
Jakarta, SatukanIndonesia.com -Politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun, resmi terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) periode 2025–2030.
Ketua Komisi XI DPR RI tersebut terpilih menjadi ketum salah satu organisasi pendiri Partai Golkar itu dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII SOKSI yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2025).
“Mengangkat, menetapkan, dan mengesahkan Saudara Dr. Haji Mukhamad Misbakhun S.E., M.H sebagai ketua umum Depinas SOKSI masa bakti 2025-2030,” ujar pimpinan sidang, Kamarudin dalam keterangan yang diterima pada Rabu (21/5/2025) yang dilansir dari Kompas
Sebagai simbol kepemimpinan, Misbakhun menerima pataka atau panji kebesaran SOKSI.
“Saya terima dengan bismillah, dengan mengharapkan pertolongan Allah, dan dengan dukungan kader SOKSI seluruh Indonesia, saya terima pataka ini untuk dikibarkan di seluruh wilayah Republik Indonesia,” ujar Misbakhun.
Didukung Supit dan Bahlil Tanda-tanda terpilihnya Misbakhun sudah muncul sejak pembukaan Munas. Ketua Umum SOKSI periode sebelumnya, Ahmadi Noor Supit, menyampaikan bahwa SOKSI membutuhkan sosok muda untuk menghadapi tantangan zaman.
Dalam keterangannya, Bahlil menekankan pentingnya peran SOKSI sebagai benteng ideologi kebangsaan. Ia juga menyatakan Partai Golkar berharap SOKSI tetap konsisten dalam membina kalangan pekerja. “SOKSI lahir dalam rangka menjaga benteng NKRI dari ancaman perubahan ideologi,” tutur Bahlil.
Langsung Susun Kepengurusan
Setelah terpilih, Misbakhun langsung memimpin pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun struktur kepengurusan Depinas SOKSI.
Tim tersebut terdiri dari Sangkot Sirait (Sumatera Utara, wilayah barat), Willem Frans Ansanai (Papua, wilayah timur), Heri Mustamin (Kalimantan Barat, wilayah tengah), serta Ali Ghiffar dari Fokusmaker.
Rapat perdana tim formatur menetapkan Ahmadi Noor Supit sebagai Ketua Dewan Pembina, Oetojo Oesman sebagai Ketua Dewan Kehormatan, Thomas Suyatno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, dan Bomer Pasaribu sebagai Ketua Dewan Pakar. Tim formatur diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan lengkap Depinas SOKSI periode 2025–2030.
“Saya ingin mohon diri karena pimpinan SOKSI 2025-2030 harus dipimpin oleh anak muda,” kata Supit. Dukungan juga datang dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang turut hadir membuka Munas. “Bapak Misbakhun Ketua Komisi XI (DPR), kelihatannya Bapak jadi calon ketua umum, ya,” ujarnya sambil berseloroh.(***)
ADVERTISEMENT













