• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Maret 21, 2025
DPD RI Fokuskan 5 Agenda Utama, Targetkan Rekomendasi Konkret

DPD RI Fokuskan 5 Agenda Utama, Targetkan Rekomendasi Konkret

Oktober 11, 2026
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi Tiba di Jakarta Akan Bertemu Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi Tiba di Jakarta Akan Bertemu Prabowo Bahas Kerja Sama Strategis

Oktober 11, 2026
ADVERTISEMENT
Golkar Dukung Penuh Prabowo Subianto Capres 2029

Golkar Dukung Penuh Prabowo Subianto Capres 2029

Oktober 11, 2026
Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Atasi Kelebihan Kapasitas Lapas, UU Narkotika di Indonesia akan di Revisi

Oktober 10, 2026
Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Menkum Supratman: Karya Jurnalistik Wajib Dilindungi Hak Cipta, Soroti Penggunaan Konten Tanpa Izin oleh Platform Dig

Oktober 10, 2026
Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Hadiri Forum Jurnalis ASEAN, Indonesia Dorong Perlindungan Hak Cipta Karya Jurnalistik di Era AI

Oktober 10, 2026
Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Indonesia Berikan Hibah untuk Renovasi Gedung Parlemen Vanuatu

Oktober 10, 2026
Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Prakiraan Cuaca Hari Ini, BMKG: Jakarta Didominasi Berawan 

Oktober 10, 2026
Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Pemerintah Percepat Revisi UU Narkotika, Yusril Sebut Lebih dari 50 Persen Penghuni Lapas Terkait Kasus Narkoba

Oktober 10, 2026
FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

FWB Gelar Rapat di BCC HOTEL, Jubir Pengadilan Negeri Batam dan Akademis Hukum Tata Negara Jadi Narasumber

Oktober 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Maret 21, 2025
in Daerah, News, Profil
0
0
SHARES
233
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Guna meningkatkan status menjadi institusi Hukum dan Pembangunan di tanah Papua, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menggelar Fokus Gruop Discussion (FGD), di Manokwari, Papua Barat, Jumat (21/03/2025).

Dalam FGD tersebut, dihadiri mahasiswa dan dosen serta sejumlah pembicara atau para ahli dari Universitas Atma Jaya Yogjakarta.

Diantaranya, Prof. Ir. Joko Budiyanto Setyohadi, M.Eng., Ph.D, Prof. Dr. Drs. MG Endang Sumiarni, S.H., M.Hum. Ada Prof. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu Anggoro, S.T., M.T., IPU, kemudian Prof. Dr. T. Ir. Baju Bawono, S.T., M.T., IPU dan Nugroho Mamayu Hayuning Bawono, S.T., M.T.

Prof. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu Anggoro, S.T., M.T., IPU., dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengatakan, inisiatif ini bertujuan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia Papua agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

“Konsep ini berawal dari ilmu hukum. Untuk mendirikan institut, syaratnya harus memiliki minimal dua atau tiga program studi. Maka, kami menawarkan Ilmu Manajemen Teknologi, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Komunikasi,”ujar Prof. Paulus Wisnu.

Menurutnya, transformasi STIH menjadi institut akan berorientasi pada manajemen teknologi, komunikasi, dan ilmu pemerintahan dengan pendekatan sekolah vokasi.

“Pendidikan vokasi akan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah agar biaya pendidikan lebih terjangkau bagi mahasiswa Papua,”ujarnya.

Ditambahkannya, Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan industri berbasis budaya, seperti yang diterapkan di Bali.

“Selain teknologi yang terhubung ke industri, Papua juga memiliki potensi besar dalam sektor berbasis budaya. Mungkin kita bisa mengusulkan program studi yang mengintegrasikan manajemen teknologi dengan kearifan lokal Papua,”katanya

 

Sementara Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., mengatakan, evaluasi terhadap lulusan STIH menjadi bagian penting dari upaya pengembangan perguruan tinggi tersebut.

“Salah satu langkah yang kami siapkan adalah menambah program studi. Jika kelak STIH menjadi institut, target utama kami adalah memastikan lulusan siap kerja. Oleh karena itu, selain hukum, kami memasukkan manajemen teknologi agar bisa berkolaborasi dengan industri dan seni,”kata Filep Wamafma.

Ia menyebut, data Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) yang mencatat sekitar 200–300 ribu sarjana di Indonesia masih menganggur setiap tahun.

“Banyak lulusan perguruan tinggi masih menunggu peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara sektor lain kurang diminati,”ujarnya.

Menurutnya, dengan menghadirkan manajemen teknologi sebagai bagian dari pendidikan vokasi, STIH Manokwari ingin mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Kami ingin menghasilkan lulusan yang bisa membuka peluang usaha dan terserap di industri, bukan hanya menunggu seleksi CPNS. Target kami, minimal tahun ini perubahan itu sudah bisa direalisasikan dengan mendirikan Institut Hukum dan Pembangunan Papua,”tegasnya.

Filep menekankan, keberhasilan perguruan tinggi kini tidak lagi diukur dari jumlah sarjana yang diluluskan, tetapi dari seberapa banyak yang terserap di dunia kerja.

“Selama ini kita masih bergantung pada produk dari luar, termasuk kebutuhan rumah tangga dan mas kawin. Ke depan, kita ingin lulusan STIH bisa menciptakan industri rumahan berbasis kearifan lokal Papua,”tandasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dr. Filep WamafmaFokus Gruop Discussion (FGD)institusi Hukum dan PembangunanKetua STIH ManokwariManokwariNugroho Mamayu Hayuning BawonoPapua BaratProf. Dr. Drs. MG Endang SumiarniProf. Dr. T. Ir. Baju BawonoProf. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu AnggoroProf. Ir. Joko Budiyanto SetyohadiSTIH ManokwariSTIH Manokwari Gelar FGDUniversitas Atma Jaya Yogyakarta
ShareTweetSend

Related Posts

Komite III DPD RI Perkuat Pengawasan terhadap Kebijakan Nasional untuk wilayah Terpencil

Komite III DPD RI Perkuat Pengawasan terhadap Kebijakan Nasional untuk wilayah Terpencil

Oktober 9, 2026
DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

DPD RI Desak Audit Ketenagakerjaan Sektor Migas di Papua Barat

Oktober 8, 2026
Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Pemimpin MSG Membahas Papua Barat dalam Pertemuan Pre-COP31

Oktober 8, 2026

Kemendagri dan Kemensos Didesak Supervisi Program KPTDP dan Perlinsos di Daerah

Oktober 7, 2026

Ketua Komite DPD RI Mendukung Perbaikan Pelayanan BPJS Kesehatan

Oktober 3, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?