• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sri Mulyani Siapkan Dana PEN Rp2,38 T Buat Pesantren-Madrasah

Sri Mulyani Ungkap Syariah Bisa Jadi Katalisator Pemulihan Ekonomi Indonesia

Oktober 25, 2020
Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Jawa Timur Terkait Kasus Narkoba, Habiburokhman: Tak Intervensi Polisi

Gerindra Pecat Tiga Anggota DPRD Jawa Timur Terkait Kasus Narkoba, Habiburokhman: Tak Intervensi Polisi

November 3, 2026
Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital dan Lintas Negara

Kapolri Dorong Penelusuran Aset Kejahatan Digital dan Lintas Negara

November 3, 2026
ADVERTISEMENT
Ketua Bapemperda DPRD Jatim dan Wakil Sektertaris DPRD Jatim Yordan Bataragoa

Yordan M. Batara Goa, Merawat Konstituen dan Menjaga Kepekaan terhadap Persoalan Rakyat

November 3, 2026
Sumpah Pemuda 1928 dan Asta Cita:  Dari Ikrar Persatuan Menuju Pembuktian Indonesia Emas 2045

Sumpah Pemuda 1928 dan Asta Cita: Dari Ikrar Persatuan Menuju Pembuktian Indonesia Emas 2045

November 3, 2026
Lewat Pedang Pora, Kodam Brawijaya Sambut Pangdam Baru dan Lepas Rudy Saladin

Lewat Pedang Pora, Kodam Brawijaya Sambut Pangdam Baru dan Lepas Rudy Saladin

November 3, 2026
Kombes Pol Debby Asri Nugroho Sosok Tegas dan Humanis di Polda Sultra

Kombes Pol Debby Asri Nugroho Sosok Tegas dan Humanis di Polda Sultra

November 3, 2026
Menteri Singapura Bantah Pernyataan Bahlil soal Impor LNG Dijual lagi ke Negara Lain

Menteri Singapura Bantah Pernyataan Bahlil soal Impor LNG Dijual lagi ke Negara Lain

November 3, 2026
Sentil Pengusaha Tambang, Menteri Bahlil : Jangan Kelola SDA seperti Orang Kelaparan

Sentil Pengusaha Tambang, Menteri Bahlil : Jangan Kelola SDA seperti Orang Kelaparan

November 3, 2026
Wujudkan Polri Peduli Pendidikan, Kapolsek Shohibul Mahir ‘bantu’ Mengajar

Wujudkan Polri Peduli Pendidikan, Kapolsek Shohibul Mahir ‘bantu’ Mengajar

November 2, 2026
Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

Matangkan Porprov XV Jabar 2026, Pemkot Bekasi Siapkan Rp66 Miliar untuk Pelaksanaan dan Rp71 Miliar Bonus Atlet

November 2, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, November 3, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sri Mulyani Ungkap Syariah Bisa Jadi Katalisator Pemulihan Ekonomi Indonesia

[Ekonomi]

Oktober 25, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
29
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menkeu Sri Mulyani menyebut ekonomi syariah bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan mempercepat pemulihan ekonomi di tengah covid-19.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi syariah bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan mempercepat pemulihan ekonomi bagi Indonesia. Khususnya dari tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau covid-19.

“Ekonomi syariah mampu menjadi sumber baru pertumbuhan ekonomi nasional dan menjawab berbagai tantangan di dalam dinamika perekonomian nasional,” ujar Ani, sapaan akrabnya, di acara Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, sumber pertumbuhan baru bisa diberikan oleh sektor ekonomi syariah karena memiliki potensi dan keunikan. Hal ini tercermin dari posisi Indonesia sebagai lima besar negara produsen produk halal di dunia.

“Indonesia mengekspor ke 29 negara yang mayoritas muslim, ini masih bisa ditingkatkan. 10 produk makanan halal kita paling besar margarin yang berhubungan dengan CPO dan turunannya. Ini tentu kita punya peluang ekspor,” katanya.

Selain dari sektor riil, ia melihat potensi pertumbuhan dari ekonomi syariah juga berasal dari perkembangan jasa keuangan. Kendati porsinya masih kalah dibandingkan lembaga jasa keuangan konvensional, tapi pertumbuhannya tetap positif.

“Keunikan yang dimiliki sistem ekonomi syariah terletak pada nilai-nilai yang sejalan dengan nilai kearifan lokal masyarakat Indonesia, antara lain kejujuran, keadilan, tolong menolong, profesional, serta keberpihakan pada kelompok lemah yang diyakini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Kendati begitu, kontribusi pertumbuhan dari ekonomi syariah masih perlu dioptimalkan. Caranya dengan mengembangkan industri halal, keuangan syariah, sertifikasi produk halal, dan inovasi lain di sektor ini.

“Harapannya Indonesia menjadi produsen sekaligus pemimpin industri halal dunia. Potensi jadi produsen produk halal ini insya Allah bisa segera diwujudkan,” terang Ani.

Saat ini, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan Indonesia sudah mulai memasuki proses pemulihan dari tekanan ekonomi akibat pandemi. Hal ini tercermin dari perbaikan beberapa indikator sejalan mulai kembalinya aktivitas masyarakat.

“Perekonomian kita masih tertekan, meski sudah terlihat tanda-tanda pemulihan yang harus terus kita jaga. Penurunan outlook perekonomian Indonesia akibat covid-19 akan terus diminimalkan melalui berbagai instrumen pemerintah,” imbuh Ani.

Kementerian Keuangan setidaknya sudah menelurkan tiga paket stimulus fiskal yang dikeluarkan selama pandemi berlangsung. Pertama, stimulus sebesar Rp8,5 triliun yang diluncurkan pada Februari 2020.

ADVERTISEMENT

Anggaran ini ditujukan untuk penguatan ekonomi domestik melalui akselerasi belanja negara dan mendorong kebijakan belanja padat karya. Stimulus fiskal diberikan ke sektor industri yang terdampak.

Kedua, stimulus sebesar Rp22,5 triliun pada Maret 2020. Dana ini difokuskan untuk mendukung daya beli masyarakat dan mendorong kemudahan ekspor-impor melalui stimulus fiskal dan non-fiskal, serta kebijakan sektor keuangan.

Ketiga, stimulus sebesar Rp405,1 triliun pada Maret 2020. Stimulus ini fokus untuk kesehatan masyarakat dan perlindungan sosial, serta stabilitas sistem keuangan.

Rinciannya, dana disalurkan ke program kesehatan, jaring pengaman sosial, dukungan pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dunia usaha dan pemulihan ekonomi, serta kebijakan sektor keuangan.

Stimulus ketiga kemudian ditambah dengan akumulasi dana menjadi Rp695,2 triliun atau setara 4,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). (CNN/bm)

 

Komentar Facebook

Tags: EkonomiEkonomi SyariahPemulihan Ekonomi NasionalSri Mulyani
ShareTweetSend

Related Posts

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

Wawali Harris Bobihoe Borong Produk UMKM Hasil Tangan Terampil Emak- Emak

September 25, 2026
Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?