• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

Februari 23, 2026
Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Konsensus Pernyataan anti-rudal Tiongkok Forum Kepulauan Pasifik Gagal

Agustus 9, 2026
Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Dokumenter Film Pesta Babi Raih Dua Award, Victor Mambor : Orang Papua Masih Terdiskriminasi

Agustus 9, 2026
ADVERTISEMENT
Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Sebelum Penembakan, Kabid Humas Polda : Wamenpar RI Tinggalkan Jayawijaya

Agustus 9, 2026
‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

‎REL-MBG Perkuat Komitmen Pelaksanaan Program MBG dengan 6 Pilar Kerja

Agustus 9, 2026
Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Agustus 9, 2026
Tembakan OTK di Lokasi Festival Lembah Baliem, Dua Warga Terluka

Tembakan OTK di Lokasi Festival Lembah Baliem, Dua Warga Terluka

Agustus 9, 2026
Miliki Keunikan, Bupati Hermus Indou : Kopi Arfak Harus Dikembangkan

Miliki Keunikan, Bupati Hermus Indou : Kopi Arfak Harus Dikembangkan

Agustus 9, 2026
Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Puluhan Lembaga Bersatu Hadapi Krisis Jurnalisme, Koalisi Media Dibentuk

Agustus 8, 2026
Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Peredaran Narkotika Senilai Rp3,2 Miliar Berhasil Digagalkan TNI AL dan Stakeholder Terkait di Bandara Internasional Juanda

Agustus 8, 2026
Jelang HUT Ke-40 PPAL,  Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Jelang HUT Ke-40 PPAL, Ketum PPAL Pimpin Ziarah dan Silaturahmi Purnawirawan di TMPNU Kalibata

Agustus 8, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, Agustus 9, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

Perlu Desain Ulang Peran Freeport untuk Tanah Papua

Februari 23, 2026
in Daerah
0
0
SHARES
78
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET.FOTO: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Velix Wanggai//ISTIMEWA

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Langkah-langkah percepatan pembangunan Papua saat ini menjadi perhatian utama Pemerintah, di era Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam semangat itu, Presiden telah membentuk Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (Komite Eksskutif Papua) guna memastikan sinkronisasi, harmonisasi, evaluasi dan koordinasi percepatan pembangunan Papua dengan para pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.

Dalam konteks pengelolaan sumber daya alam (SDA) di Tanah Papua, Ketua Komite Eksekutif Papua Velix Wanggai menegaskan, plarform ekonomi Presiden Prabowo Subianto adalah bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Komite Eksekutif Papua juga melihat bahwa proses rencana perpanjangan masa penambangan PT. Freeport McMoran di Tanah Papua harus diletakkan dalam semangat Otonomi Khusus Papua,”kata Velix Wangga.

Mengingat dalam Pasal 4 Kewenangan Daerah (Ayat) 7 UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus, ditegaskan bahwa, “Perjanjian internasional yang dibuat oleh Pemerintah yang hanya terkait dengan kepentingan Provinsi Papua dilaksanakan setelah mendapat pertimbangan Gubernur dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan”.

Dengan amanat ini, perlu ada pembahasan serius lintas Kementerian dan 6 Pemerintah Provinsi di Tanah Papua, dalam mempercakapkan apa strategi besar yang bersifat luar biasa, atau “strategi gila”, untuk peran Freeport McMoran dan Freeport Indonesia untuk percepatan pembangunan masyarakat Papua dan pengembangan kewilayahan di Pulau Papua.

 

Delapan agenda strategis baru peran Freeport untuk Tanah Papua

Dengan dasar pemikiran ini, Velix Wanggai memandang ada delapan agenda terobosan yang luar biasa yang harus dibahas terkait perubahan peran Freeport McMoran dan Freeport Indonesia ke depan untuk Tanah Papua.

“Berbagai langkah strategis bersifat terobosan, luar biasa, tidak biasa-biasa saja dalam mendukung peta jalan pembangunan hingga 2041, RIPPP,” jelas Velix Wanggai dalam keterangan tertulis, Minggu (22/02/2026).

Delapan agenda terobosan itu, menurut Velix adalah. Pertama, Pemerintah telah memiliki peta jalan pembangunan Papua hingga 2041, sebagaimana Perpres No 24 Tahun 2023. Untuk itu, PT Freeport McMoran dan Freeport Indonesia wajib mendukung Pemerintah dalam mewujudkan peta jalan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) Tahun 2022 – 2041 dan Perpres No.107 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua 2025 – 2029.

Dalam konteks ini, Komite Eksekutif Papua, 6 Pemprov Papua, lintas Kementerian, dan PT Freeport Indonesia diharapkan membahas apa peran dan agenda detail dari Freeport hingga 2041 perihal Papua Cerdas, Papua Sehat dan Papua Produktif yang ditujukan bagi masyarakat orang asli Papua.

“Kedua, terkait rencana operasi Freeport McMoran, melalui PT Freeport Indonesia, hingga 2061, Komite Eksekutif Papua akan berkoordinasi dengan 6 Gubernur di Tanah Papua dan dengan lintas Kementerian dan para Bupati di wilayah Papua,”ungkap Velix Wanggai.

Koordinasi ini dilakukan untuk berembuk tentang strategi terobosan yang bersifat luar biasa perihal apa strategi besar Freeport McMoran dalam pemberdayaan, perlindungan dan percepatan pembangunan Tanah Papua hingga 2041 dan apa strategi luar biasa hingga 2061 sesuai aspirasi masyarakat Papua di 6 Provinsi di Tanah Papua.

Ketiga, dalam strategi baru Freeport untuk Tanah Papua menuju 2041 atau pasca 2041 hingga 2061, Freeport wajib menempatkan rakyat Papua dan Pemerintah Daerah sebagai subyek utama dalam percepatan pembangunan Papua maupun pentingnya peran SDM Orang Asli Papua dalam pengelolaan manajemen Freeport Indonesia, bahkan berkarya di Freeport McMoran.

Dalam hal ini, harus ada peta jalan (road map) bagaimana peran strategis Freeport di Tanah Papua. Langkah awalnya, apa agenda yang terukur dalam pendirian Kantor Pusat Freeport Indonesia di Tanah Papua, agenda hilirisasi produk yang dibangun di Tanah Papua, agenda manajemen Freeport yang diisi oleh talenta-talenta muda Papua dalam manajemen Freeport di semua bidang dan pekerja Orang Asli Papua baik di kawasan Mimika maupun di kawasan hilirisasi di luar Papua seperti di kawasan Gresik.

Keempat, dalam hal manfaat sosial-ekonomi atas kehadiran Freeport ini, perlu memandang secara komprehensif bahwa saat ini terdapat 6 Provinsi di Tanah Papua. Dengan prinsip satu kesatuan ekologi budaya dan ekonomi wilayah, serta persaudaraan ke-Papua-an, manfaat Freeport harus dirasakan bagi penduduk di 6 Provinsi.

“Untuk itu, dengan jaringan dan sumber daya Freeport, perlu untuk mendorong pembangunan ekonomi, SDM, sarana prasarana olahraga dan seni budaya termasuk infrastruktur dasar perumahan dan akses jalan bagi 6 Provinsi di Tanah Papua, maupun pembangunan pendidikan yang terpadu dari usia dini hingga perguruan tinggi,” jelas Velix Wanggai.

Kelima, dalam hal pola rantai bisnis dan logistik operasi PT Freeport McMoran atau FI, perlu memprioritaskan peran strategis Orang Asli Papua.

Kebijakan kuota dalam supply bahan-bahan pangan dan berbagai poin dalam operasi perlu membuka ruang secara terbuka kepada masyarakat Papua dan Pemda, sehingga Pemda dan simpul sosial ekonomi seperti KADIN Papua, APINDO Papua, HIPMI Papua, Gapensi Papua, KAPP Papua dan asosiasi profesional lainnya mempersiapkan peta jalan (road map) dan aksi nyata yang terukur dalam mempersiapkan ekosistem usaha dari hulu ke hilir secara terpadu di kalangan dunia usaha di Tanah Papua.

Jika ada faktor kontinuitas atas produk, diperlukan kesepakatan untuk membuka lahan pertanian sayur mayur yang skala luas di Pegunugan, peternakan skala besar, kepastian pasar ikan dari pesisir dan pantai ke Freeport dan aspek lainnya yang dibuka di wilayah Papua dengan tetap dibawah binaan Freeport Indonesia sesuai standar dan kualifikasi Freeport.

“Dengan demikian, Pemda di wilayah Papua harus siap dalam mempersiapkan “Kampung Nelayan” maupun upaya “Gerakan Kembali ke Kebun” dalam penanaman sayur mayur dan buah-buahan dengan ekosistem hulu ke hilir,” lanjut Velix Wanggai.

Keenam, sejalan dengan misi Papua Sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif dalam Rencana Induk Papua 2022 – 2041, maka Freeport McMoran maupun Freeport Indonesia harus memiliki kegiatan strategis yang bersifat landmark dan terobosan yang menyentuh akar persoalan masyarakat Papua.

Di sektor pendidikan, perhatian untuk pembangunan sekolah berpola asrama di daerah-daerah seperti Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Nduga, Paniai, Deiyai, Dogiyai, maupun Tolikara, yang diselaraskan dengan Pola Sekolah Sepanjang Hari (SHH).

Di aspek pendidikan tinggi, perlunya penguatan kolaborasi dengan kampus-kampus Papua seperti UNCEN, UNIPA, Musamus, dan kampus swasta lainya dalam mempersiapkan pola kelas internasional (KI) dengan pola double degree atau international undergraduate program (IUP).

Perencanaan jurusan yang tepat bagi kebutuhan masa depan Freeport maupun kebutuhan percepatan pembangunan kabupaten/kota di Tanah Papua.
Termasuk dalam hal ini, kata Velix Wanggai, adalah perencanaan kampus Perguruan Tinggi Negeri di Nabire, Provinsi Papua Tengah yang perlu didukung Freeport dengan menggandeng kampus- kampus terkenal dari Amerika Serikat.

Ketujuh, dalam konteks kapasitas fiskal 6 Pemerintah Provinsi dan 42 Kabupaten/Kota di wilayah Papua, diperlukan strategi luar biasa dalam peningkatan kapasitas APBD Provinsi, Kabupaten dan Kota se Tanah Papua. Caranya, perlu kebijakan fiskal yang asimetris bagi Tanah Papua dari sumber pendapatan Freeport.

Dalam kerangka percepatan pembangunan Papua, diperlukan konsep asimetris pendapatan Freeport Indonesia. Skenario rencana pendapatan Freeport yang disetor ke Pemerintah hingga di tahun 2041, didesain agar disetor ke Pemerintah dalam 3-4 tahun guna langkah-langkah percepatan pembangunan yang menyentuh akar persoalan masyarakat Papua.

Alokasi pendapatan asimetris ini dialokasikan ke 6 Provinsi untuk membuka lapangan kerja, keterisolasian, jaminan kesehatan masyarakat Papua, pendidikan dan kesehatan, serta sarpras olahraga dan seni budaya serta rumah layak huni serta sektor lainnya dengan rencana Indikator Kinerja yang terukur dan sistematis.

Kedelapan, terkait dengan pendapatan asimetris dari Freeport ini, berguna pula bagi dana awal untuk Dana Abadi Pemda, sebagaimana amanat Pasal 164 Pembentukan Dana Abadi dalam UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Penggunaan Dana Abadi ini di 6 Provinsi di Tanah Papua, diarahkan dengan rencana kerja yang tepat dan indikator kinerja yang terukur. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: (SDA) di Tanah PapuaKomite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (Komite Eksskutif Papua)Prabowo SubiantoVelix Wanggai
ShareTweetSend

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Presiden Prabowo Tinjau Teknologi BRIN, Dari Air Darurat hingga Satelit

Agustus 9, 2026
Amerika Serikat Kembalikan Artefak Budaya Papua kepada Presiden Republik Indonesia

Amerika Serikat Kembalikan Artefak Budaya Papua kepada Presiden Republik Indonesia

Juli 24, 2026
Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Juli 10, 2026

Presiden Prabowo Tegaskan TNI dan Polri Tak Boleh Backing Aktivitas Illegal

Mei 16, 2026

Indonesia dan Rusia Perkuat Kerjasama Energi, Antariksa Hingga Pendidikan

April 14, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?