
Toba, SatukanIndonesia.Com -Hujan deras disebagian besar wilayah Kabupaten Toba, yang diperkiraan mulai jam 20. 00 WIB, tanggal (27/8/2022), sampai dengan pukul 02.00 WIB, tanggal (28/8/2022), mengakibatkan Desa Jangga, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, mengalami banjir bandang, yang disertai longsor dari sebagian tebing gunung di-sekitaran Desa Jangga tersebut.
Banjir bandang yang membawa lumpur dan potongan material kayu hingga ke badan jalan lintas Sumatera, mengakibatkan putus totalnya lalulintas jalan pengendara sekitar 8 jam. Dampak longsor dan luapan air membuat sebagian besar pemukiman masyarakat sekitar Desa Jangga, tergenangi air yang bercampur lumpur tanah dengan tinggi sekitar 10 Cm.

Kapolres Toba, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb, S. H, S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Toba, IPTU Bungaran Samosir, diakui dan membenarkan bahwa hujan deras yang terjadi mengakibatkan longsor dan mengakibatkan puluhan kilometer Jalinsum arah Medan- Tarutung macet total, hingga 8 jam tak bisa beroperasi. Selain itu juga diinformasikan bahwa 1 rumah terseret air, akibat luapan sungai disekitar Desa Jangga tersebut.
“Benar, longsor terjadi di Desa Jangga, sekitar pukul 02. 00 WIB, dini hari, di Kecamatan Lumbanjulu, lalin Arah Jalinsum, Medan- Tarutung macet total, dan 1 rumah teseret luapan sungai tersebut, syukur tidak ada korban jiwa, sudah duluan mereka mengungsi ke rumah keluarganya”, ungkap Bungaran, melalui Aplikasi WhatsApp, ke reporter satukan Indonesia.com, Minggu, (28/8/2022).
Masih diteruskan, bahwa informasi yang didapat dari salah seorang warga sekitar menyampaikan kepada Polres Toba, bahwa telah terjadi longsor di Jangga Dolok, Kecamatan Lumbanjulu, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera, hingga menutupi jalan dan dengan secepatnya Polsek Lumbanjulu turun ke TKP dan melakukan upaya evakuasi, serta koordinasi kepada instansi terkait untuk segera melakukan pembukaan jalan dengan menurunkan alat berat, ungkap IPTU Bungaran, Kasi Humas Polres Toba tersebut.

Senada laporan yang diterima Wakapolres Toba Kompol Lamin,S.Pd, didampingi Kabag Ops Polres Toba Kompol Jhoni A. Siregar bersama personil Polres Toba langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi material tanah longsor yang dibantu dengan alat berat.
“Informasi dari masyarakat, bahwa hujan sudah turun dari mulai sore hingga malam hari, sehingga longsor tebing terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dan menutup akses jalan sehingga macet terjadi mulai dari Parapat hingga ke Porsea”, ucap Wakapolres Kompol Lamin.

Lebih lanjut beliau menyebutkan bahwa 2 unit alat berat sudah diturunkan di lokasi untuk pembersihan material longsor.
“Saat ini, pada pukul 8.00 WIB, jalan sudah bisa dilalui dengan sistem buka tutup. Sebelumnya kendaraan sempat berlapis. Semoga secepatnya ini akan berjalan dengan normal kembali,” ujar Kompol Lamin,S. Pd.
Pembersihan material longsor tersebut, turut dilakukan oleh Plt.Camat Lumbanjulu Herta Simanjuntak, Kapolsek Lumbanjulu AKP Robinson Sembiring, personil Polsek Lumbanjulu, anggota Koramil 12 Lumbanjulu dan juga dibantu masyarakat sekitar, dan disampaikan tidak ada korban jiwa pada bencana alam tanah longsor tersebut, tutup Kasi Humas.(GH/SIM)













