• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Perbuatan Cabul Terhadap Anak Kian Meningkat, Anggota DPD RI, Lia Istifhama Harapkan Hukuman Kebiri Diterapkan

Perbuatan Cabul Terhadap Anak Kian Meningkat, Anggota DPD RI, Lia Istifhama Harapkan Hukuman Kebiri Diterapkan

November 3, 2024
Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Kementerian ATR/BPN Sertifikasi 53.431 Bidang Tanah Wakaf dalam Dua Tahun Kabinet Merah Putih

Oktober 28, 2026
Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Prediksi Kemenhub Puncak Arus Nataru 2026/2027, Siapkan Rampcheck 23 Ribu Bus

Oktober 28, 2026
ADVERTISEMENT
Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Pembayaran Upah SPBU 13.211.118 Diduga Dipermain,  Kinerja Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Dipertanyakan

Oktober 27, 2026
RUU HAM Diharapkan Atur Rekomendasi Komnas HAM Berdaya Paksa

RUU HAM Diharapkan Atur Rekomendasi Komnas HAM Berdaya Paksa

Oktober 27, 2026
Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Total 25 Tahun Otsus Papua

Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Total 25 Tahun Otsus Papua

Oktober 27, 2026
Kemkomdigi dan Polri Perkuat Kerja Sama Tangani Kejahatan Digital

Kemkomdigi dan Polri Perkuat Kerja Sama Tangani Kejahatan Digital

Oktober 27, 2026
Pokja Wartawan Bekasi akan Gelar Dialog Interaktif Persiapan Pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026

Pokja Wartawan Bekasi akan Gelar Dialog Interaktif Persiapan Pelaksanaan Porprov XV Jabar 2026

Oktober 27, 2026
NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

NTNT TNI AL-RSN 2026 Tingkatkan Kerja Sama Saling Menguntungkan Kedua Pihak

Oktober 27, 2026
Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Prof Grace Kandou Dinilai Mampu Wujudkan Unsrat Unggul, Riset Berdampak, dan Berdaya Saing Global

Oktober 27, 2026
Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Ratusan Wartawan Senior Ikut Cek Kesehatan Gratis

Oktober 27, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, Oktober 28, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Perbuatan Cabul Terhadap Anak Kian Meningkat, Anggota DPD RI, Lia Istifhama Harapkan Hukuman Kebiri Diterapkan

[Nasional - Anggota DPD RI, Lia Istifhama Serukan Hukuman Kebiri Diterapkan Kepada Pelaku Cabul Anak ]

November 3, 2024
in Hukum, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
62
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Anggota DPD RI asal Jatim, Dr. Lia Istiifhama //FOTO: Istimewa

SURABAYA, SATUKANAINDONESIA.Com – Maraknya percabulan anak, membuat gerah banyak pihak. Salah satunya anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Jawa Timur, Lia Istifhama. Saking prihatinnya, senator asal Jawa Timur ini mengharapkan hukuman kebiri segera diterapkan, demikian ungkap Ning Lia kepada Satukanindonesia.com, dalam Rilisnya, Sabtu (2/11).

“Kita harus akui, bahwa realita di lapangan, pencabulan pada anak bukan semakin menurun namun justru semakin marak terjadi. Salah satunya yang terjadi di Bangkalan, dimana santriwati berusia 13 tahun menjadi korban pencabulan oleh oknum pengasuh salah satu pesantren di Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura. Sekali lagi ini merupakan tamparan untuk kita semua, mengapa kejadian miris seperti ini terjadi lagi,” terang senator yang juga aktivis perlindungan perempuan dan anak ini.

Pada bagian lain, Lia yang juga aktivis Nadliyin ini menyatakan ada dua PR besar dalam menyelesaikan kejahatan pencabulan anak di bawah umur.

“Saya kira, setidaknya ada dua PR besar, yang pertama adalah apakah penegakan hukum sudah memberikan efek jera bagi pelaku? Jika belum, saya kira opsi hukuman kebiri bisa segera diimplementasikan.”

“Yang kedua, peran serta semua pihak terutama masyarakat yang menjalankan fungsi kontrolling pencegahan tindakan pencabulan dan tindakan kuratif berbentuk sanksi sosial pada pelaku,” tegasnya

Tak lupa, Lia menambahkan polemik implementasi hukuman kebiri yang belum mulus dieksekusi.

“Kita harus prihatin dengan belum berjalannya eksekusi hukuman kebiri. Sebagai contoh pada 2019 lalu, Hukuman kebiri kimia yang dijatuhkan Hakim Pengadilan Negeri Mojokerto kepada pelaku pemerkosaan anak ternyata belum bisa dieksekusi karena belum adanya petunjuk teknis, sekalipun kebiri kimia telah dilegalkan dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.”

Keponakan Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa itu pun memberikan harapan atas maraknya pencabulan anak dibawah umur pada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Arifatul Fauzi.

“Ibu Menteri Arifah kita ketahui seorang aktivis sejati dan tokoh perempuan yang terbukti dalam keaktifan beliau sebagai Sekretaris Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama. Sosok beliau saya kira sangat mampu menjadi tumpuan harapan atas problem pencabulan anak yang masih marak terjadi. Dan saya sangat yakin salah satu solusi terefektif adalah implementasi hukuman kebiri karena sekaligus upaya preventif tindakan serupa di lain kesempatan.”

Sebagai upaya preventif lainnya, Ning Lia pun menyebut peran penting keluarga.

“Kita harus sepakat, bahwa faktor sosial melalui peran penting keluarga sebagai unit sosial terkecil untuk melindungi anak sebagai bagian dari kelompok rentan, adalah hal sangat pokok. Sekaligus, bagaimana keluarga menjadi peran sentral pembentuk mental kuat dan tangguh agar anak-anak mampu memiliki ketahanan menghindari potensi kejahatan seksual,” imbuhnya.

“Orang tua harus benar-benar mengawasi dan melakukan pengecekan setiap aktivitas yang dilakukan anak-anak mereka baik dilingkungan pendidikan, lingkungan pertemanan dan di media sosial. Mereka juga harus dekat tak ada sekat dengan sang buah hati, dengarkan curhatan mereka, beri masukan kepada mereka agar tidak ada celah orang asing merebut fungsi mulia orang tua.”

Lebih lanjut Ning Lia menambahkan jika bekal Iman kepada sang buah hati juga sangat penting.

“Kemudian sebagai orang tua, kita harus memberi contoh yang baik agar anak-anak memiliki referensi yang tepat, karena apapun anak-anak ini menjadikan orangtua ini contoh dalam perbuatan sehari-hari mereka. Pendekatan agama dengan pembekalan iman yang kuat, merupakan indikator penting,” tambahnya.

Tak lupa, senator muda Indonesia itu pun menambahkan pentingnya filterisasi digital atas potensi pencabulan maupun kejahatan seksual lainnya.

“Kalau bicara preventif, filetrisasi konten sosial media atau apapun konten di digital menjadi atensi bersama. Karena jika konten pornografi dan pornoaksi masih marak dengan alasan hiburan belaka, maka ini sama saja menumbuhkembangkan kerusakan moral dan mental semua pihak. Sebagai contoh jika sebuah konten menjadi alasan munculnya keinginan melakukan tindakan asusila, maka orang yang tidak ada hubungan dengan konten tersebut, akhirnya berpotensi menjadi korban.”

Di akhir, ia pun memberi harapan upaya kuratif bagi korban pelecehan seksual melalui shelter yang memadai.

“Saya berharap shelter bagi korban pelecehan seksual tersedia di semua Kabupaten Kota karena tidak mungkin ada satu wilayah pun yang nol kejadian kejahatan seksual. Shelter ini harus memadai dan menjadi tumpuan terbentuknya karakter resiliensi atau bangkitnya semangat dari semua pengalaman traumatis para korban, terutama anak dibawah umur. Ini sekaligus harus terus berjalan beriringan kerja sama sinergis yang mutual antara pemerintah terkait, baik dengan unit pelayanan anak yang ada di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak maupun dengan Aparat Penegak Hukum,” harapnya (Yos).

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: aktivis Nadliyinaktivis Perlindungan anakaktivis perlindungan perempuanDPD RIhukuman kebiriLiaLia Istifhama.percabulan anakPerlindungan AnakPerpu Nomor 1 Tahun 2016Perpu Perlindungan AnakSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Wali Kota Bekasi Bersama Gubernur KDM Sosialisasi Aplikasi Platfrom Nyari Gawe, 32 Ribu Lebih Lowongan Tersedia

Oktober 27, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Kegiatan Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat di Jatiasih

Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Kegiatan Dokter Keliling Gerindra Jawa Barat di Jatiasih

Oktober 25, 2026
Menuju Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Kukuhkan Kontingen dan Dorong Atlet Harumkan Nama Bekasi

Menuju Porprov Jabar 2026, Wali Kota Bekasi Kukuhkan Kontingen dan Dorong Atlet Harumkan Nama Bekasi

Oktober 26, 2026

dr. Asep Surya Atmaja Resmi Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Prioritaskan Kesehatan Gratis dan Infrastruktur

Oktober 24, 2026

Disdukcapil Kota Bekasi Sosialisasikan IKD untuk Permudah Akses Perlindungan Sosial Digital

Oktober 24, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?