• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sri Lanka Terjunkan Ribuan Tentara Buru Pelaku Bom Paskah

Sri Lanka Dapat Info Aksi Teror Beberapa Jam Sebelum Kejadian

April 25, 2019
Dugaan Perundungan Siswi SMPN 12 Pematangsiantar Disorot FMP3 Minta Klarifikasi Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan

Dugaan Perundungan Siswi SMPN 12 Pematangsiantar Disorot FMP3 Minta Klarifikasi Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan

September 30, 2026
Cegah KLB Campak, Dinkes Manokwari Gelar Sosialisasi Imunisasi

Cegah KLB Campak, Dinkes Manokwari Gelar Sosialisasi Imunisasi

September 29, 2026
ADVERTISEMENT
Dokumen TKA Terverifikasi BUPP KEK Tanjung Sauh Tegaskan Komitmen Kepatuhan Keimigrasian & Pemberdayaan Tenaga Lokal

Dokumen TKA Terverifikasi BUPP KEK Tanjung Sauh Tegaskan Komitmen Kepatuhan Keimigrasian & Pemberdayaan Tenaga Lokal

September 29, 2026
APBN 2027 Resmi Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp 4.106 Triliun

APBN 2027 Resmi Disahkan, Belanja Negara Tembus Rp 4.106 Triliun

September 29, 2026
Perkuat BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun

Perkuat BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun

September 29, 2026
Mendagri Tito Memastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Dilaporkan Setiap Pekan

Mendagri Tito Memastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Dilaporkan Setiap Pekan

September 29, 2026
Menkum Siapkan Rp10 Triliun untuk Pembiayaan Kekayaan Intelektual

Menkum Siapkan Rp10 Triliun untuk Pembiayaan Kekayaan Intelektual

September 29, 2026
Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari ini 29 September 2026 Cerah Seharian

Prakiraan BMKG: Cuaca Jakarta Hari ini 29 September 2026 Cerah Seharian

September 29, 2026
Kementerian ATR/BPN Pastikan Anggaran 2027 Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Kementerian ATR/BPN Pastikan Anggaran 2027 Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

September 29, 2026
Masalah HAM di Papua, Pemerintah Indonesia Mesti Menjawab dengan Data bukan Tekanan

Masalah HAM di Papua, Pemerintah Indonesia Mesti Menjawab dengan Data bukan Tekanan

September 29, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Rabu, September 30, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

Sri Lanka Dapat Info Aksi Teror Beberapa Jam Sebelum Kejadian

[Internasional]

April 25, 2019
in Internasional
0
0
SHARES
72
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

SatukanIndonesia.com – Lembaga intelijen Sri Lanka dilaporkan baru diberi tahu langsung soal ancaman serangan teror bom pada 21 April hanya beberapa jam sebelum kejadian. Bahkan informasi itu diberikan oleh sesama badan mata-mata dari India, padahal kabar itu sudah diterima oleh dewan pertahanan negara itu sejak 4 April.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (25/04/19), laporan itu dikonfirmasi oleh tiga orang sumber yang berada di lembaga pertahanan Sri Lanka. Menurut mereka peringatan tentang ancaman teror itu baru diterima langsung dari perwira intelijen India beberapa jam sebelum kejadian.

Bahkan perwira India itu menyebut secara spesifik sasaran serangan. Kedua belah pihak membenarkan ketika dikonfirmasi, dan dibenarkan oleh salah satu sumber lain.

Sedangkan menurut seorang perwira intelijen Sri Lanka, laporan ancaman teror itu diberikan pada Sabtu (20/04/19) malam. Opsir telik sandi India menyatakan informasi yang mereka berikan sama seperti yang mereka sampaikan pada 4 April.

Laporan itu menyatakan aksi amaliyah (teror) yang akan dilakukan oleh sejumlah anggota kelompok Jemaah Tauhid Nasional (NTJ). Sepak terjang kelompok itu memang nyaris tidak pernah terdengar.

Akan tetapi entah bagaimana pemerintah Sri Lanka seolah tidak berbuat apa-apa. Alhasil, delapan bom meledak di tiga gereja, hotel, dan perumahan dan mengakibatkan 359 orang meninggal dan sekitar 500 orang luka-luka sampai saat ini.

Sejumlah menteri di kabinet Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, menuding ada pihak-pihak yang sengaja menahan informasi peringatan ancaman aksi teror itu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Lakshman Kiriella, laporan ancaman serangan teror di sejumlah gereja dan hotel diterima dari intelijen India pada 4 April. Tiga hari kemudian Presiden Maithripala Sirisena menggelar rapat Dewan Keamanan karena dia bertanggung jawab dalam bidang itu.

Sayangnya, kata Kiriella, informasi itu justru tidak disebarkan ke pejabat lain. Padahal, dilaporkan informasi itu menyebar di antara aparat keamanan pada 11 April, tetapi tidak disikapi serius.

Wickremesinghe mengaku tidak diajak rapat atau diberi laporan soal potensi ancaman itu.

“Seseorang sengaja mengendalikan informasi ini. Dewan Keamanan sudah bermain politik. Ini harus diusut,” kata Kiriella.

Terpisah, mantan panglima angkatan bersenjata sekaligus Menteri Pembangunan Daerah, Sarath Fonseka, menyatakan serangan teror itu diduga sudah direncanakan sejak tujuh sampai delapan tahun lalu.

Diduga hal ini adalah buntut dari perseteruan politik antara Sirisena dan Wickremesinghe sejak 2018. Saat itu Sirisena mengklaim Wickremesinghe bersekongkol untuk membunuhnya. Dia lantas mengangkat mantan pesaingnya di pemilu, Mahinda Rajapaksa, sebagai PM.

Akan tetapi, menurut oposisi, Sirisena mencopot Wickremesinghe karena menentang kebijakan ekonomi dan hendak mengusut dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Sirisena dalam perang sipil yang berakhir pada 2009 silam. Saat itu pemerintah menghadapi perlawanan pemberontak Macan Tamil.

Pemerintah Sri Lanka menuduh NTJ sebagai pelaku serangan bom. Namun, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim mereka bertanggung jawab atas aksi teror itu.

Aparat Sri Lanka saat ini sudah menahan hampir 60 orang yang diduga terlibat aksi teror, berbekal undang-undang darurat. Pemerintah juga menetapkan negara dalam keadaan darurat nasional.(*)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: BomBom PaskahSri Lanka
ShareTweetSend

Related Posts

Selesaikan Etape Ke-2, Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-O/UNIFIL Tiba di Sri Lanka

Selesaikan Etape Ke-2, Satgas MTF TNI KONGA XXVIII-O/UNIFIL Tiba di Sri Lanka

Desember 22, 2023
Intip Satgas KJK 2023 Rayakan Idul Fitri 1444 H Di Sri Lanka

Intip Satgas KJK 2023 Rayakan Idul Fitri 1444 H Di Sri Lanka

April 24, 2023
ISIS Klaim Serangan Bom Bandara Kabul

ISIS Klaim Serangan Bom Bandara Kabul

Agustus 27, 2021

Pejabat Kemendag AS Korban Bom Sri Lanka Meninggal

Mei 9, 2019

Sri Lanka Pulangkan 200 Ulama Asing Selepas Aksi Teror

Mei 6, 2019
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?