
Toba, SatukanIndonesia.Com -Pemerintah Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, melalui Dinas Kesehatan Toba, peroleh penghargaan, dari Kementerian Kesehatan, melalui program Dirjen Pengelolaan Imunisasi, yakni kategori kabupaten atas pencapaian target cakupan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).
Penghargaan oleh Dirjen Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, yang diterima oleh Beberapa Kabupaten/ Kota tersebut, terlaksana di El Royale Hotel, Yogyakarta, serta di-isi rangkaian agenda kegiatan lainnya, yang telah dijadualkan pihak Kementerian Kesehatan selama (5) hari, (19- 23 Juli 2022).
Adapun Program Pengelolaan Imunisasi dibagi dengan dua (2) tahap, meliputi : tahap 1, Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, dan tahap dua (2), Pulau Jawa- Bali.
Penghargaan kepada Pemkab Toba diterima oleh Plt.Kadis Kesehatan Kabupaten Toba, dr. Juliwan Hutapea, bersama
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Mangapul Pardede,M.K.M, dalam Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan BIAN tahap I dan Persiapan tahap II tersebut.
Dalam laporan, pihak Dirjen Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan, menyebutkan, bahwa 5 kabupaten/ kota mencapai minimal target nasional 95%, dan Kabupaten Toba mencapai 102,3%, sebagai yang tertinggi di Sumut dan Nasional, dari 400 kabupaten/kota.
Menurut laporan Plt.Kadis Kesehatan Kabupaten Toba, dr. Juliwan Hutapea, bahwa sasaran imunisasi Campak Rubella sebanyak 51.460, dan sudah terlaksana melebih target, yakni mencapai 52.693, atau 102,3 %.
Masih dr. Juliwan, lebih lanjut juga menyampaikan, bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, terhadap rencana pelaksanaan percepatan imunisasi Kejar, melalui identifikasi sasaran dan “sweeping”, integrasi kegiatan Bulan Vitamin A dan integrasi pembagian obat cacing secara berkelanjutan juga terus dikejar.
Terakhir dr. Juliwan Hutapea menambahkan, bahwa selama pelaksanaan BIAN, tak lepas dukungan dari Ketua TP. PKK Kabupaten Toba, Ny. Rita Marlina Sitinjak, bersama Tim BIAN, Tokoh Agama, TNI/ POLRI, dan Perangkat Daerah yang memonitor secara kunjungan langsung.(GH/SIM)













