• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sebanyak 114 Imigran Etnis Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh

Sebanyak 114 Imigran Etnis Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh

Maret 7, 2022
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
ADVERTISEMENT
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026
Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026
BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Solar Subsidi Habis Pukul 07.30, Antrean Kendaraan Mengular 200 Meter di SPBU 54.671.37 Pandaan

Juni 25, 2026
Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Pansus DPRD Batam Kebut Pembahasan Revisi Perda Pengelolaan Sampah

Juni 25, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 25, 2026
Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Dari RDPU Komisi IV DPRD Kota Batam, Mahasiswa Hukum UPB Ungkap Lemahnya Penegakan Perda Ketertiban Sosial di Lokalisasi Sintai

Juni 25, 2026
Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Pansus Ranperda PSU Perumahan Gelar Rapat Finalisasi, Segera Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan

Juni 25, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Sebanyak 114 Imigran Etnis Rohingya Terdampar di Bireuen Aceh

[Nasional]

Maret 7, 2022
in Nasional
0
0
SHARES
71
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

Ratusan etnis Muslim-Rohingya yang terdampar di perairan Aceh, Minggu, 6 Maret 2022. (Courtesy: Panglima Laot Bireuen)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Ratusan pengungsi Rohingya kembali terdampar di perairan Aceh dalam upaya mereka untuk meninggalkan tempat asalnya yang dilanda konflik.

Panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus, mengatakan sebanyak 114 imigran etnis Muslim-Rohingya tiba di Pantai Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Minggu (6/3) kemarin. Ratusan etnis Muslim-Rohingya itu pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat.

“Mereka mendarat sendiri lewat muara Kuala Raja Kabupaten Bireuen. Pada saat itu ada nelayan kami mau ke laut tiba-tiba melihat ada orang banyak duduk di dekat pantai. Ternyata etnis Rohingya,” kata Badruddin kepada VOA, Senin (7/3).

Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Surat Kepercayaan Enam Duta Besar Negara Sahabat

Badruddin menjelaskan, ratusan etnis Muslim-Rohingya itu terdiri dari 58 laki-laki, 21 perempuan, dan 35 anak-anak. Menurut pengakuan pengungsi Rohingya tersebut, mereka telah berlayar di laut setidaknya selama 25 hari tanpa makanan yang cukup bersama rombongan dua kapal lain. Namun, hanya satu kapal yang menepi ke bibir pantai perairan Bireuen.

“Ada tiga kapal tapi mereka berpisah dengan dua kapal lain. Lalu, mereka merapat ke Bireuen,” jelasnya. Kedatangan rombongan etnis Muslim-Rohingya itu bukan yang pertama di Biruen.

Badruddin menjelaskan 114 etnis Muslim-Rohingya yang tiba kali ini merupakan kali ketiga pengungsi asal etnis yang sama di Aceh.

Baca Juga: Menaker Sebut Pencairan JHT Dikembalikan ke Permenaker 19/2015

Saat ini ratusan etnis Rohingya itu masih menjalani tes rapid antigen COVID-19 dan melakukan vaksinasi di penampungan sementara di Meunasah Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, Bireuen.

“Ini sudah tiga kali kedatangan pengungsi Etnis Rohingya. Sebelumnya di tahun 2019,” tandasnya. Kemudian, ratusan etnis Muslim-Rohingya itu diamankan pihak Polsek Jangka, TNI AL Peudada, Koramil 07 Jangka, dan perangkat desa ke Meunasah Desa Jangka Alue Buya Pasie untuk didata.

ADVERTISEMENT

Dari pemeriksaan tersebut, 74 orang di antaranya merupakan pemegang kartu Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR). Selain itu pula, 30 orang pengungsi diketahui telah memiliki kartu vaksin. Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja, dalam keterangan tertulisnya mengatakan besar kemungkinan masih ada etnis Rohingya lainnya yang terdampar di perairan Aceh.

Baca Juga: Kasad Dudung Perkenalkan Seragam Baru TNI AD

Dia pun menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen segera berkoordinasi dengan Dirjen Imigrasi untuk langkah-langkah penanganan lebih lanjut.

“Kiranya Pemkab Bireuen meminta petunjuk dari Dirjen Imigrasi. Kemudian untuk langkah awal mendirikan tenda penampungan, MCK, dan menyalurkan logistik serta sembako. Mengingat mereka (etnis Rohingya) kekurangan makanan saat di dalam kapal,” ujar Mike.

Selanjutnya, berdasarkan hasil koordinasi Pemkab Bireuen dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ratusan orang etnis Rohingya itu akan dikarantina sementara di penampungan BLK, Desa Menasah Mee Kandang, Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

Indonesia hingga saat ini masih belum meratifikasi konvensi pengungsi tahun 1951 sehingga sejumlah pengungsi dari negara lain, seperti kelompok minoritas Rohingya, yang tiba di dalam negeri menjadi tanggung jawab dari UNHCR, badan PBB yang mengurusi masalah pengungsi. (nal/SI)

 

Komentar Facebook

ShareTweetSend

Related Posts

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Pertamina Pastikan Distribusi BBM Tetap Normal, Kasus Truk Tangki di Banyuwangi Masih Diusut

Juni 25, 2026
Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Penyitaan Truk Tangki di SPBU Genteng Wetan Bikin Warga Kesulitan Solar, Konsumen Terpaksa Cari hingga Luar Kecamatan

Juni 25, 2026
Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Ketua Umum SMSI Tegaskan Program Cetak Mediator Bersertifikat Bersama Mahkamah Agung

Juni 25, 2026

Forum Pemred SMSI Jatim Resmi Dikukuhkan, Perkuat Ketahanan Media di Tengah Disrupsi Digital

Juni 25, 2026

BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Diguyur Hujan Ringan pada Kamis Pagi hingga Malam

Juni 25, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?