
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperbanyak tempat isolasi mandiri. Hal ini seiring meningkatnya kasus covid-19 di wilayah itu mencapai 56 ribu lebih.
“Tolong Pak Ganjar dan wali kota yang kasusnya tinggi, segera perbanyak fasilitas isolasi mandiri terpusat berkoordinasi dengan BNPB, nanti dananya dibantu mereka,” kata Luhut dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Desember 2020.
Luhut menuturkan Semarang memiliki kasus tertinggi di Jawa Tengah mencapai 12.019 orang. Kasus kematian akibat covid-19 juga tertinggi mencapai 751 orang.
“Angka positif covid-19 di Semarang, Kudus, Surakarta, Pati, dan Kudus naik dalam tujuh hari belakangan,” beber Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi itu.
Pemprov Jateng diminta meningkatkan pemanfaatan fasilitas isolasi terpusat untuk pasien tanpa gejala dan bergejala ringan. Sehingga pasien dapat dipantau secara optimal.
“Seperti di Wisma Atlet (Jakarta) pasien bergejala awal dan ringan cepat ditangani dan diisolasi sehingga mencegah kondisi gawat yang menyebabkan kematian,” kata Luhut.
Luhut juga meminta Pangdam Diponegoro dan Kapolda Jawa Tengah membantu Ganjar menyosialisasikan protokol kesehatan. Warga juga mesti didorong dirawat di tempat isolasi bila terjangkit covid-19.
“Tidak usah malu,” ujar Luhut.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku dalam tiga hari ini pihaknya akan menggenjot upaya-upaya menekan penyebaran covid-19. Termasuk menambah fasilitas isolasi terpusat.
“Karena kalau di rumah tidak merasa diisolasi. Saya minta kepada para bupati kita cari hotel untuk isolasi mandiri, kita bayar,” tutur dia. (ms)












