• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Pemerintah Diminta Priotaskan Masyarakat Adat Dalam Pembangunan Daerah

Pemerintah Diminta Priotaskan Masyarakat Adat Dalam Pembangunan Daerah

September 25, 2023
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 26, 2026
ADVERTISEMENT
Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Juni 26, 2026
Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Juni 26, 2026
Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 26, 2026
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Pemerintah Diminta Priotaskan Masyarakat Adat Dalam Pembangunan Daerah

[Daerah]

September 25, 2023
in Daerah, News
0
0
SHARES
113
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
FOTO : Ronald Mambieuw, Panglima Kesatria Parlemen Jalanan//GRW

MANOKWARI, SatukanIndonesia.Com – Pemerintah daerah (Pemda) di tanah Papua diminta mengutamakan hak-hak dasar masyarakat adat dalam rencana pembangunan dan rencana investasi serta kebijakan lainnya yang ada saat ini.

Pasalnya, selama ini pemerintah belum mendudukan masyarakat adat sebagai objek dari semua kebijakan¸maupun aturan yang rencanakan.

Menurutnya, kedudukan masyarakat adat yang dimaksudkan adalah pengakuan dan, penghargaan terhadap keberadaan masyarakat adat dalam hal ini terhadap dirinya, tanahnya, dan sumber daya alam (SDA) nya.

“Sama sekali masyarakat adat belum ditempatkan sebagai prioritas dalam tatanan kebijakan di provinsi papua barat pada khususnya dan pada umumnya di tanah papua,”ujar Ronald Mambieuw, Panglima Kesatria Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat, Rabu (20/09/2023).

Padahal menurutnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat dan DPR Provinsi Papua sudah harus jelih dan pekah melihat persoalan ini, agar bisa di dorong atau diatur dalam sebuah Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) tentang pengakuan terhadap hak-hak dasar masyarakat adat.

“Tapi nyatanya sampai sejauh ini belum nampak kinerja DPR upaya DPR terlebih khsusu Fraksi Otsus belum mendorong regulasi yang memihak kepada masyarakat adat. Namun jika regulasi terkait perlindungan masyakat sudah ada di DPR, kami mempertanyakan sejauh mana draf tersebut masuk dalam mekanisme legislasi di DPR khususnya di Provinsi Papua Barat,”kata dia.

Lanjutnya, draf Perdasus ini merupakan suatu kebijakan yang paling mendasar dari semua kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat adat. Baik dari segi rencana investasi, pembangunan atau pun yang berkaitan dengan wilayah adat.

“Sekali lagi saya tegas, pemerintrah daerah dalam hal ini eksekutif dan legislatif jangan tutup mata. Tapi harus mempriotaskan persoalan ini, dan ini persoalan serius,”ucapnya.

Dimana, kata dia, regulasi tersebut harus dipriotaskan dalam mekanisme legislasi DPR secepatnya, karena kedepan akan menjadi rujukan atau acuan terhadap semua rencana-rencana terlebih khusus rencana investasi di Tanah Papua.

“Kenapa saya dengan secara tegas menyatakan ini, karena sudah banyak contoh maupun pengalaman yang terjadi. Baik dari sisi rencana pembangunan investasi dan kebijakan-kebijakan lainnya di wilayah masyarakat adat dan selama ini lebih besar dampak buruknya,”ungkap dia.

Berikutnya, kata dia, selama ini sudah banyak investasi yang berjalan cukup lama, tetapi masyarakat pemilik hak wilayah tidak mempunyai posisi yang jelas dalam rencana investasi maupun pembangunan daerah.

“Penetapan Perdasus hak atas tanah dan sumber daya alam atau wilayah adat, ini juga sangat penting karena akan secara otomatis menjadikan masyarakat adat sebagai salah satu pemegang mandat dan memiliki posisi tawar yang kuat,”imbuhnya.

Tak hanya itu, dengan adanya hal tersebut, kata dia, masyarakat pemilik wilayah adat juga mendapat jaminan penyertaan modal bagi masyarakat adat pada investasi yang direncanakan di wilayah adatnya.

“Tapi kalau pun itu diterima masyarakat adat, setelah mereka mendapatkan informasi mengenai dampak positif dan negatif dari rencana investasi tersebut di wilayah adat mereka. Saya tegaskan lagi ini masalah serius yang butuh perhatian dari pemerintah,”tandasnya. [GRW/redaksi]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: pembangunan daerahpemerintahPriotaskan Masyarakat Adat
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Dorong Pendidikan Papua lewat Revitalisasi Sekolah

Pemerintah Dorong Pendidikan Papua lewat Revitalisasi Sekolah

Mei 29, 2026
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Apresiasi Kerja Cepat Pemerintah Tangani Bencana Sumatera

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Apresiasi Kerja Cepat Pemerintah Tangani Bencana Sumatera

Desember 9, 2025
Banggar DPR Bersama Pemerintah Sepakat Kucurkan Anggaran Rp 16,23 Triliun untuk Dorong Daya Beli Masyarakat

Banggar DPR Bersama Pemerintah Sepakat Kucurkan Anggaran Rp 16,23 Triliun untuk Dorong Daya Beli Masyarakat

September 19, 2025

Pemkab Manokwari Siapkan Lahan Alih Trase Jalan Bandara Manokwari

April 8, 2025

Sikapi Pro Kontra MBG, GMNI gelar Dialog dengan DPR dan Pemerintah

Maret 23, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?