• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
KPK Ingatkan Potensi Konflik Kepentingan Soal Pejabat Bea Cukai Punya Saham Usaha Ekspor Impor

KPK Ingatkan Potensi Konflik Kepentingan Soal Pejabat Bea Cukai Punya Saham Usaha Ekspor Impor

Juni 14, 2023
Siapkan Skema Baru, BPJS Kesehatan Gratis Diperluas Hingga Desil 8

Siapkan Skema Baru, BPJS Kesehatan Gratis Diperluas Hingga Desil 8

November 5, 2026
Presiden ke-7 Indonesia Pamer Ijazah di Depan Roy Suryo

Presiden ke-7 Indonesia Pamer Ijazah di Depan Roy Suryo

November 5, 2026
ADVERTISEMENT
Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mencuat, Ketua DPW Rampas Sumut Desak Penegakan Hukum.

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Mencuat, Ketua DPW Rampas Sumut Desak Penegakan Hukum.

November 5, 2026
Mendagri: Interoperabilitas UU Satu Data Indonesia Jawab Kebutuhan Pembangunan di Daerah

Mendagri: Interoperabilitas UU Satu Data Indonesia Jawab Kebutuhan Pembangunan di Daerah

November 5, 2026
Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Terima Kunker Komisi D DPRD DKI, Bahas Pembangunan Infrastruktur dan PAD

Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Terima Kunker Komisi D DPRD DKI, Bahas Pembangunan Infrastruktur dan PAD

November 5, 2026
Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Mahasiswa-Akademisi

Komisi III DPR Lanjutkan Pembahasan RUU Perampasan Aset dengan Mahasiswa-Akademisi

November 5, 2026
Mensos Tegaskan SDM Sekolah Rakyat Wajib Disiplin, Pelaku Perundungan dan Kekerasan Langsung Dipecat

Mensos Tegaskan SDM Sekolah Rakyat Wajib Disiplin, Pelaku Perundungan dan Kekerasan Langsung Dipecat

November 5, 2026
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Rp163 Miliar dalam Kasus Korupsi di ATR/BPN

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Rp163 Miliar dalam Kasus Korupsi di ATR/BPN

November 5, 2026
KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

November 5, 2026
Lindungi Pahlawan Devisa, Barantin dan KP2MI Siapkan Layanan Karantina Terpadu

Lindungi Pahlawan Devisa, Barantin dan KP2MI Siapkan Layanan Karantina Terpadu

November 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

KPK Ingatkan Potensi Konflik Kepentingan Soal Pejabat Bea Cukai Punya Saham Usaha Ekspor Impor

[Hukum]

Juni 14, 2023
in Hukum, News
0
0
SHARES
69
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan/RMOL

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik satu pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai yang memiliki saham di perusahaan ekspor impor.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan membenarkan bahwa pejabat yang dimaksud adalah Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Jakarta Tahi Bonar Lumban Raja.

Adapun Bonar telah menjalani klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Kamis (11/5/2023).

Pahala mengatakan, Bonar tidak memiliki hubungan kerja dengan perusahaan itu. Namun, kepemilikan saham seperti ini dikhawatirkan menjadi celah konflik kepentingan.

“Tetap berpotensi konflik kepentingan dalam artian potensi perdagangan pengaruh,” kata Pahala saat dihubungi, sebagaimana dilansir Kompas.com, Selasa (13/6/2023).

Menindaklanjuti hal tersebut, Pahala mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk melarang pegawainya memiliki perusahaan yang terkait dan dapat membuka celah konflik kepentingan.

Pahala menambahkan, hasil klarifikasi LHKPN itu menyatakan bahwa kekayaan Bonar tidak mencurigakan.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan menjadi sorotan karena sejumlah pejabatnya, baik di Ditjen Pajak maupun Ditjen Bea dan Cukai dipanggil KPK. Mereka diminta klarifikasi lantaran memiliki LHKPN yang mencurigakan.

Sejauh ini, dari klarifikasi LHKPN tersebut, KPK sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah eks pejabat Ditjen Pajak Rafael Alun Trisambodo, dan eks Kepala Bea dan Cukai Makassar Andhi Pramono.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

ADVERTISEMENT

Selain kedua orang itu, KPK juga menyebut klarifikasi LHKPN Kepala Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta Eko Darmanto, dan Kepala Kantor Pajak Madya Jakarta Timur Wahono Saputro masuk dalam penyelidikan.(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Ditjen Bea dan CukaiEkspor ImporKemenkeuKPK
ShareTweetSend

Related Posts

KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

KPK Periksa Nusron Wahid Usai Hadir Tanpa Jadwal Pemeriksaan

November 5, 2026
Bupati Sorsel Mangkir dari Panggilan KPK

Bupati Sorsel Mangkir dari Panggilan KPK

Oktober 30, 2026
KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

KPK Jajaki Kerja Sama Antikorupsi dengan Rusia, Bahas Penelusuran dan Pemulihan Aset

Oktober 30, 2026

KPK Perkuat Kerja Sama dengan Nigeria, Berantas Korupsi dan Kejahatan Lintas Negara

Oktober 25, 2026

Pemprov DKI Terima Hibah Aset Rampasan Rp9,65 Miliar dari KPK

Oktober 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?