• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Kemendikbudristek Beli 165 Ribu Laptop Zyrex Senilai Rp700 M, Untuk Apa?

Kemendikbudristek Beli 165 Ribu Laptop Zyrex Senilai Rp700 M, Untuk Apa?

Juli 29, 2021
Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

Imigrasi Denpasar Amankan WNA Inggris Pelaku Intimidasi Warga

April 19, 2026
Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

Pramono Anung Minta BUMD Jakarta Tinggalkan Ego Sektoral demi Kinerja Lebih Baik

April 19, 2026
ADVERTISEMENT
Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Komoditas Pangan, Puluhan Ton Bawang Disita

April 19, 2026
Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

Minggu, BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Mayoritas Ibu Kota Provinsi

April 19, 2026
Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

Pansus DPRD Kota Batam Matangkan Pembahasan RANPERDA Penyelenggaraan PSU Perumahan

April 19, 2026
Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

Wali Kota Pematang Siantar & Perumda Tirta Uli Raih Medali Golden TOP BUMD Awards 2026

April 19, 2026
Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

Panglima TNI Didesak Evaluasi Operasi Penindakan TPNPB

April 18, 2026
Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

Wawali Harris Bobihoe : IPHI Organisasi Strategis Mitra Pemerintah

April 18, 2026
Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

Tri Adhianto Tetapkan Kebijakan Kolaborasi Swasta Bangun Sumur Resapan di Kota Bekasi

April 18, 2026
Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

Republik Indonesia Kuasai Sawit Dunia

April 18, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, April 19, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemendikbudristek Beli 165 Ribu Laptop Zyrex Senilai Rp700 M, Untuk Apa?

[Nasional]

Juli 29, 2021
in Nasional
0
0
SHARES
218
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi Laptop Zyrex.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sebanyak 165 ribu unit laptop merek Zyrex senilai Rp700 miliar dipesan dari PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk oleh Kemendikbudristek untuk program Digitalisasi Pendidikan.

Rencananya laptop tersebut akan dikirim ke 8.000 sekolah sebelum Desember 2021. Bila dirata-rata, maka harga tiap unit laptop Zyrex yang dibeli Kemendikbud ada di kisaran harga Rp 4,2 juta.

Kabiro Perencanaan Kemendikbudristek, Samsuri, mengatakan pengadaan barang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk program Digitalisasi Pendidikan mendukung produk buatan dalam negeri.

Ia menambahkan, dana program tersebut pada tahun 2021 berjumlah Rp 3,7 triliun. Dana itu terdiri dari dua alokasi, pertama dari Kemendikbudristek senilai Rp 1,3 triliun. Lalu dari Dana Alokasi Khusus (DAK), yang didistribusikan ke Pemda dari Kemenkeu, Rp 2,4 triliun.

Samsuri menegaskan pengadaan peralatan TIK untuk program tersebut telah memenuhi standar LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa) dengan prinsip transparan dan akuntabel.

“Setiap pihak yang mengikuti pengadaan barang dan jasa wajib terdaftar dan wajib menyediakan e-catalog, yang di pusat tidak tender,” ujar Samsuri dilansir dari kumparan, Kamis (29/7/2021).

Ia mengatakan pengadaan itu dilakukan melalui e-catalog LKPP. E-catalog merupakan sistem yang disediakan LKPP bagi penyedia barang dan jasa untuk ikut dalam pengadaan. Pengadaan dan proses negosiasi itu dilakukan di sistem tersebut.

“Terkait Zyrex, dinilai Kementerian Perindustrian sudah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk penyediaan laptop tadi. Sehingga bisa tayang di e-catalog,” imbuhnya.

Ia menegaskan, tidak hanya laptop Zyrex saja yang dibutuhkan dalam program Digitalisasi Sekolah. Rincian kebutuhan itu tertuang dalam Peraturan Mendikbud RI No. 5 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Operasional DAK Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021 Pengadaan Peralatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi dan Media Pendidikan.

“Bukan hanya Zyrex, saya tidak hapal. Tidak tepat nyebut satu per satu. Kebutuhannya banyak dari yang ada itu. Dipilih dari berbagai [penyedia barang] yang penting memenuhi standar Kementerian. Jadi memenuhi standar itu, harganya cocok dipilih,” paparnya.

“Ini sekaligus tidak hanya murni laptop. Ada peralatan pendukung scanner, yang diadakan adalah paket peralatan” kata Kabiro Perencanaan Kemendikbudristek, Samsuri.

Ia juga menepis soal harga Rp 10 juta untuk per unit laptop yang dibeli. Menurutnya, Kementerian tak pernah mematok harga di awal. Yang dicari adalah kesesuaian produk dengan spesifikasi yang dibutuhkan.

“Harganya tidak dipatok, harga sesuai dengan ditawarkan oleh masing-masing provider melalui e-catalog. Proses nego terbuka di situ,” pungkasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Roni Dwi Susanto mengatakan proses Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) itu bisa dilakukan dengan beberapa sistem, mulai dari tender, tender cepat, e-purchasing melalui e-catalog, penunjukkan langsung, pengadaan langsung, swakelola dan kondisi darurat ada pengadaan khusus.

“E-purchasing tentu tidak perlu tender, e-purchasing itu e-catalog,” katanya.

Sebelumnya, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengatakan produk dalam negeri akan digunakan dalam menjalankan program Digitalisasi Sekolah. Sebanyak 190.000 laptop dengan anggaran Rp 1,3 triliun akan dikirimkan ke 12 ribu sekolah.

“Sebanyak 100 persen anggaran itu akan dibelanjakan untuk laptop produk dalam negeri (PDN) dengan sertifikat tingkat komponen dalam negeri,” ujar Nadiem dalam jumpa pers Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri pada Sektor Pendidikan, dikutip dari Antara, Kamis (22/7/2021). Hadir dalam acara itu Menko Marves Luhut Pandjaitan.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sudah ada 14 produk laptop dalam negeri yang sudah bersertifikat TKDN (Tingkat Kompeten Dalam Negeri).

“Contohnya, untuk laptop diproduksi oleh enam produsen di tanah air, dan delapan produk di antaranya telah memiliki nilai penjumlahan TKDN dan BMP di atas 40 persen,” kata Agus. (FA/SI).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: 165 Ribu UnitBeli LaptopKemendikbudristekRp700 MZyrex
ShareTweetSend

Related Posts

Hotman Paris Sebut Kasus Korupsi Laptop Sama Seperti Tom Lembong, Nadiem Tidak Pernah Terima Satu Sen Pun

Hotman Paris Sebut Kasus Korupsi Laptop Sama Seperti Tom Lembong, Nadiem Tidak Pernah Terima Satu Sen Pun

September 5, 2025
Kejagung Bantah Nadiem Makarim Masuk DPO Kasus Korupsi Laptop

Kejagung Bantah Nadiem Makarim Masuk DPO Kasus Korupsi Laptop

Juni 2, 2025
Nadiem Makarim akan libatkan Kampus hingga Ormas Penyusunan Permendikbud 30

Nadiem Tegaskan Pramuka Tidak Dihapus

April 3, 2024

Mendikbud Bentuk Tim Investigasi Amankan Benda Bersejarah di Museum Nasional

September 17, 2023

Kemendikbudristek Batalkan Hasil Pemilihan Rektor UNS dan Bekukan MWA UNS

April 3, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?