• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
LAPAN Sebut Sampah Luar Angkasa Berpotensi Ancam Manusia di Bumi

LAPAN Sebut Sampah Luar Angkasa Berpotensi Ancam Manusia di Bumi

Oktober 16, 2020
KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
Maraknya OTT Kepala Daerah, Mendagri: Mereka Bukan Anak Kecil, Tak Bisa Diawasi 24 Jam

Maraknya OTT Kepala Daerah, Mendagri: Mereka Bukan Anak Kecil, Tak Bisa Diawasi 24 Jam

Juli 17, 2026
ADVERTISEMENT
Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Juli 17, 2026
Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Juli 17, 2026
Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Juli 17, 2026
TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

Juli 17, 2026
KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Tolak Militerisme dan Cabut PSN, Rakyat Papua di Manokwari Konvoi ‘Salib Merah’

Juli 17, 2026
58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

58 Tahun Kuasai Fisik Lahan, Keluarga Ameng Pertanyakan Munculnya Surat Peralihan Hak Tahun 2010

Juli 17, 2026
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Sejajar Stadion Besar Nasional, Sport City Jadi Daya Tarik Kota Bekasi

Juli 16, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juli 17, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

LAPAN Sebut Sampah Luar Angkasa Berpotensi Ancam Manusia di Bumi

[Ragam Info]

Oktober 16, 2020
in Ragam Info
0
0
SHARES
241
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi sampah luar angkasa.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Peneliti LAPAN Rhorom Priyatikanto menyatakan puing bekas tabrakan sampah luar angkasa berpotensi masuk ke bumi. Dia mengatakan potensi itu bisa menimbulkan bahaya bagi manusia.

“Bila ada serpihan yang tidak habis terbakar dan jatuh ke permukaan Bumi maka ada potensi bahaya atau bahkan potensi korban jiwa. Namun, nilainya memang teramat kecil,” ujar Rhorom kepada CNNIndonesia.com, Jumat (16/10/2020).

Rhorom menuturkan belum dapat memastikan apakah tabrakan sampah luar angkasa yang disampaikan oleh perusahaan pelacakan yang berbasis di Amerika Serikat, LeoLabs akan terjadi hari ini. Sebab, dia berkata perkiraan probabilitas tabrakannya adalah 10 persen.

Namun, dia menyampaikan tabrakan pada ketinggian 900-an kilometer tersebut akan menghasilkan ratusan hingga ribuan serpihan sampah antariksa. Kemudian, serpihan itu dapat membahayakan satelit operasional atau misi-misi baru.

Lebih lanjut, Rorom menilai serpihan yang dihasilkan dari kejadian luar angkasa itu mungkin berukuran tidak terlalu besar. Sehingga, dia menyebut akan habis terbakar di atmosfer.

“Kecuali bekas roket Tiongkok yang mungkin bisa jatuh hingga permukaan Bumi,” ujarnya.

Di sisi lain, Rhorom mengingatkan bahwa butuh waktu 10 tahun atau lebih bagi objek yang berada di ketinggian 900 km untuk mengalami reentry atau masuk dan jatuh ke atmosfer secara alamiah.

Sebelumnya, LeoLabs menyampaikan sampah-sampah luar angkasa akan saling bertabrakan dan mendekati bumi pada Jumat (16/10/2020). Fenomena itu akan berlangsung 616 mil (991 kilometer) di atas Samudera Atlantik Selatan yang berlokasi tidak jauh dari pantai Antartika.

Astronom dan pelacak satelit, Jonathan McDowell mengidentifikasi dua objek yang saling bertabrakan merupakan Satelit Navigasi Soviet yang telah mati dan dikenal sebagai Parus atau Kosmos 2004 dan roket Stage milik China.

Sumber

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BumiLuar AngkasaRagam Info
ShareTweetSend

Related Posts

Ternyata Segini Harga Tiket yang Harus Dibayar untuk Wisata Luar Angkasa

Ternyata Segini Harga Tiket yang Harus Dibayar untuk Wisata Luar Angkasa

Juli 22, 2021
Dampak Mengerikan Jika Jarak Bulan Lebih Dekat ke Bumi!

Dampak Mengerikan Jika Jarak Bulan Lebih Dekat ke Bumi!

Juli 21, 2021
Ambisi! Richard Branson Ingin Bangun Hotel Mewah di Bulan

Ambisi! Richard Branson Ingin Bangun Hotel Mewah di Bulan

Juli 15, 2021

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021

Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Juni 19, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?