• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Maret 21, 2025
DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Wali Kota Usulkan Tiga Ranperda: Penataan Kampung Tua, Pengelolaan Barang Milik Daerah, dam Perubahan Perda Pajak Daerah

DPRD Kota Batam Gelar Paripurna, Wali Kota Usulkan Tiga Ranperda: Penataan Kampung Tua, Pengelolaan Barang Milik Daerah, dam Perubahan Perda Pajak Daerah

Agustus 16, 2026
DPRD Batam Sepakati KUA/PPAS APBD 2027 dan Perubahan KUA/PPAS APBD 2026

DPRD Batam Sepakati KUA/PPAS APBD 2027 dan Perubahan KUA/PPAS APBD 2026

Agustus 16, 2026
ADVERTISEMENT
Hadiri Pelantikan APM, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Pramuwisata

Hadiri Pelantikan APM, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Batam Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Pramuwisata

Agustus 16, 2026
TNI AL dan TIM Gabungan Bergerak Cepat Tanggulangi Dampak Gempa di Pelabu

TNI AL dan TIM Gabungan Bergerak Cepat Tanggulangi Dampak Gempa di Pelabu

Agustus 16, 2026
Tanggal Darurat Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Bantu Evakuasi Ribuan Warga Sikka

Tanggal Darurat Gempa di NTT, Prajurit TNI AL Bantu Evakuasi Ribuan Warga Sikka

Agustus 16, 2026
Refleksi 81 Tahun RI,  Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Refleksi 81 Tahun RI, Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Agustus 15, 2026
Selamatkan Generasi Muda, Herry Sembiring: Penindakan Narkoba di Seluruh THM Batam Wajib Dilanjutkan

Selamatkan Generasi Muda, Herry Sembiring: Penindakan Narkoba di Seluruh THM Batam Wajib Dilanjutkan

Agustus 15, 2026
Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Kukuhkan Paskibraka Kota Bekasi, Wali Kota Pesan Jadikan Kebanggaan Orang Tua

Agustus 15, 2026
Taklukkan Sumut 3-2, Tim MLBB Bekasi Raih Gelar Juara Kapolri Cup E-sport

Taklukkan Sumut 3-2, Tim MLBB Bekasi Raih Gelar Juara Kapolri Cup E-sport

Agustus 15, 2026
Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Turap Bumi Bekasi Baru Selesai Dibangun, Kurangi Dampak Banjir Rawalumbu

Agustus 15, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Menuju Institut Hukum di Tanah Papua, STIH Manokwari Gelar FGD bersama para Ahli

Maret 21, 2025
in Daerah, News, Profil
0
0
SHARES
229
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

MANOKWARI, SATUKANINDONESIA.Com – Guna meningkatkan status menjadi institusi Hukum dan Pembangunan di tanah Papua, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari menggelar Fokus Gruop Discussion (FGD), di Manokwari, Papua Barat, Jumat (21/03/2025).

Dalam FGD tersebut, dihadiri mahasiswa dan dosen serta sejumlah pembicara atau para ahli dari Universitas Atma Jaya Yogjakarta.

Diantaranya, Prof. Ir. Joko Budiyanto Setyohadi, M.Eng., Ph.D, Prof. Dr. Drs. MG Endang Sumiarni, S.H., M.Hum. Ada Prof. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu Anggoro, S.T., M.T., IPU, kemudian Prof. Dr. T. Ir. Baju Bawono, S.T., M.T., IPU dan Nugroho Mamayu Hayuning Bawono, S.T., M.T.

Prof. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu Anggoro, S.T., M.T., IPU., dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta mengatakan, inisiatif ini bertujuan mengembangkan kapasitas sumber daya manusia Papua agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

“Konsep ini berawal dari ilmu hukum. Untuk mendirikan institut, syaratnya harus memiliki minimal dua atau tiga program studi. Maka, kami menawarkan Ilmu Manajemen Teknologi, Ilmu Pemerintahan, dan Ilmu Komunikasi,”ujar Prof. Paulus Wisnu.

Menurutnya, transformasi STIH menjadi institut akan berorientasi pada manajemen teknologi, komunikasi, dan ilmu pemerintahan dengan pendekatan sekolah vokasi.

“Pendidikan vokasi akan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah agar biaya pendidikan lebih terjangkau bagi mahasiswa Papua,”ujarnya.

Ditambahkannya, Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan industri berbasis budaya, seperti yang diterapkan di Bali.

“Selain teknologi yang terhubung ke industri, Papua juga memiliki potensi besar dalam sektor berbasis budaya. Mungkin kita bisa mengusulkan program studi yang mengintegrasikan manajemen teknologi dengan kearifan lokal Papua,”katanya

 

Sementara Ketua STIH Manokwari, Dr. Filep Wamafma, S.H., M.Hum., mengatakan, evaluasi terhadap lulusan STIH menjadi bagian penting dari upaya pengembangan perguruan tinggi tersebut.

“Salah satu langkah yang kami siapkan adalah menambah program studi. Jika kelak STIH menjadi institut, target utama kami adalah memastikan lulusan siap kerja. Oleh karena itu, selain hukum, kami memasukkan manajemen teknologi agar bisa berkolaborasi dengan industri dan seni,”kata Filep Wamafma.

Ia menyebut, data Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) yang mencatat sekitar 200–300 ribu sarjana di Indonesia masih menganggur setiap tahun.

“Banyak lulusan perguruan tinggi masih menunggu peluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara sektor lain kurang diminati,”ujarnya.

Menurutnya, dengan menghadirkan manajemen teknologi sebagai bagian dari pendidikan vokasi, STIH Manokwari ingin mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Kami ingin menghasilkan lulusan yang bisa membuka peluang usaha dan terserap di industri, bukan hanya menunggu seleksi CPNS. Target kami, minimal tahun ini perubahan itu sudah bisa direalisasikan dengan mendirikan Institut Hukum dan Pembangunan Papua,”tegasnya.

Filep menekankan, keberhasilan perguruan tinggi kini tidak lagi diukur dari jumlah sarjana yang diluluskan, tetapi dari seberapa banyak yang terserap di dunia kerja.

“Selama ini kita masih bergantung pada produk dari luar, termasuk kebutuhan rumah tangga dan mas kawin. Ke depan, kita ingin lulusan STIH bisa menciptakan industri rumahan berbasis kearifan lokal Papua,”tandasnya. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Dr. Filep WamafmaFokus Gruop Discussion (FGD)institusi Hukum dan PembangunanKetua STIH ManokwariManokwariNugroho Mamayu Hayuning BawonoPapua BaratProf. Dr. Drs. MG Endang SumiarniProf. Dr. T. Ir. Baju BawonoProf. Dr. T. Ir. Paulus Wisnu AnggoroProf. Ir. Joko Budiyanto SetyohadiSTIH ManokwariSTIH Manokwari Gelar FGDUniversitas Atma Jaya Yogyakarta
ShareTweetSend

Related Posts

Refleksi 81 Tahun RI,  Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Refleksi 81 Tahun RI, Filep : ‘Papua Butuh Keputusan Politik Negara’

Agustus 15, 2026
RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

RAPBN 2027 Harus Berdampak Nyata bagi Papua, DPD RI Tegaskan Tujuh Agenda Strategis

Agustus 15, 2026
IHTP Papua Raih Penghargaan, Dr. Filep : Inovasi Bukan Sekadar Mengikuti Perkembangan Teknologi

IHTP Papua Raih Penghargaan, Dr. Filep : Inovasi Bukan Sekadar Mengikuti Perkembangan Teknologi

Agustus 13, 2026

Daerah ‘Tingkat Kemiskinan Tertinggi’ Harus Jadi Prioritas Kebijakan Pendidikan Nasional

Agustus 8, 2026

Perkuat SDM Papua, Ketua Komite III DPD RI Mendorong Reformasi Tata Kelola Dana Otsus

Agustus 6, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?