• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
NasDem Bantah Kasus Dugaan Korupsi BTS Berkaitan dengan Wacana Reshuffle Johnny G. Plate

NasDem Bantah Kasus Dugaan Korupsi BTS Berkaitan dengan Wacana Reshuffle Johnny G. Plate

November 11, 2022
KPK: Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Febrie di Rutan

KPK: Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Febrie di Rutan

Juli 28, 2026
Bawaslu Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Bawaslu Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Digital Kepemiluan

Juli 28, 2026
ADVERTISEMENT
Gubernur DKI Minta Kasus Bentrokan Matraman Tidak Dikaitkan dengan Isu Identitas

Gubernur DKI Minta Kasus Bentrokan Matraman Tidak Dikaitkan dengan Isu Identitas

Juli 28, 2026
DPD RI Mendorong Kesejahteraan Dosen Swasta di Daerah 3T

DPD RI Mendorong Kesejahteraan Dosen Swasta di Daerah 3T

Juli 28, 2026
Fraksi Gerindra Tolak Penambahan Dua Dinas, Minta Raperda Ditinjau Kembali Demi Kepentingan Humbahas

Fraksi Gerindra Tolak Penambahan Dua Dinas, Minta Raperda Ditinjau Kembali Demi Kepentingan Humbahas

Juli 28, 2026
BMKG: Cuaca di Jakarta Berawan Hingga Cerah Sepanjang Hari

BMKG: Cuaca di Jakarta Berawan Hingga Cerah Sepanjang Hari

Juli 28, 2026
Sudaryono Tutup 833 SPPG Pelanggar SOP dan Pecat Ratusan Pegawai Bermasalah

Sudaryono Tutup 833 SPPG Pelanggar SOP dan Pecat Ratusan Pegawai Bermasalah

Juli 28, 2026
Kepala BGN Sudaryono Bersih-Bersih Internal, Ratusan Pegawai Dipecat

Kepala BGN Sudaryono Bersih-Bersih Internal, Ratusan Pegawai Dipecat

Juli 28, 2026
Mendagri: ASN IPDN Harus Adaptif Hadapi Kemajemukan Daerah

Mendagri: ASN IPDN Harus Adaptif Hadapi Kemajemukan Daerah

Juli 28, 2026
Lapas Batam Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas, Dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Pegawai Teladan

Lapas Batam Ikuti Apel Bersama Kemenko Kumham Imipas, Dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Pegawai Teladan

Juli 28, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juli 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

NasDem Bantah Kasus Dugaan Korupsi BTS Berkaitan dengan Wacana Reshuffle Johnny G. Plate

[Politik]

November 11, 2022
in News, Politik
0
0
SHARES
96
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Foto Istimewa

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Baru-baru ini, tim penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, menggeledah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait kasus dugan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1,2,3,4 dan 5 BAKTI Kominfo tahun 2020-2022.

Namun demikian, penggeledahan itu dibantah oleh pihak Partai Nasional Demokrat (NasDem) bahwa tidak terkait dengan Kominfo yang disebut-sebut bakal menyeret nama Menteri Kominfo Johnny G Plate.

Kata Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Ada salah satu badan di situ yang mengelola proyek-proyek itu namanya BAKTI. Itu bukan dibawah Kominfo sebenarnya. Itu adalah badannya Kemenkeu yang melekat di situ,” jelas Ali kepada wartawan, dikutip oaada Jum’at (11/11).

Selain itu, Ali juga membantah penggeledahan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berkaitan dengan wacana reshuffle Menkominfo Johnny G. Plate.

Ia mengatakan reshuffle itu adalah hak presiden, sehingga tidak berkaitan dengan penggeledahan yang dilakukan Kejaksaan Agung.

“Reshuffle itu kebutuhan kabinet, bukan persoalan. Presiden kalau mau me-reshuffle enggak melakukan intrik seperti itu kok,” tegas Ali.

Tak hanya itu saja, dia bahkan membantah penggeledahan itu sebagai taktik menjegal NasDem di Pemilu 2024. Sebab, Johnny G. Plate adalah kader dari NasDem.

Proses penggeledahan itu adalah proses upaya hukum yang sedang dilaksanakan oleh kejaksaan, jauh hari sebelum ada isu tentang pencapresan. Jangan semua peristiwa yang terjadi, kita hubung-hubungkan dengan urusan politik,” pungkas Ali.

Diketahui, sejak Oktober lalu, Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur BTS 4G oleh BAKTI Kominfo periode 2020-2022. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Kuntadi menyampaikan, tim penyelidik telah melakukan pemeriksaan sekitar 60 orang untuk dimintai keterangan.

Dari situ, pada 28 Oktober 2022 pun dilaksanakan gelar perkara atau ekspose dan ditemukan adanya alat bukti permulaan yang cukup.

Sehingga Kejagung meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan Pasca peningkatan status, sejumlah pihak yang diduga terlibat juga sudah diperiksa. Diantaranya, kantor PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical, di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam penggeledahan itu, tim penyidik telah menyita sejumlah barang bukti.

Pada Senin (7/11/2022), tim penyidik Kejagung bahkan telah menyambangi Kantor Kominfo di Medan Merdeka Barat, Jakarta.

ADVERTISEMENT

Dari kantor Kementerian yang dipimpin politisi Partai Nasdem, Johny G. Plate itu, penyidik juga telah melakukan penyitaan berupa dokumen-dokumen dan barang bukti elektronik yang terkait dengan perkara dimaksud.

Kasus ini berawal dari pengadaan lima paket proyek yang ditangani Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo untuk wilayah 3T (terluar, tertinggal dan terpencil) Seperti Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, dan NTT.

Dari lima proyek tersebut, ada ribuan titik yang hendak dipasang BTS. Berdasarkan hasil penelusuran, proyek tersebut diinisiasi sejak akhir 2020 dan terbagi dua tahap dengan target sebanyak 7.904 titik blankspot serta 3T hingga 2023.

Tahap pertama, BTS ditargetkan dipasang di 4.200 lokasi, dan rampung tahun 2022. Sementara sisanya diselesaikan pada 2023. Meski telah memeriksa puluhan saksi dan melakukan penggeledahan pada sejumlah tempat, sejauh ini, Kejagung belum mengumumkan terkait pihak yang dijerat sebagai tersangka.

Meski belum memutuskan siapa tersangka, namun penyidikan yang dilakukan Kejagung tersebut, telah menempatkan BAKTI ke dalam pusaran kasus.(***)

 

Komentar Facebook

Tags: Ahmad Alidugan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver StationKemkominfo
ShareTweetSend

Related Posts

Eks Waketum Partai NasDem Ahmad Ali Resmi Gabung PSI

Eks Waketum Partai NasDem Ahmad Ali Resmi Gabung PSI

September 26, 2025
NasDem Bantah Kasus Dugaan Korupsi BTS Berkaitan dengan Wacana Reshuffle Johnny G. Plate

Petinggi NasDem Ahmad Ali Datangi Rumah Prabowo di Kertanegara

April 23, 2024
NasDem Sesali Pernyataan Sudirman Said Yang Masih Bawa Jabatan dan Partai Asal

NasDem Sesali Pernyataan Sudirman Said Yang Masih Bawa Jabatan dan Partai Asal

Desember 30, 2023

Waketum NasDem Ahmad Ali Ditunjuk Jadi Pelatih Kepala Timnas AMIN

November 21, 2023

Soal Cawapres Anies, NasDem Akui Khofifah Jadi Figur Yang Dipertimbangkan

Januari 24, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?