• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Ketua DPR Prihatin Keterwakilan Perempuan Belum 30 Persen

Ketua DPR Prihatin Keterwakilan Perempuan Belum 30 Persen

November 6, 2018
Ketua DPRD Kota Batam Terima Silaturahmi Pengurus IJTI Kepri

Ketua DPRD Kota Batam Terima Silaturahmi Pengurus IJTI Kepri

Oktober 9, 2026
Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Bantah Isu Indonesia Gelap, Presiden Prabowo Tunjukkan Investasi IWIP 20 Miliar Dolar AS

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Presiden Prabowo Komitmen Amankan Semua Investasi Asing di Indonesia

Oktober 8, 2026
DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Presiden Prabowo Luncurkan Belasan Proyek Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun di Maluku Utara

Oktober 8, 2026
Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Putusan MK Bukan Vonis Gibran Tak Punya Ijazah SMA

Oktober 8, 2026
Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Oktober 8, 2026
Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Peran Tim Terpadu Dipertanyakan, Saksi Ahli: Pengamanan Sengketa Bukan Tugasnya

Oktober 8, 2026
Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Prediksi BMKG: Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia Kamis 8 Oktober 2026, Waspadai Potensi Petir dan Awan Cumulonim

Oktober 8, 2026
Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Wakil Komisi XII DPR Dukung Peningkatan Produksi Migas Nasional untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Kurangi Impor

Oktober 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Ketua DPR Prihatin Keterwakilan Perempuan Belum 30 Persen

[Nasional]

November 6, 2018
in Politik
0
0
SHARES
399
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Seminar dan Lokakarya bertema ‘Kartini di Era Digital: Perempuan, Inovasi, dan Teknologi’ yang digelar oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/04/2018). (foto: Istimewa/SatukanIndonesia.com)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) prihatin dengan keterwakilan perempuan di DPR RI yang belum pernah menembus angka 30 persen. Padahal dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik dan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, telah mewajibkan kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan, baik dalam susunan kepengurusan partai politik, maupun dalam daftar calon anggota legislatif.

Hal itu diungkapkan Bamsoet dalam Seminar dan Lokakarya bertema ‘Kartini di Era Digital: Perempuan, Inovasi, dan Teknologi’ yang digelar oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/04/2018).

“Terus terang, saya masih menyimpan keprihatinan yang mendalam. Realitas politik saat ini menunjukan keterwakilan perempuan di DPR RI belum pernah menembus angka 30 persen. Justru di DPR RI periode 2014-2019, persentase anggota perempuan malah menurun dibanding periode sebelumnya. Saya harap, di periode 2019-2024 jumlahnya bisa meningkat signifikan,” harap Bamsoet.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam Seminar dan Lokakarya bertema ‘Kartini di Era Digital: Perempuan, Inovasi, dan Teknologi’ yang digelar oleh Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/04/2018). (foto: istimewa/SatukanIndonesia.com)

Dijelaskan politisi dari Partai Golkar ini, sejak era Reformasi DPR RI periode 1999-2004, telah menempatkan 45 perempuan (9 persen) dari 500 jumlah anggota DPR RI. Jumlahnya meningkat menjadi 61 perempuan (11,09 persen) dari 550 anggota DPR RI di periode 2004-2009.

Sewindu Reformasi, di periode 2009-2014, jumlah perempuan di DPR RI meningkat tajam menjadi 101 perempuan atau 18,04 persen dari 560 anggota DPR RI. Jumlah ini justru menurun di periode 2014-2019 yang hanya menempatkan 97 perempuan (17,32 persen) dari 560 anggota DPR RI.

“Saya mengkaji, setidaknya ada tiga kendala yang menjadikan keterwakilan perempuan di parlemen masih rendah. Pertama, partai politik belum sepenuhnya memberikan kesempatan dan peluang yang luas kepada kaum perempuan. Kedua, kaum perempuan sendiri belum siap berkompetisi secara terbuka dalam dunia politik. Terakhir, kultur masyarakat belum sepenuhnya berpihak pada peningkatan peran kaum perempuan. Kendala tersebut harus diselesaikan semua pihak, agar partispasi perempuan dalam bidang politik bisa meningkat,” paparnya.

Pada kesempatan itu, Bamsoet meminta agar wanita Indonesia meneladani perjuangan R.A. Kartini. Karena, berkat perjuangan R.A. Kartini, perempuan Indonesia memiliki berbagai privilege, termasuk di dalam bidang politik, dalam UU Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Partai Politik dan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

“Kedua undang-undang tersebut telah mewajibkan kuota minimal 30 persen keterwakilan perempuan, baik dalam susunan kepengurusan partai politik maupun dalam daftar calon anggota legislatif,” tutup Bamsoet. (*)

artikel

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Bambang SoesatyoGolkarHari KartiniKetua DPRPolitikSatukan IndonesiaSeminar
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026
Ridwan Hisjam: Tidak Suka Kosgoro 1957 Diatur-atur

Ridwan Hisjam: Tidak Suka Kosgoro 1957 Diatur-atur

Februari 3, 2026
Bamsoet Ingatkan Penerapan KUHP dan KUHAP Baru Dibarengi Perubahan Budaya Hukum serta Dorong Modernisasi Sistem Peradilan Nasional

Bamsoet Ingatkan Penerapan KUHP dan KUHAP Baru Dibarengi Perubahan Budaya Hukum serta Dorong Modernisasi Sistem Peradilan Nasional

November 23, 2025

Ahmad Labib Anggota Komisi VI DPR RI Tekankan Makna Jargon Golkar: Suara Rakyat, Suara Golkar Adalah Jiwa Bangsa

September 7, 2025

Golkar NTT Minta Prabowo Alokasi Khusus Sekolah Kedinasan Untuk Warga NTT

Maret 15, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?