• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Omnibus Law Diklaim Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja pada 2021

Omnibus Law Diklaim Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja pada 2021

Oktober 23, 2020
Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Prabowo Dengarkan Kisah Siswa Sekolah Rakyat di Bali, dari Belajar Membaca hingga Kembali Bersekolah

Juni 7, 2026
Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Anggota Komisi VI DPR Dukung Perampingan Anak Usaha BUMN untuk Tingkatkan Daya Saing

Juni 7, 2026
ADVERTISEMENT
Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Juni 7, 2026
Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Kemen PPPA dan Kemen P2MI Perkuat Pelindungan PMI Perempuan hingga Tingkat Desa

Juni 7, 2026
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Didominasi Berawan pada Minggu

Juni 7, 2026
Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Diwarnai ‘Walk Out’, Mubes V Kosgoro 1957 Dinilai Cacat Hukum

Juni 7, 2026
Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Terpilih Secara Aklamasi di Mubes V Kosgoro 1957, Sari Yuliati resmi pimpin PPK Kosgoro 1957 Periode 2026–2031

Juni 6, 2026
Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Pemprov DKI Bersama BMKG Siapkan Sistem Peringatan Dini untuk Prediksi Polusi Udara Lebih Akurat

Juni 6, 2026
Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Menteri Imipas Minta Jajarannya Kooperatif ke KPK Pasca-OTT

Juni 6, 2026
Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Jaga Kepercayaan Pasar, Menkeu: Pemerintah-BI Solid Kawal Rupiah dan Fiskal

Juni 6, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Omnibus Law Diklaim Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja pada 2021

[Nasional]

Oktober 23, 2020
in Nasional
0
0
SHARES
94
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengklaim Omnibus Law UU Cipta Kerja mampu menciptakan 3 juta lapangan kerja baru pada tahun depan.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengklaim jika UU Omnibus Law Cipta Kerja mampu menciptakan 3 juta lapangan kerja baru. Termasuk di dalamnya, lapangan kerja langsung maupun tidak langsung atau pekerjaan yang tercipta sebagai dampak pengganda (multiplier effect).

“Yang BKPM catat ini adalah yang langsung, padahal kalau yang tidak langsung ini bisa sampai dengan 3 juta,” imbuhnya dalam paparan Realisasi Investasi Kuartal III 2020, Jumat (23/10/2020).

Untuk lapangan kerja baru yang sifatnya langsung sebagai dampak investasi masuk, ia menuturkan jumlahnya ditargetkan minimal 1,3 juta pada tahun depan. Target tersebut mempertimbangkan jumlah tambahan angkatan kerja baru setiap tahunnya kurang lebih 2,9 juta.

Dari pekerjaan baru tersebut, lanjutnya, bisa menciptakan dampak pengganda kepada sektor bisnis di sekitarnya. Misalnya, subkontraktor, UMKM yang memberikan suplai, dan sebagainya.

“Kalau bicara perusahaan itu, ada tenaga kerja langsung dan tidak langsung. Bahkan, yang tidak langsung ini bisa 3 kali-4 kali lipat dibandingkan dengan tenaga kerja langsung karena ada ekosistem yang terbangun di situ,” ungkap Bahlil.

Bahlil meyakini UU Cipta Kerja akan mendorong realisasi investasi tahun depan. Selanjutnya, investasi tersebut bisa menambah lapangan kerja baru.

Namun, ia menuturkan tambahan lapangan kerja tersebut tidak bisa dihitung per realisasi investasi yang masuk. Pasalnya, terdapat 2 jenis investasi meliputi investasi berbasis hilirisasi yang padat teknologi dan investasi padat karya.

“Pendekatannya pasti beda, kalau bicara industri pasti tenaga kerjanya tidak sebanyak padat karya. Oleh karena itu, tidak mesti setiap nilai uang yang dikucurkan untuk investasi pada konteks perusahaan yang gunakan teknologi itu sama dengan padat karya,” tuturnya.

Untuk diketahui, realisasi investasi yang masuk ke Indonesia sebesar Rp611,6 triliun hingga kuartal III 2020. Dari investasi ini, penyerapan tenaga kerja tercatat sebanyak 861.581 orang, dilakukan untuk 102.276 proyek.

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BKPMLapangan KerjaOmnibus Law
ShareTweetSend

Related Posts

Menteri UMKM Motivasi Mahasiswa Undip Jadi Generasi Pencipta Lapangan Kerja

Menteri UMKM Motivasi Mahasiswa Undip Jadi Generasi Pencipta Lapangan Kerja

November 21, 2025
Pemerintahan Akan Berikan PBNU Izin Kelola Tambang

Pemerintahan Akan Berikan PBNU Izin Kelola Tambang

Juni 7, 2024
Menteri Bahlil Bocorkan Rencana Pemerintah Mau Beli Lagi 10% Saham Freeport

Sindir Tom Lembong, Bahlil: Saya Diwarisi Proyek Rp 708 Triliun Dengan Status Mangkrak

Januari 24, 2024

Pemerintahan Jokowi Tak Mau Diatur IMF Soal Hilirisasi

Juni 30, 2023

Presiden Minta Menteri Fokus APBN Tahun 2023 Pada Lapangan Kerja

Januari 16, 2023
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?