• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pelaku ‘Bom Molotov’ Kantor Komnas HAM Papua Ingin Hancurkan Negara

Pelaku ‘Bom Molotov’ Kantor Komnas HAM Papua Ingin Hancurkan Negara

September 10, 2026
Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Warga Vanuatu Mendapat Pelayanan Kesehatan dari Indonesia

Oktober 8, 2026
Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
ADVERTISEMENT
RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

RAJAWALI Batam Terbentuk Tetapkan Tiga Pengurus KSB

Oktober 7, 2026
Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Soal Ijazah Wapres Gibran, KPU RI : Pakai Surat Penyetaraan dari Kementerian

Oktober 7, 2026
Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Respon Berbagai Isu Internasional, BKSAP DPR RI : Pentingnya Diplomasi Parlemen

Oktober 7, 2026
Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Hilirisasi hingga AI Jadi Sorotan Investor Daily Summit 2026, Abdul Harris Bobihoe Hadiri Forum

Oktober 7, 2026
Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Saksikan Timnas Juara Bareng Warga, Tri Adhianto Bagi-Bagi Doorprize

Oktober 7, 2026
Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Mensos Sanksi Berat 620 Pegawai Terlibat Judol

Oktober 7, 2026
PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

PEMKOT BEKASI BONGKAR BANGLI TANAH APIT DI ATAS LAHAN PJT II

Oktober 7, 2026
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Dengarkan Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Fraksi terhadap Ranperda APBD 2027

Oktober 7, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Hukum

Pelaku ‘Bom Molotov’ Kantor Komnas HAM Papua Ingin Hancurkan Negara

(Hukum)

September 10, 2026
in Hukum
0
0
SHARES
107
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ronald Mambieuw

JAKARTA, satukanindonesia.com – Presiden Prabowo Subianto segera perintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas pelaku penyerangan kantor Komnas HAM RI Perwakilan Papua menggunakan Bom Molotov.

Hal ini ditegaskan Panglima Kesatria Parlemen Jalanan (PARJAL) Papua Barat, Ronald Mambieuw melalui telepon seluler, Kamis (10/09/2026).

Menurutnya, pelaku penyerangan harus ditindak tegas, karena Kantor Komnas HAM ini milik Pemerintah atau Negara.

“Kami PARJAL mendesak Presiden atau Kapolri untuk menindak tegas siapa pelakunya, yang ingin meneror Negaranya sendiri. Kita menganggap bahwa, ada oknum yang ingin meneror atau menghancurkan Negara. Komnas HAM itu produk pemerintah. Bukan produk negara lain,”sebut Ronald Mambieuw.

Katanya, Komnas HAM dibentuk berdasarkan Pasal 75 Undang-Undang tentang Hak Asasi Manusia, tujuan tersebut diselaraskan dengan Pancasila, UUD 1945, Piagam PBB, Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

“Itu artinya Komnas HAM masuk dalam lembaran Negara dan daerah. Berarti satu kesatuan yang harus dilindungi, bukan diteror. Jadi bukan soal kerusakan atau nanti ada yang mati akibat bom molotov tersebut, tapi kami (PARJAL) melihat ini sebuah perencana pembunuhan terhadap pekerja HAM,”tegasnya.

Ia mengatakan, pekerja HAM yang mendapat legalitas dari pemerintah untuk mengembangkan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan hak asasi manusia saja mendapat teror atau ancaman.

“Berarti tidak ada kepastian keamanan bagi pekerja HAM maupun masyarakat yang lain. Negara harus memberikan kepastian keamanan bagi pekerja HAM,”ujarnya.

Lebih jauh, Ronald mengemukakan, kejadian penyerangan bom molotov tersebut juga bisa dianggap sebagai bagian dari upaya menghambat pemerintah melalui Pensus Papua DPD RI, yang saat ini sedang fokus menuntaskan berbagai dugaan Pelanggaran HAM terlebih di tanah Papua.

“Jadi persoalan bumi anguskan manusia Papua sudah terjadi. Dan sekarang lembaga satu-satunya yang ingin menyelesaikan itu adalah Komnas HAM, maka jangan sampai ada lirikan dari oknum-oknum tertentu untuk membumi hanguskan dokumen-dokumen,”katanya.

Tak hanya itu, Panglima PARJAL juga mendesak, Pansus Papua DPD RI agar menindaklanjuti agenda penyelesaian pelanggaran HAM di tanah Papua.

“Melalui kejadian ini, kami juga mendesak Pansus Papua DPD RI untuk segera aktif dan eksen dilapangan. Karena bicara terkait dengan pelanggaran-pelanggaran HAM itu tidak segampang yang kita pikirkan, tapi ini sangatlah emergensi. Mengingat di Papua, persoalan kemanusiaan ini sudah hampir membumi,”aku Ronald Mambieuw.

Katanya, Pansus Papua DPD RI segera aktif bekerja. Supaya masyarakat Papua juga bisa mendapat jaminan keamanan hidup kedepan di dalam Bingkai Republik Indonesia.

Seperti diketahui, Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua dilempari benda yang diduga bom molotov oleh orang tak dikenal, Rabu (09/09/2026) sekira pukul 10.15 WIT dan melarikan diri. [***/GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: #Kantor Komnas HAMKapolriPresiden Prabowo Subianto
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Presiden Prabowo Kumpul 800 Perwira TNI-Polri Di Istana, Dudung : Masalah Pertahanan

Oktober 8, 2026
Saksikan Penyerahan Rp 13,2 Triliun, Presiden Prabowo Ngaku Disogok

Saksikan Penyerahan Rp 13,2 Triliun, Presiden Prabowo Ngaku Disogok

Oktober 6, 2026
Presiden Prabowo Ingatkan Adanya Ancaman Terhadap Kedaulatan Indonesia

Presiden Prabowo Ingatkan Adanya Ancaman Terhadap Kedaulatan Indonesia

Oktober 6, 2026

Presiden FIFA Temui Prabowo di Istana Negara

Oktober 6, 2026

Tujuh Tokoh Tentara Nasional Indonesia Dianugerahkan Bintang Mahaputra

Oktober 5, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?