• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Indonesia Kecam Serangan yang Tewaskan Tentara UNIFIL asal Prancis

Indonesia Kecam Serangan yang Tewaskan Tentara UNIFIL asal Prancis

April 20, 2026
Menko Yusril: Pemulihan Aset Jadi Fokus Penanganan Kejahatan Siber

Menko Yusril: Pemulihan Aset Jadi Fokus Penanganan Kejahatan Siber

April 21, 2026
Wali Kota Batam Tegaskan Stabilitas Sosial jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Wali Kota Batam Tegaskan Stabilitas Sosial jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

April 21, 2026
ADVERTISEMENT
Ketua DPR Berharap Kritik Harus Mengedepankan Sikap Saling Menghargai

Ketua DPR Berharap Kritik Harus Mengedepankan Sikap Saling Menghargai

April 21, 2026
Uang Gereja Paroki Aek Nabara Dikembalikan Full, Suster Natalia Ucapkan Terima Kasih ke Presiden dan DPR

Uang Gereja Paroki Aek Nabara Dikembalikan Full, Suster Natalia Ucapkan Terima Kasih ke Presiden dan DPR

April 21, 2026
Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman

Tri Adhianto Komitmen Penataan Kabel Semrawut, Wujudkan Kota Yang Aman Dan Nyaman

April 21, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Dinilai Komitmen Lindungi Rakyat dan Perkuat Solidaritas Sosial

Harga BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Dinilai Komitmen Lindungi Rakyat dan Perkuat Solidaritas Sosial

April 21, 2026
SUKSES DIGELAR: Festiku 2026 Jadi Magnet Diaspora Kutoarjo, UMKM Laris Manis

SUKSES DIGELAR: Festiku 2026 Jadi Magnet Diaspora Kutoarjo, UMKM Laris Manis

April 21, 2026
Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam dan PJBTL 511 MVA, Dorong Infrastruktur Energi untuk Investasi Digital

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam dan PJBTL 511 MVA, Dorong Infrastruktur Energi untuk Investasi Digital

April 20, 2026
Komisi III DPR: Pentingnya Perlindungan Harta Bersama dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR: Pentingnya Perlindungan Harta Bersama dalam Pembahasan RUU Perampasan Aset

April 20, 2026
Revisi UU Adminduk, Kemendagri Wacanakan Denda Kehilangan KTP-el untuk Tertib Administrasi

Revisi UU Adminduk, Kemendagri Wacanakan Denda Kehilangan KTP-el untuk Tertib Administrasi

April 20, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, April 21, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Indonesia Kecam Serangan yang Tewaskan Tentara UNIFIL asal Prancis

(Internasional)

April 20, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
16
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). (Antara/Anadolu)
Jakarta, satukanindonesia.com–  Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Prancis atas gugurnya seorang anggota Pasukan Penjaga Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangaa (UNIFIL) dalam serangan di Lebanon Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Indonesia mengecam keras insiden tersebut, karena terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata 10 hari, dan menilai serangan terhadap personel perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Kemlu menegaskan, tindakan kekerasan di tengah proses diplomasi sama sekali tidak dapat diterima.
Indonesia mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk segera menahan diri dan menghormati hukum humaniter internasional demi mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
“Seluruh pihak harus menahan diri, menghormati kedaulatan negara, dan menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional,” tulis Kemlu RI melalui akun resminya di platform X, Minggu (19/4/2026).
Kemlu juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung.
Menurut pemerintah Indonesia, pelanggaran terhadap kesepakatan ini tidak hanya mengancam nyawa personel di lapangan, tetapi juga merusak upaya negosiasi perdamaian yang sedang dirintis.
“Indonesia terus menyampaikan kekhawatirannya terhadap serangan berulang terhadap UNIFIL.
Pasukan penjaga perdamaian tidak boleh menjadi sasaran; aksi tersebut dapat dianggap sebagai kejahatan perang,” tegas pernyataan tersebut.
Sebagai salah satu negara kontributor pasukan terbesar, Indonesia menyatakan solidaritas penuh kepada Prancis dan negara-negara pengirim pasukan lainnya.
Komitmen itu sejalan dengan “Pernyataan Bersama tentang Keselamatan dan Keamanan Personel PBB” yang telah disepakati pada 9 April 2026.
Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengonfirmasi bahwa satu prajuritnya gugur dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan di Lebanon Selatan.
Kondisi keamanan di Lebanon Selatan kian memprihatinkan bagi personel PBB. Indonesia sendiri mencatat kerugian besar dengan gugurnya tiga personel TNI yang tergabung dalam UNIFIL pada 29 dan 30 Maret 2026, serta delapan prajurit lainnya yang mengalami luka-luka dalam menjalankan tugas.
Hingga saat ini, Indonesia terus mendesak PBB untuk mengusut tuntas setiap serangan yang menargetkan penjaga perdamaian guna memastikan keamanan bagi seluruh personel yang bertugas di wilayah konflik.
ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gencatan Senjatakemlu riUNIFIL
ShareTweetSend

Related Posts

Menlu RI Desak PBB Jamin Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian

Menlu RI Desak PBB Jamin Keamanan Pasukan Penjaga Perdamaian

April 5, 2026
Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

April 1, 2026
Fraksi Gerindra Dorong Kemlu Investigasi Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Fraksi Gerindra Dorong Kemlu Investigasi Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

April 1, 2026

Perkuat Hubungan Diplomasi, Kasal Laksanakan Bilateral Meeting Bersama Pimpinan Angkatan Bersenjata di Lebanon

November 26, 2025

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Konflik Thailand-Kamboja

Juli 28, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?