• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sampah Luar Angkasa Bertabrakan dan Dekati Bumi Jumat

Sampah Luar Angkasa Bertabrakan dan Dekati Bumi Jumat

Oktober 16, 2020
Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Menkum Manfaatkan Media Sosial untuk Tampung Keluhan Pelayanan Publik

Mei 25, 2026
Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Ahmad Doli: Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Mei 25, 2026
ADVERTISEMENT
Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Kompolnas Dorong Polda Metro Jaya Tindak Tegas Pelaku Begal

Mei 25, 2026
Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Wakil Ketua MPR  Dukung Orang Tua  Batasi Media Sosial bagi Anak

Mei 25, 2026
Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Ketua Komisi XI Sebut JFF 2026 Jadi Sarana Antisipasi Bias Informasi

Mei 25, 2026
Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Wamenkomdigi: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Fleksibel Hadapi Perkembangan Teknologi

Mei 25, 2026
BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

BMKG Ingatkan Warga Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Kota Besar Indonesia

Mei 25, 2026
Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Kemenko Kumham Imipas Raih Penghargaan Best Integrated Digital Innovation for Public Service

Mei 25, 2026
Bupati JTP Hutabarat Serius Kembangkang Pariwisata Pulau Sibandang-Muara, Sukses Laksanakan SAfest 202

Bupati JTP Hutabarat Serius Kembangkang Pariwisata Pulau Sibandang-Muara, Sukses Laksanakan SAfest 202

Mei 25, 2026
La Ode Resmi Deklarasikan Calon Ketua Umum Siap Pimpin Kosgoro 57

La Ode Resmi Deklarasikan Calon Ketua Umum Siap Pimpin Kosgoro 57

Mei 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ragam Info

Sampah Luar Angkasa Bertabrakan dan Dekati Bumi Jumat

[Ragam Info]

Oktober 16, 2020
in Ragam Info
0
0
SHARES
121
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Ilustrasi sampah di luar angkasa. (Dok. NASA)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Sampah-sampah luar angkasa yang sudah lama menumpuk dilaporkan akan saling bertabrakan. Sampah-sampah itu meluncur untuk saling menabrak dan mendekati bumi pada Jumat (16/10/2020) pukul 00.56 GMT atau 7.56 WIB.

Menurut laporan LeoLabs, perusahaan pelacakan yang berbasis di California, Amerika Serikat (AS), pertemuan itu akan berlangsung 616 mil (991 kilometer) di atas Samudera Atlantik Selatan yang berlokasi tak jauh dari pantai Antartika.

Mengutip Space, perhitungan terbaru LeoLabs, probabilitas tabrakan lebih dari 10 persen. Angka ini termasuk tinggi mengingat massa gabungan benda-benda itu sekira 6.170 Ibs (2.800 kilogram) dan mereka akan meluncur dengan kecepatan relatif 32.900 mph (52.950 km per jam).

“Peristiwa ini terus berisiko sangat tinggi dan kemungkinan akan tetap seperti ini selama waktu pendekatan terjadi,” tulis LeoLabs lewat akun twitter.

Hal yang sama juga disampaikan astronom dan pelacak satelit, Jonathan McDowell. Ia mengidentifikasi dua objek tersebut sebagai Satelit Navigasi Soviet yang telah mati dan dikenal sebagai Parus atau Kosmos 2004 dan roket Stage milik China.

Pada Februari 2009, satelit komunikasi operasional Iridium 33 bertabrakan dengan satelit militer Rusia Kosmos 2251 yang telah mati. Tabrakan itu menghasilkan 1.800 keping puing yang dapat dilacak pada Oktober berikutnya.

Manusia juga pernah memunculkan awan puing besar secara sengaja pada masa uji antisatelit pada 2007 dan 2019 yang masing-masing dilakukan oleh China dan India. Peristiwa potensi terjadinya tabrakan puing-puing ini akan meningkatkan ancaman bagi penerbangan luar angkasa.

Sampah luar angkasa bertambah pasca peluncuran Sputnik 1

Melansir Live Science, sampah luar angkasa dari bumi terus bertambah pasca peluncuran Sputnik 1, satelit buatan pertama yang diorbitkan pada Oktober 1957.

Laporan tahunan dari Badan Antariksa Eropa (ESA) menyebut semakin banyak objek mati yang memenuhi ruang di dekat Bumi dan meningkatkan risiko tabrakan satu sama lain. Ketika satelit ini saling bertabrakan, mereka akan jatuh dan pecah, menghasilkan lebih banyak lagi puing-puing ruang angkasa.

ESA menegaskan mereka tidak hanya menyaksikan dua satelit besar mati yang hampir bertabrakan, tetapi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) harus melakukan manuver darurat tiga kali untuk menghindari bertabrakan dengan puing-puing ruang angkasa.

ADVERTISEMENT

Kendati demikian menurut laporan ESA, tabrakan tersebut tidak menjadi masalah besar. Dalam 10 tahun terakhir, tabrakan hanya menyebabkan 0,83 persen dari semua peristiwa fragmentasi.

“Penyumbang terbesar masalah puing-puing luar angkasa saat ini adalah ledakan di orbit, yang disebabkan oleh sisa energi bahan bakar dan baterai pesawat ruang angkasa dan roket,” kata Holger Krag, Kepala Program Keamanan Luar Angkasa ESA.

Identifikasi dan Mitigasi Sampah Antariksa

Masalah sampah antariksa pertama kali diangkat pada 1960-an, tetapi butuh waktu lama untuk mengidentifikasi dan menerapkan langkah-langkah mitigasi. Sekarang, negara antariksa jauh lebih baik dalam merencanakan apa yang akan terjadi pada satelit dan roket di akhir misi mereka.

Selama beberapa dekade, pendorong roket ditinggalkan begitu saja begitu mereka mengirimkan muatan mereka ke orbit rendah Bumi. Beberapa booster yang dibuang itu telah ada selama beberapa dekade.

Kabar baiknya adalah, dalam dekade terakhir, telah terjadi peningkatan jumlah negara penjelajah antariksa yang mematuhi pedoman internasional soal sampah atau puing-puing ruang angkasa.

StarLink SpaceX sendiri telah menempatkan ratusan satelit di orbit rendah Bumi. Jadi, kata ESA, siapa pun harus mau menjaga sudut kecil ruang angkasa sebersih mungkin.

Saat ini ESA secara aktif bekerja mengatasi sampah luar angkasa ini. Mereka telah menugaskan proyek untuk mencoba mengumpulkan puing-puing ruang angkasa, dengan bukti konsep yang akan diluncurkan pada 2025.

Mereka juga mencoba mengembangkan teknologi untuk mengotomatiskan manuver penghindaran tabrakan, sehingga manusia tidak perlu melacak dan mengontrol setiap peralatan atau satelit yang dinonaktifkan di ruang rendah Bumi.

“Puing-puing ruang angkasa menimbulkan masalah bagi lingkungan dekat Bumi dalam skala global, yang telah disumbangkan oleh semua negara penjelajah ruang angkasa,” tulis ESA. (BM)

Sumber: CNN Indonesia

 

Komentar Facebook

Tags: BumiLuar AngkasaRagam Info
ShareTweetSend

Related Posts

Ternyata Segini Harga Tiket yang Harus Dibayar untuk Wisata Luar Angkasa

Ternyata Segini Harga Tiket yang Harus Dibayar untuk Wisata Luar Angkasa

Juli 22, 2021
Dampak Mengerikan Jika Jarak Bulan Lebih Dekat ke Bumi!

Dampak Mengerikan Jika Jarak Bulan Lebih Dekat ke Bumi!

Juli 21, 2021
Ambisi! Richard Branson Ingin Bangun Hotel Mewah di Bulan

Ambisi! Richard Branson Ingin Bangun Hotel Mewah di Bulan

Juli 15, 2021

Waspadai! Ini 7 Tanda Tubuh Kebanyakan Makan Garam

Juni 19, 2021

Kolesterol Tinggi? Ini 3 Gejala yang Ditemukan pada Mata

Juni 19, 2021
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?