• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di  Kawasan Eropa, Fokus Italia hingga Malta

Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di  Kawasan Eropa, Fokus Italia hingga Malta

April 5, 2026
Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Juni 7, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
ADVERTISEMENT
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Juni 7, 2026
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Juni 7, 2026
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Fokus Berita

Menteri P2MI Bahas Peluang Kerja PMI di  Kawasan Eropa, Fokus Italia hingga Malta

[Fokus Berita]

April 5, 2026
in Fokus Berita
0
0
SHARES
32
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Junimart Girsang, di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026)/Istimewa

Jakarta, satukanindonesia.com – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Italia merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Junimart Girsang, di Kantor KP2MI, Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan diplomasi ketenagakerjaan serta pembukaan peluang kerja baru bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kawasan Eropa, khususnya sektor hospitality dan sektor formal lainnya.

Mukhtarudin, menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengoptimalkan peluang kerja bagi tenaga kerja terampil Indonesia di pasar Eropa.

Fokus utama KP2MI saat ini adalah memenangkan kuota dalam skema Decreto Flussi (Dekrit Alur Masuk Imigrasi) yang dibuka oleh Pemerintah Italia untuk periode 2026-2028.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Mukhtarudin mengungkapkan bahwa Italia telah menyetujui pembukaan sekitar 497.550 tenaga kerja asing dalam tiga tahun ke depan.

“Sektor-sektor yang menjadi prioritas meliputi hospitality, pertanian, konstruksi, dan kesehatan,” beber Mukhtarudin.

Percepatan MoU dan Perlindungan Hukum

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa langkah krusial yang sedang ditempuh adalah percepatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bilateral antara Indonesia dan Italia.

“Indonesia harus masuk dalam daftar resmi negara pengirim non-Uni Eropa. MoU ini sangat penting karena akan mengatur secara teknis mekanisme pengiriman, jumlah kuota, kualifikasi, hingga perlindungan hukum dan sosial bagi pekerja kita di sana,” ujar Mukhtarudin.

Sebagai bentuk keseriusan, Muktarudin menyebutkan bahwa Kementerian P2MI telah melayangkan brafaks kepada KBRI Roma pada 11 Maret 2026. Surat tersebut berisi usulan kerja sama yang fokus pada mobilitas tenaga kerja terampil (skilled workforce mobility), khususnya untuk sektor pariwisata dan perhotelan.

Potensi Lulusan SMK dan Perguruan Tinggi

Berdasarkan data kementerian, Mukhtarudin optimis Indonesia mampu memenuhi standar kebutuhan pasar Italia dan negara sekitarnya seperti Malta dan Siprus. Ia memaparkan bahwa pada tahun 2025 saja, Indonesia mencatatkan lulusan SMK jurusan Pariwisata sebanyak 108.203 orang.

“Kita memiliki suplai tenaga kerja yang luar biasa besar dan berkualitas. Dengan pelatihan bahasa yang intensif dan sertifikasi berstandar internasional, calon pekerja migran kita akan menjadi pilihan utama di sektor hospitality Eropa,” imbuh Menteri.

Ekspansi ke Malta dan Siprus

Selain Italia, Menteri Mukhtarudin juga menyoroti peluang di Republik Malta. Saat ini terdapat permintaan sekitar 150-200 orang di sektor perhotelan yang berpeluang ditingkatkan hingga 400 orang per tahun.

Data SISKOP2MI menunjukkan tren positif layanan penempatan PMI yang mencapai 296.948 pada tahun 2025. Dengan dibukanya jalur resmi ke Italia melalui Decreto Flussi, angka ini diharapkan tumbuh signifikan sekaligus menekan angka penempatan non-prosedural.

“Kami sedang menyiapkan pilot project dan roadmap kerja sama jangka panjang. Kami ingin memastikan setiap pekerja yang berangkat memiliki kompetensi tinggi dan jaminan perlindungan yang maksimal sesuai amanat undang-undang,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.

Rekomendasi Kunjungan Diplomasi

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Junimart Girsang menyarankan agar Menteri Mukhtarudin melakukan kunjungan kerja langsung ke Italia.

Langkah ini dinilai krusial untuk melakukan koordinasi Government-to-Government (G-to-G) dengan kementerian terkait di Roma guna memastikan perlindungan dan penempatan pekerja migran berjalan optimal.

“Kalau boleh saran, Pak Menteri mesti ketemu langsung dengan kementerian di sana,” ujar Junimart.

Junimart juga menekankan bahwa kualitas instruktur pelatihan di Indonesia saat ini sudah mumpuni, sehingga tidak perlu mendatangkan pelatih dari Italia untuk mempersiapkan calon pekerja.

Peluang Besar di Malta: Butuh 400 Tenaga Kerja

Selain membahas Italia, Dubes Junimart melaporkan hasil pertemuannya dengan otoritas di Republik Malta dan Republik Siprus. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah adanya permintaan mendesak dari Malta untuk tenaga kerja di bidang pelayanan.

“Saya baru bertemu dengan Presiden Malta. Mereka sangat butuh tenaga kerja di sektor hospitality, minimal 400 orang,” ungkap Junimart.

Kebutuhan tenaga kerja di Malta ini menjadi peluang emas bagi pekerja Migran terampil. Selain sektor hospitality, negara-negara di bawah wilayah akreditasi KBRI Roma seperti Siprus juga membuka peluang bagi tenaga kesehatan (nakes) dan sektor pertanian (farmer).

Pemetaan Sektor di Empat Negara

Meskipun wilayah kerjanya mencakup empat negara (Italia, Malta, Siprus, dan San Marino), Junimart menjelaskan adanya perbedaan karakteristik kebutuhan tenaga kerja di masing-masing wilayah.

Sementara San Marino belum menunjukkan permintaan spesifik di sektor hospitality atau pertanian, Malta dan Siprus menjadi target pasar yang sangat potensial bagi Indonesia dalam waktu dekat.

Menteri Mukhtarudin menyambut baik informasi tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjuti potensi penempatan 400 tenaga kerja ke Malta sebagai bagian dari program perluasan pasar kerja internasional yang aman dan bermartabat(***)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa PenuhJunimart GirsangMenteri Pelindungan Pekerja Migran IndonesiaMukhtarudin
ShareTweetSend

Related Posts

Kementerian P2MI Jajaki Beberapa Negara di Eropa sebagai  Destinasi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia

Kementerian P2MI Jajaki Beberapa Negara di Eropa sebagai Destinasi Baru bagi Pekerja Migran Indonesia

April 15, 2026
Perang AS-Israel Vs Iran, Menteri P2MI Imbau PMI Hindari Lokasi Rawan

Perang AS-Israel Vs Iran, Menteri P2MI Imbau PMI Hindari Lokasi Rawan

Maret 5, 2026
Usai Pernyataan Jadi Polemik, Junimart Girsang Minta Maaf kepada Pemuda Pancasila

DPR Nilai Bawaslu Lampaui Kewenangan Soal Usul Penundaan Pilkada 2024

Juli 14, 2023

Politikus PDIP Dukung Kaesang Terjun ke Dunia Politik

Januari 25, 2023

Junimart Minta Tim Gabungan Usut Tuntas Penyebab Brigadir J Tewas

Juli 15, 2022
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?