
Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, tujuan agama bukan untuk memperebutkan kekuasaan atau posisi jabatan tertentu melainkan mengharapkan keridhaan dari Allah SWT.
Menurut Menag, sering kali seseorang menempatkan nilai-nilai luhur agama bukan sebagai inspirasi tetapi lebih kepada aspirasi. Baca Juga: Pengamat Politik: Masih Ada Luka Lama PDIP saat SBY Berkuasa Selama 10 tahun
“Jadi kalau dalam pemahaman kami agama itu seharusnya menjadi sarana untuk mencapai tujuan. Tujuannya apa tentu mendapatkan keridhaan Tuhan. Jadi tujuannya bukan merebut kekuasaan, merebut posisi jabatan tertentu. Agama tidak pernah memiliki tujuan seperti itu,” jelas Menag dalam diskusi publik memperingati Hari Sumpah Pemuda 2021 yang disiarkan melalui akun YouTube Universitas Indonesia, Kamis (28/10/2021).
Menag mengatakan warga negara patut menyadari beragama di Indonesia itu bukan hanya soal praktik keagamaan semata tetapi juga menyadari bahwa masyarakat tidak hidup dalam ruang yang kosong dan membutuhkan orang lain.

Oleh karena itu agama menjadi unsur penting dalam berbagai kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Para mahasiswa perlu membangun kesadaran sebagai warga negara dari dan hak dan kewajibannya meningkatkan wawasan kebangsaan dan tentu persamaan di depan hukum. Dengan cara ini para mahasiswa akan sadar bahwa mereka adalah bagian dari komponen bangsa yang memiliki tugas dan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan memajukan negara ini,” ujarnya.
Baca Juga: Demokrat ke PDIP: Yang Harus di Kaji Harusnya Kinerja Pemerintah yang Berkuasa Saat ini
Terkait moderasi beragama, kata Menag, untuk menciptakan karakter itu diperlukan kerja sama semua pihak. Salah satunya dengan perguruan tinggi.
“Saya mengajak pada setiap warga negara khususnya Universitas Indonesia untuk sama-sama menguatkan praktik kehidupan beragama dan terus menebarkan nilai-nilai kebaikan pada semua umat manusia. Dan menjadikan nilai-nilai luhur agama yang diyakini sebagai inspirasi dalam melaksanakan peranan sosial kemasyarakatan,” ucapnya.(Nal/SI)













