublik)

Komentar Facebook

ShareTweetSend

Related Posts

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?