
Jakarta, satukanindonesia.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) tidak memberikan dampak signifikan terhadap distribusi bahan pangan di Sulawesi Selatan.
Amran menyampaikan kepastian tersebut di Makassar, Sabtu, di tengah persoalan ketersediaan BBM yang terjadi di Sulawesi Selatan.
Menurut Amran, komoditas pertanian memiliki posisi strategis sehingga distribusinya tidak terlalu terdampak oleh kondisi kelangkaan BBM.
“Mengenai dampak BBM, komoditas pertanian itu pada lokasi strategis posisinya, jadi tidak terlalu terpengaruh,” ungkap Amran.
Posisi strategis komoditas pertanian membuat kelancaran distribusinya tetap menjadi perhatian pemerintah untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat dapat dipenuhi meskipun terdapat kendala ketersediaan BBM.
Amran menilai kelancaran distribusi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat.
Distribusi tersebut mencakup pergerakan berbagai komoditas pangan dari daerah yang menjadi sentra produksi menuju pasar dan wilayah konsumen.
Kelancaran distribusi dari sentra produksi menuju wilayah konsumen harus tetap dijaga agar pasokan pangan tersedia bagi masyarakat.
Amran menilai persoalan BBM tidak perlu menimbulkan kekhawatiran berlebihan mengenai ketersediaan pasokan pangan di Sulawesi Selatan.
Keyakinan tersebut didasarkan pada perhatian khusus yang diberikan terhadap komoditas pertanian dalam sistem distribusi.
“Kita ingin memastikan pangan tetap tersedia dan distribusinya berjalan,” kata Amran.
Distribusi yang terjaga juga dinilai penting untuk mendukung stabilitas harga pangan di tingkat masyarakat.
Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah sentra produksi pangan nasional dengan sejumlah komoditas unggulan, antara lain beras dan jagung.
Selain beras dan jagung, Sulawesi Selatan menghasilkan berbagai komoditas hortikultura yang turut mendukung ketersediaan pangan.
Kapasitas produksi tersebut membuat Sulawesi Selatan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat di dalam daerah maupun memasok wilayah lainnya.
Amran menegaskan pemerintah terus berupaya menjaga sektor pertanian agar tetap berjalan di tengah berbagai tantangan.
Upaya tersebut dilakukan mulai dari menjaga proses produksi hingga memastikan distribusi hasil pertanian berjalan dengan baik.
Amran berharap dukungan terhadap sektor pertanian terus diperkuat untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan distribusi pangan tetap berjalan.
Dengan produksi dan distribusi yang terjaga, pemerintah optimistis kebutuhan pangan masyarakat dan pasokan di Sulawesi Selatan tetap dapat dipenuhi meskipun terdapat kendala ketersediaan BBM.(***)













