• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Presidensi P20 RI Hasilkan Chair’s Summary

Presidensi P20 RI Hasilkan Chair’s Summary

Oktober 8, 2022
Asu Usul Sengketa West Papua pada tahun 1950-1962

Asu Usul Sengketa West Papua pada tahun 1950-1962

Oktober 1, 2026
Presiden Prabowo Beri Bintang Mahaputera Adipurna Kepada Listyo Sigit

Presiden Prabowo Beri Bintang Mahaputera Adipurna Kepada Listyo Sigit

Oktober 1, 2026
ADVERTISEMENT
Bahlil Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Ini Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet ke-7 Prabowo

Bahlil Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Ini Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet ke-7 Prabowo

Oktober 1, 2026
Ingatkan PI 10 Persen, Dr. Filep : BP Tangguh Perlu Beri Penjelasan secara Terbuka

Ingatkan PI 10 Persen, Dr. Filep : BP Tangguh Perlu Beri Penjelasan secara Terbuka

Oktober 1, 2026
Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Ketua Dewan Ajak Jaga Persatuan dan Perkuat Sinergi

Pimpinan DPRD Kota Batam Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Ketua Dewan Ajak Jaga Persatuan dan Perkuat Sinergi

Oktober 1, 2026
Sambut Aksi Unjuk Rasa Pekerja, Ketua DPRD Kota Batam Terbitkan Rekomendasi Dukungan

Sambut Aksi Unjuk Rasa Pekerja, Ketua DPRD Kota Batam Terbitkan Rekomendasi Dukungan

Oktober 1, 2026
Indonesia Bertangungjawab Memerdekakan Papua Berdasarkan Perjanjian Roma 30 September 1962

Indonesia Bertangungjawab Memerdekakan Papua Berdasarkan Perjanjian Roma 30 September 1962

Oktober 1, 2026
DANA HONOR BOS SMK 2 TAMAN SISWA PEMATANGSIANTAR CAPAI Rp828,8 JUTA, FMP3 MINTA KETERBUKAAN DAN KLARIFIKASI

DANA HONOR BOS SMK 2 TAMAN SISWA PEMATANGSIANTAR CAPAI Rp828,8 JUTA, FMP3 MINTA KETERBUKAAN DAN KLARIFIKASI

Oktober 1, 2026
Seorang Ibu Meninggal di Kaimana, DPR Otsus : Pangkas Proses Administrasi Rujukan

Seorang Ibu Meninggal di Kaimana, DPR Otsus : Pangkas Proses Administrasi Rujukan

Oktober 1, 2026
Presiden Prabowo Usulkan Suyudi, DPR RI Berhentikan Listyo jadi Kapolri

Presiden Prabowo Usulkan Suyudi, DPR RI Berhentikan Listyo jadi Kapolri

Oktober 1, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Kamis, Oktober 1, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Presidensi P20 RI Hasilkan Chair’s Summary

[Politik]

Oktober 8, 2022
in News, Politik
0
0
SHARES
30
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Meski tidak ada join statement, the 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit (P20) yang digelar di Indonesia menghasilkan outcome document berupa Chair’s Summary.

Presidensi Indonesia dalam forum parlemen negara anggota G20 itu menghasilkan sejumlah pesan yang dapat menjadi pijakan dunia dalam mengatasi berbagai persoalan global.

“Kami menyepakati tidak ada join statement, tapi semua pendapat dan masukan serta komitmen-komitmen dalam P20 sudah dicatat,” kata Puan usai menutup P20 Summit di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (7/10).

Chair’s Summary tersebut didapat setelah pimpinan parlemen G20 mengikuti 4 sesi diskusi terkait isu-isu prioritas mulai dari pembangunan berkelanjutan, green economy, ketahanan pangan dan energi serta tantangan ekonomi, hingga kesetaraan gender. Menurut Puan, pesan dari P20 akan disampaikan kepada para pemimpin negara-negara G20.

“Sehingga dapat menghasilkan rumusan kebijakan global yang bermanfaat dan dapat terimplementasikan secara konkret dan nyata demi kemakmuran rakyat bersama,” ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan resmi menutup perhelatan P20 siang tadi yang sekaligus mengakhiri keketuaan Indonesia di P20 pada tahun 2022. Selama dua hari penyelenggaraan P20, para pimpinan parlemen negara anggota G20 disebut berdiskusi dengan hangat dan konstruktif.

“Seluruh rangkaian acara telah berjalan dengan lancar selama dua hari ini. Kami berdiskusi mewakili suara rakyat global, serta menegaskan komitmen kami untuk dunia yang lebih baik,” tegas Puan.

Perhelatan P20 mengusung tema ‘Stronger Parliament for Sustainable Recovery’ di mana beberapa isu besar yang dibahas para pimpinan parlemen anggota G20 adalah terkait kerangka pemulihan global, pencapaian pembangunan berkelanjutan, dan upaya mengatasi berbagai tantangan global.

Puan pun merinci beberapa hal yang menjadi perhatian peserta P20. Pertama mengenai penggunaan teknologi dan inovasi serta peningkatan peran SMEs yang lebih signifikan dalam global value chain untuk pemulihan ekonomi. Kemudian terkait transisi energi serta pendanaan dan kerja sama guna pencapaian pembangunan berkelanjutan dan juga pengendalian perubahan iklim, khususnya dukungan bagi negara berkembang.

Lalu soal diperlukannya penekanan pada realisasi komitmen yang telah dibuat dalam bentuk aksi nyata dalam pengendalian perubahan iklim. Poin terakhir adalah tentang kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dan partisipasi pemuda sebagai bentuk dari social inclusion.

“Upaya ini harus tercermin dalam setiap proses pengambilan keputusan dalam struktur sosial, politik dan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Puan yang menjadi chair pada setiap sesi diskusi mengatakan, para parlemen dunia sepakat penguatan peran parlemen merupakan solusi dalam menghadapi situasi global yang sulit. Sebab parlemen yang kuat adalah kunci untuk mewujudkan demokrasi dan kesejahteraan rakyat dengan mengedepankan kerjasama dengan pemangku kepentingan yang lain.

“Para peserta mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam P20 Summit di mana semua pihak dapat duduk bersama, terbuka dan berdialog memecahkan masalah global. Kerja sama tidak hanya antar pemerintah, namun juga parlemen, swasta, akademisi, ataupun masyarakat sipil,” terang Puan.

Mantan Menko PMK ini mengatakan, seluruh negara anggota G20 hadir digelaran P20 di Indonesia. Menurut Puan, 19 perwakilan pimpinan parlemen negara G20 datang untuk mewakili suara rakyat global dan menyampaikan aspirasi agar adanya harapan baru dalam tata dunia yang lebih sejahtera bagi masyarakat internasional. P20 juga mengundang perwakilan organisasi internasional serta peninjau dari negara-negara di luar G20.

“Dari hasil diskusi, semua negara G20 dan tamu-tamu negara yang datang berkomitmen bagaimana kita bisa bekerja bersama menciptakan perdamaian dunia,” ungkapnya.

Pertemuan P20 disebut juga membawa harapan bahwa pasca pandemi Covid-19, agara tidak ada satu negara pun yang akan ditinggal. Puan menyebut, parlemen negara G20 sepakat saling bekerja sama mengatasi persoalan-persoalan global.

“Artinya semua negara saling membantu karena tidak akan mungkin satu negara bisa survive pasca pandemi Covid ini di urusan ekonomi, perdagangan dan sosial, jika hanya sendirian,” ujarnya.

Ditambahkan Puan, parlemen-parlemen G20 juga menyepakati komitmen terkait pasokan energi dan ketahanan pangan. P20 Summit juga menghasilkan komitmen agar dalam menuju tahun 2023, tidak ada negara yang kesulitan mendapatkan pangan bagi rakyatnya.

“Juga bagaimana kemudian kami mendukung mendorong agar jangan sampai dalam masalah keamanan, keselamatan dan urusan pangan ini, kemudian perempuan dan anak menjadi korban yang terbesar,” urai Puan.

“Semua kami sampaikan tentu saja dengan cara dan pandangan yang berbeda beda. Dalam semua sesi kami menyepakati bahwa tidak ada negara yang saling menyerang, tidak ada negara yang saling menyalahkan,” imbuh cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Meski begitu, diskusi dalam P20 mempersilakan semua negara menyatakan pendapatnya sesuai dengan harapan, cita-cita serta tujuan negara masing-masing. Pertemuan parlemen G20 juga turut membahas konflik Rusia dan Ukraina sekalipun bukan dalam forum khusus.

“Walaupun tidak tercapai kesepakatan soal mereka, tapi DPR RI berhasil mendudukan 2 pimpinan parlemen Rusia dan Ukraina. Mudah-mudahan ini jadi awal dialog berikutnya menuju perdamaian Rusia dan Ukraina,” ucap Puan.

Outcome document berupa Chair’s Summary akan dibawa ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan digelar bulan November mendatang di Bali di mana Indonesia memegang presidensi. Menurut Puan, poin-poin yang tertuang dalam outcome document merupakan wujud komitmen bersama para pemimpin parlemen negara-negara G20 yang akan menjadi masukan dalam KTT G20.

Di sela-sela perhelatan P20, Puan juga melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pimpinan parlemen negara anggota G20 seperti Australia, Rusia, Singapura, Uni Emirat Arab, China, Azerbaijan, Turki, Ukraina, Amerika, Belanda, Korea Selatan, dan India, serta IPU. DPR sebagai tuan rumah pun turut memfasilitasi pertemuan bilateral antara pimpinan parlemen negara G20.

“Dalam pertemuan tersebut saya sampaikan apresiasi atas hubungan bilateral kami yang selama ini berjalan dengan baik dan cukup erat di tengah-tengah keadaan global saat ini,” ucap Puan.

“Saya juga mendorong agar kerja sama di berbagai bidang seperti ekonomi, perdagangan, kesehatan, pendidikan, turisme, dapat lebih diperkuat dan ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Selain itu, Chair’s Summary akan menjadi rujukan bagi parlemen negara-negara G20 dalam menyusun legislasi sekaligus menjadi referensi bagi pelaksanaan pertemuan P20 tahun 2023 yang akan diketuai oleh Parlemen India. Berikut catatan dalam outcome document hasil P20 Summit di Indonesia:

1. Multilateralisme merupakan kanal paling efektif untuk mengatasi ragam tantangan global bersama.

2. Perang dan konflik bersenjatan merupakan ancaman atas keamanan dan tatanan global serta membawa dampak negatif terhadap ketahanan pangan, ketahanan energi, dan perekonomian global.

3. Mendesak negara-negara G20 untuk melipatgandakan upaya dalam mengatasi perbedaan, mempromosikan perdamaian, dan memperkuat pemulihan ekonomi.

4. Perlunya sarana pembiayaan yang efektif dan inovatif, termasuk keuangan campuran, untuk membantu mempersempit kesenjangan keuangan SDG.

5. Perlunya ekonomi digital yang inklusif, terbuka, adil, dan tidak diskriminatif dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi harus sejalan dengan penanganan perubahan iklim.

6. Pentingnya realisasi komitmen negara-negara maju untuk segera memenuhi target USD 100 miliar/tahun hingga 2025 serta komitmen untuk transfer teknologi ke negara-negara berkembang.

7. Urgensi kesetaraan gender yang dapat mewujudkan kemakmuran yang lebih besar dan pembangunan berkelanjutan untuk semua.

8. Parlemen yang kuat adalah kunci bagi demokrasi yang kuat dan untuk memastikan bahwa kesejahteraan dan kesejahteraan warga negara berada di pusat pembuatan kebijakan dan legislasi.

(Jawa Pos)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Chair’s Summaryparlemen G20Puan Maharani
ShareTweetSend

Related Posts

Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

Ketua DPR RI : Ambang Batas Parlemen Threshold 5 Persen Masih Menunggu Pembahasan Resmi

September 22, 2026
Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Puan Tegaskan Gedung Parlemen Terbuka untuk Terima Aspirasi Masyarakat

Agustus 28, 2026
Ketua DPR Dorong Penetapan Komisaris BUMN Berdasarkan Profesionalisme dan Kompetensi

Ketua DPR Dorong Penetapan Komisaris BUMN Berdasarkan Profesionalisme dan Kompetensi

Juli 3, 2026

Puan Tegaskan Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

April 16, 2026

Puan Harap BP BUMN Berperan Sebesar-besarnya untuk Kesejahteraan Rakyat Sesuai Arahan Presiden

Oktober 3, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?