• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Petugas Lapas Pekanbaru Halangi Polisi Saat Akan Periksa Napi Bandar Sabu

Napi di Lapas Pekanbaru Kendalikan Narkoba, Petugas Tolak Polisi Masuk Lapas hingga Penemuan Ponsel

Oktober 31, 2020
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
ADVERTISEMENT
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Wamen UMKM Dorong Bali Jadi Pusat Wellness dan BWB Expo 2026

Juni 6, 2026
Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Anggota Komisi II DPR Sambut Gagasan Pengawas Dana Kampanye, Dorong Reformasi Demi #PemiluBersih

Juni 6, 2026
Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi dan UMKM

Juni 6, 2026
PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

PSSI Berharap Timnas Indonesia Lanjutkan Tren Kemenangan Saat Hadapi Mozambique

Juni 6, 2026
Perkuat Pengawasan Rutan Sipirok Kelas II B Bersama APH Gelar Razia Kamar Hunian

Perkuat Pengawasan Rutan Sipirok Kelas II B Bersama APH Gelar Razia Kamar Hunian

Juni 5, 2026
Menteri Pigai Usulkan Jabatan Nonoperasional Polri Dibuka untuk Kalangan Sipil

Menteri Pigai Usulkan Jabatan Nonoperasional Polri Dibuka untuk Kalangan Sipil

Juni 5, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Napi di Lapas Pekanbaru Kendalikan Narkoba, Petugas Tolak Polisi Masuk Lapas hingga Penemuan Ponsel

[Daerah]

Oktober 31, 2020
in Daerah
0
0
SHARES
143
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Pekanbaru, SatukanIndonesia.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekanbaru sempat menolak aparat Kepolisian dari Polda Riau saat hendak masuk ke Lapas, Kamis (29/10/2020).

Kala itu tim dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berencana memeriksa sejumlah narapidana kasus narkoba. Selang waktu, akhirnya polisi bisa menjalankan tugasnya. Bahkan polisi berhasil menemukan ponsel milik seorang narapidana yang ternyata mengendalikan narkoba dari dalam Lapas.

Ilustrasi – Napi dalam tahanan.

Napi kendalikan narkoba

Saat itu Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau tengah mengusut kasus narkoba. Tindakan ini sebagai pengembangan kasus dari penangkapan dua pelaku sebelumnya.

Kedua pelaku yakni Wandi (39), seorang petugas Polsuspas Lapas Pekanbaru dan Joko (29).

Dari tangan pelaku Polisi menyita 2,010 kilogram sabu dan 1.970 butir happy five.

Dalam pengembangan, seorang narapidana berinisial S diketahui telah mengendalikan peredaran narkoba.

Alasan hari libur

Kasubdit I Dit Narkoba Polda Riau, AKBP Hardian Pratama membenarkan anggotanya dipersulit saat bertugas. Alasannya ialah hari libur, sehingga tidak ada kegiatan pembesukan.

Akibatnya, petugas kepolisian dengan petugas di Lapas sempat cekcok adu mulut.

“Kehadiran kita ditolak. Alasannya hari libur tidak diperkenankan ada kunjungan, termasuk dari keluarga napi,” sebut Hardian, Jumat (30/10/2020).

Pihaknya menilai alasan tersebut hanya dibuat-buat karena anggotanya mengaku melihat seorang wanita di Lapas.

“Wanita itu adalah istri bandar narkoba yang pernah kita tangkap. Barang buktinya waktu itu 40 kilogram sabu,” kata Hardian.

Koordinasi Kapolda Riau dengan Kakanwil

Usai insiden itu, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi segera berkoordinasi dengan Kakanwil Kemenkumham Riau.

Akhirnya polisi dipersilakan melakukan pemeriksaan terhadap narapidana.

“Kami dihubungi kembali oleh Kakanwil (Kemenkumham Riau) pukul 21.30 WIB. Dan beliau langsung mengawasi jalannya pemeriksaan terhadap napi yang ingin kita periksa,” ujar Hardian.

“Alhamdulilah sudah berjalan sesuai yang kita inginkan, berkat koordinasi Bapak Kapolda Riau setelah kejadian tersebut,” imbuhnya.

Plt Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Alfonsus Wisnu Ardianto saat diwawancarai wartawan terkait penolakan tim Polda Riau yang ingin memeriksa seorang napi diduga pengendali narkotika, Jumat (30/10/2020).(Dok. Istimewa)

Penjelasan Lapas

Pelaksana tugas Kepala Lapas Pekanbaru Alfonsus Wisnu Ardianto membenarkan adanya adu mulut antara polisi dan sipir.

Hal itu berawal ketika polisi hanya mau menunjukkan surat tugas kepada pimpinan Lapas.

“Ternyata tim dari Polda Riau belum bersedia menunjukkan surat tugas, karena ingin bertemu langsung dengan pimpinan Lapas untuk menyampaikan itu (pemeriksaan napi). Seperti yang kita ketahui, sempat terjadi adu argumen,” kata Alfonsus.

Menurutnya, sipir sudah menghubungi pejabat yang bertugas. Namun karena hari libur, petugas membutuhkan waktu lama untuk datang ke Lapas.

“Ternyata karena libur, menjadi lama menuju kantor, sehingga mengakibatkan ketidaksabaran tim Polda Riau. Ini tidak disalahkan juga, karena mereka terlalu lama menunggu, sehingga mereka kesal dan meninggalkan Lapas,” kata Alfonsus.

Penemuan Ponsel

Dari kegiatan itu, aparat kepolisian dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menyita ponsel.

“Barang bukti hanya handphone, karena barang bukti narkobanya tidak masuk di dalam (Lapas). Yang diminta kebetulan hanya handphone, karena untuk melihat komunikasi mengedarkan (narkotika) ke mana dan sebagainya,” kata Alfonsus kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Alfonsus mengakui ada kelalaian sehingga ponsel bisa masuk ke ruang tahanan.

“Kami akui itu jelas ada kelalaian Tetapi, kami selalu berusaha menjaga kebersihan terkait peredaran handphone di dalam. Tapi memang semua itu butuh kerja keras yang maksimal. Karena apa, karena hal-hal tersebut masih tetap terjadi,” kata Alfonsus.(*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: LapasNarkobaPolda Riau
ShareTweetSend

Related Posts

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Bareskrim Polri Gagalkan Peredaran 21 Kilogram Sabu di Riau, 1 Kurir Ditangkap

Mei 11, 2026
Sentil Kapolri, DPR RI Ultimatum Bereskan Polisi Nakal

Sentil Kapolri, DPR RI Ultimatum Bereskan Polisi Nakal

Februari 26, 2026
Sinergi TNI AL dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 31 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Sinergi TNI AL dan Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 31 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Oktober 16, 2025

‎IWO Batam Launching Program P4GN: Sinergi Lawan Narkoba, Bentengi Generasi Muda dari Penyalahgunaan

Oktober 15, 2025

Polda Kepri Gelar Razia Tempat Hiburan Malam, Komitmen Berantas Penyalahgunaan Narkoba dan Minuman Beralkohol Tanpa Izin

Oktober 12, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?