
Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Pasca kerusuhan yang terjadi di Sinakma, Kota Wamena, Papua Pegunungan hingga Sabtu (24/2/2023) warga merasa takut dan trauma akibat kerusuhan tersebut, mereka masih memilih tetap berada di pengungsian.
Sebanyak 609 warga mengungsi akibat kerusuhan yang menewaskan 10 jiwa dan belasan korban luka di Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Ratusan warga tersebut mengungsi di Kodim 1702 Jayawijaya, Senin (27/2/2023).
“Sebelumnya 450 orang, dan tambah lagi. Kami tidak sediakan aula besar ataupun fasilitas yang layak tapi apa adanya,” ujar Dandim 1702 Jayawijaya, Letkol CPM Athenius Murip kepada Tribun Papua, Senin (27/2/2023).
Selain itu, pihaknya siap mengawal penampungan warga seperti di masjid, gereja, dan rumah personel TNI.
“Dapat bantuan dari pak Bupati dengan tim sudah mengirimkan beras, Supermi dan sembako tentunya,” ujarnya.
Meski begitu, pihaknya terbuka apabila ada relawan yang ingin memberikan bantuan kepada para warga yang mengungsi.
“Sesuai dengan fasilitas yang ada kami siap jamin, hingga situasi normal kembali,” tandasnya.(***)













