• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Isu Papua Barat akan Dibahas di PIF ke-55 di Palau

Isu Papua Barat akan Dibahas di PIF ke-55 di Palau

Agustus 29, 2026
Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

Perbaikan Pipa Muka Kuning Rampung, BP Batam Pastikan Aliran Air Kembali Bertahap

Agustus 30, 2026
Pasal Penghinaan Pemerintah Dihapus, Warga Bebas Kritik Tanpa Pidana

Pasal Penghinaan Pemerintah Dihapus, Warga Bebas Kritik Tanpa Pidana

Agustus 29, 2026
ADVERTISEMENT
Bahas Lingkungan hingga Kolaborasi Keilmuan, Prabowo dan Ramos Bertemu di Istana Merdeka

Bahas Lingkungan hingga Kolaborasi Keilmuan, Prabowo dan Ramos Bertemu di Istana Merdeka

Agustus 29, 2026
Polda Kepri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Risiko di Lokasi Aksi

Polda Kepri Ajak Orang Tua Perketat Pengawasan Anak Demi Cegah Risiko di Lokasi Aksi

Agustus 29, 2026
Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Internasional, Tiarma Convention Center Siap Beroperasi Awal September 2026

Perkuat Posisi Batam sebagai Hub Internasional, Tiarma Convention Center Siap Beroperasi Awal September 2026

Agustus 29, 2026
Dana Otsus Pendidikan Papua Perlu Adopsi Model Distribusi KIP Kuliah

Dana Otsus Pendidikan Papua Perlu Adopsi Model Distribusi KIP Kuliah

Agustus 29, 2026
Kemenpora dan BKPM Bersinergi Percepat Perizinan dan Investasi Industri Olahraga

Kemenpora dan BKPM Bersinergi Percepat Perizinan dan Investasi Industri Olahraga

Agustus 29, 2026
Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Bina Reseller Internet di Mentawai

Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Bina Reseller Internet di Mentawai

Agustus 29, 2026
Bantu Pemulihan Trauma dan Kesehatan Warga, Satgas GULBENCAL TNI AL Gelar Trauma Healing dan Yankes di NTT

Bantu Pemulihan Trauma dan Kesehatan Warga, Satgas GULBENCAL TNI AL Gelar Trauma Healing dan Yankes di NTT

Agustus 29, 2026
DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C dan Tim Marinir TNI AL Susur DAS Kali Bekasi

DLH Kota Bekasi Gandeng KP2C dan Tim Marinir TNI AL Susur DAS Kali Bekasi

Agustus 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Isu Papua Barat akan Dibahas di PIF ke-55 di Palau

(Internasional)

Agustus 29, 2026
in Internasional
0
0
SHARES
10
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAKARTA, satukanindonesia.com – Pertemuan Pemimpin Pacific Islands Forum (PIF) ke-55 diselenggarakan di Koror, Palau dengan tema, ‘Membangun Ekonomi: Kehidupan. Aksi. Persatuan’. Pertemuan ini akan berlangsung pada 30 Agustus 2026 hingga 4 September 2026.

Forum ini diadakan setiap tahun untuk mengembangkan respons kolektif terhadap isu-isu regional dan mewujudkan visi untuk Kawasan Pasifik yang tangguh, damai, harmonis, aman, inklusif secara sosial, dan sejahtera yang memastikan semua masyarakat Pasifik dapat menjalani kehidupan yang bebas, sehat, dan produktif, sebagaimana dikutip dari laman www.theprif.org, Sabtu (29/08/2026).

Forum Kepulauan Pasifik terdiri dari 18 anggota yaitu Australia, Kepulauan Cook, Negara Federasi Mikronesia (FSM), Fiji, Polinesia Prancis, Kiribati, Nauru, Kaledonia Baru, Selandia Baru, Niue, Palau, Papua Nugini (PNG), Kepulauan Marshall, Samoa, Kepulauan Solomon, Tonga, Tuvalu, dan Vanuatu.

Menteri Luar Negeri PNG, Justin Tkatchenko telah mengindikasikan kepada RNZ Pacific bahwa isu Papua Barat akan dibahas oleh para pemimpin Pasifik di Koror bulan depan.

Ia berharap, isu Papua Barat akan dibahas pada pertemuan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik (PIF) di Koror, Palau.

Hal ini terjadi ketika isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan konflik di wilayah Papua yang dikuasai Indonesia, yang sering dikenal secara Internasional sebagai Papua Barat, tampaknya telah tergeser dari agenda regional.

Konflik bersenjata di Papua Barat telah menyebabkan banyak warga yang mengungsi sebanyak 124.931 pengungsi yang terkonsentrasi di wilayah konflik bersenjata aktif, terutama di Provinsi Papua Tengah, Kabupaten Puncak dan Intan Jaya serta Provinsi Papua Pegunungan, antara Kabupaten Nduga dan Yahukimo.

Begitupula di wilayah Provinsi Papua Barat Daya sebanyak 238 di Kabupaten Maybrat. Selain pengungsian, timbul pula masalah kemiskinan di wilayah provinsi-provinsi Melanesia di tanah Papua.

Aktivis HAM menyebuty, HAM Ekosob atau Hak Asasi Manusia di bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya yang dijamin untuk memastikan taraf hidup layak bagi setiap manusia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Papua Tengah dan Papua Pegunungan peringkat teratas sebagai provinsi dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Indonesia, dengan angka masing-masing sekitar 29,45 persen dan 27,21 persen.

Daftar Provinsi dengan Persentase Kemiskinan Tertinggi Papua Tengah, 29,45 persen. Papua Pegunungan, 27,21 persen. Papua Barat, 19,58 persen. Papua Selatan, 19,26 persen. Papua : 17,82 persen dan Provinsi Papua Barat Daya : 17,50 persen Sedangkan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tercatat 17,50 persen.

Adapun BPS mencatat factor utama penyebab kemisikinan adalah infrastruktur, dan sulitnya medan geografis membuat biaya logistik dan pembangunan sangat mahal.

Selain itu masalah perubahan bentangan alam di Provinsi Papua Selatan di mana Proyek Strategis Nasional (PSN) telah merobah hutan eucalyphtus dan dusun sagu menjadi perkebunan sawit, tebu dan sawah di lahan seluas 2,5 juta hektar.

Sebelumnya pada pertemuan Forum Kepulauan Pasifik (PIF) ke-54 yang berlangsung pada 8–12 September 2025 di Honiara, Kepulauan Solomon isu Papua Barat juga dibicarakan.

Tetapi para pemimpin PIF menegaskan sebaiknya isu itu dibahas dalam pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri maupun desakan kuat dari desakan kuat dari organisasi masyarakat sipil (CSO) kawasan Pasifik.

Dalam PIF 2025 di Honiara, telah memasukan perkembangan politik regional Papua Barat dan Kaledonia Baru ke dalam agenda resmi mereka.

Bahkan PM Jeremiah Manele, PM Kepulauan Solomon saat itu mengonfirmasi bahwa masalah Papua Barat tetap menjadi agenda tetap (standing agenda) dalam pembahasan Forum.

Selain itu pembahasan ini penting karena adanya desakan komunitas sipil regional seperti Pacific Network on Globalisation (PANG) dan Dewan Gereja Pasifik, menggelar aksi dan mengirim surat terbuka mendesak para pemimpin PIF untuk mengambil tindakan nyata.

Mereka menuntut realisasi resolusi PIF terdahulu (sejak 2019) yang meminta Indonesia memberikan akses bagi misi pencari fakta PBB untuk menyelidiki situasi hak asasi manusia (HAM) di Papua Barat.

Memang isu isu Papua Barat selalu disuarakan dari PIF ke PIF, namun hasil akhir dari forum tersebut dinilai oleh sejumlah pengamat dan aktivis lokal masih bersifat normatif.

Mereka sangat prihatin tanpa langkah penegakan hukum yang mengikat karena PIF tetap menghormati kedaulatan wilayah Indonesia.

Terlepas dari semua itu,tuntutan penyelesaian konflik dan kunjungan utusan khusus atau Komisaris Tinggi HAM PBB ke Papua Barat menjadi harapan semua pihak. [***/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: badan pusat statistik bpsPemimpin Pacific Islands Forum (PIF) ke-5
ShareTweetSend

Related Posts

Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi Tetap di Bawah Target Pemerintah

Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pengendalian Inflasi Tetap di Bawah Target Pemerintah

Juli 13, 2026
Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Mendongkrak Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Menkeu Purbaya Ungkap Jurus Jitu Mendongkrak Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Mei 16, 2026
Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak di Republik Indonesia 2025

Jumlah Penduduk Miskin Terbanyak di Republik Indonesia 2025

Juli 26, 2025

Mendagri: Sinergi Data Kunci Sukses Program 3 Juta Rumah

Juni 25, 2025

Program MBG di Papua Prioritas Untuk Masyarakat Rentan Gizi

Maret 12, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?