
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMAS merasa aneh atas desakan beberapa kelompok yang meminta presiden Jokowi mundur disaat presiden Jokowi sedang bekerja keras untuk memulihkan keadaan ekonomi akibat pandemi covid-19.
Fernando meminta kelompok yang selalu nyinyir dan mencari-cari kesalahan Jokowi untuk membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dia juga menyayangkan sikap anggota DPR yang sibuk meminta fasilitas khusus. Bukannya menyisihkan uang reses untuk membantu masyarakat malah minta fasilitas khusus. Ucap Fernando.
Kritiklah pejabat pemerintah yang tidak kelihatan kerjanya. Kritiklah Ketua DPR dan Ketua DPD yang mau jadi Presiden atau Wapres tapi tidak membantu Presiden menangani covid-19.
Silahkan kritik para menteri yang lebih mementingkan visi dan misinya untuk kepentingan pilpres dan suara parpolnya.
Jangan mau jadi penghianat bangsa dengan menambah korban covid-19 akibat ulah dan coletohan anda.
“Jika Garuda Ada di dada kita, mari gotong-royong perangi pandemi Covid-19. Karena nyinyir tidak Ada salad butir-butir Pancasila, ” Tegasnya. (FA/SI).













