• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Sri Mulyani Siapkan Dana PEN Rp2,38 T Buat Pesantren-Madrasah

Sri Mulyani Ungkap Syariah Bisa Jadi Katalisator Pemulihan Ekonomi Indonesia

Oktober 25, 2020
Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Mendagri Tito Ingatkan Kepala Desa Jaga Integritas dan Kuasai Manajemen Pemerintahan

Juli 14, 2026
DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

DPR Pertimbangkan Bahas RUU Ketenagakerjaan Selama Masa Reses, Komisi IX Sebut Revisi Mendesak

Juli 14, 2026
ADVERTISEMENT
Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Komisi VII DPR: Pemerataan Akses Pembiayaan UMKM Kunci untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Juli 14, 2026
DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

DPR Targetkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Selesai Tahun Ini

Juli 14, 2026
DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

DPRD Kota Batam Terima Kunker DPRD Kabupaten Tebo, Bahas Pengelolaan PAD dan Peran BUMD

Juli 14, 2026
Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Polri Bersama Kejagung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Juli 14, 2026
Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Kemlu Sebut Tidak Ada Korban WNI dalam Kebakaran di Bangkok

Juli 14, 2026
Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Masuk Sekolah, Pastikan Kesiapan SMP Negeri Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Juli 14, 2026
Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Wali Kota Bekasi Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Kota Bekasi, Pastikan MPLS Berjalan Optimal

Juli 14, 2026
Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Tri Adhianto Resmi Buka MPLS SMPN 12 Kota Bekasi, Tekankan Sekolah Aman dan Menyenangkan

Juli 14, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juli 14, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sri Mulyani Ungkap Syariah Bisa Jadi Katalisator Pemulihan Ekonomi Indonesia

[Ekonomi]

Oktober 25, 2020
in Internasional
0
0
SHARES
28
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menkeu Sri Mulyani menyebut ekonomi syariah bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan mempercepat pemulihan ekonomi di tengah covid-19.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi syariah bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan mempercepat pemulihan ekonomi bagi Indonesia. Khususnya dari tekanan ekonomi akibat pandemi virus corona atau covid-19.

“Ekonomi syariah mampu menjadi sumber baru pertumbuhan ekonomi nasional dan menjawab berbagai tantangan di dalam dinamika perekonomian nasional,” ujar Ani, sapaan akrabnya, di acara Indonesia Menuju Pusat Produsen Halal Dunia yang diselenggarakan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sabtu (24/10/2020).

Menurutnya, sumber pertumbuhan baru bisa diberikan oleh sektor ekonomi syariah karena memiliki potensi dan keunikan. Hal ini tercermin dari posisi Indonesia sebagai lima besar negara produsen produk halal di dunia.

“Indonesia mengekspor ke 29 negara yang mayoritas muslim, ini masih bisa ditingkatkan. 10 produk makanan halal kita paling besar margarin yang berhubungan dengan CPO dan turunannya. Ini tentu kita punya peluang ekspor,” katanya.

Selain dari sektor riil, ia melihat potensi pertumbuhan dari ekonomi syariah juga berasal dari perkembangan jasa keuangan. Kendati porsinya masih kalah dibandingkan lembaga jasa keuangan konvensional, tapi pertumbuhannya tetap positif.

“Keunikan yang dimiliki sistem ekonomi syariah terletak pada nilai-nilai yang sejalan dengan nilai kearifan lokal masyarakat Indonesia, antara lain kejujuran, keadilan, tolong menolong, profesional, serta keberpihakan pada kelompok lemah yang diyakini dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Kendati begitu, kontribusi pertumbuhan dari ekonomi syariah masih perlu dioptimalkan. Caranya dengan mengembangkan industri halal, keuangan syariah, sertifikasi produk halal, dan inovasi lain di sektor ini.

“Harapannya Indonesia menjadi produsen sekaligus pemimpin industri halal dunia. Potensi jadi produsen produk halal ini insya Allah bisa segera diwujudkan,” terang Ani.

Saat ini, mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan Indonesia sudah mulai memasuki proses pemulihan dari tekanan ekonomi akibat pandemi. Hal ini tercermin dari perbaikan beberapa indikator sejalan mulai kembalinya aktivitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Perekonomian kita masih tertekan, meski sudah terlihat tanda-tanda pemulihan yang harus terus kita jaga. Penurunan outlook perekonomian Indonesia akibat covid-19 akan terus diminimalkan melalui berbagai instrumen pemerintah,” imbuh Ani.

Kementerian Keuangan setidaknya sudah menelurkan tiga paket stimulus fiskal yang dikeluarkan selama pandemi berlangsung. Pertama, stimulus sebesar Rp8,5 triliun yang diluncurkan pada Februari 2020.

Anggaran ini ditujukan untuk penguatan ekonomi domestik melalui akselerasi belanja negara dan mendorong kebijakan belanja padat karya. Stimulus fiskal diberikan ke sektor industri yang terdampak.

Kedua, stimulus sebesar Rp22,5 triliun pada Maret 2020. Dana ini difokuskan untuk mendukung daya beli masyarakat dan mendorong kemudahan ekspor-impor melalui stimulus fiskal dan non-fiskal, serta kebijakan sektor keuangan.

Ketiga, stimulus sebesar Rp405,1 triliun pada Maret 2020. Stimulus ini fokus untuk kesehatan masyarakat dan perlindungan sosial, serta stabilitas sistem keuangan.

Rinciannya, dana disalurkan ke program kesehatan, jaring pengaman sosial, dukungan pada usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dunia usaha dan pemulihan ekonomi, serta kebijakan sektor keuangan.

Stimulus ketiga kemudian ditambah dengan akumulasi dana menjadi Rp695,2 triliun atau setara 4,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). (CNN/bm)

 

Komentar Facebook

Tags: EkonomiEkonomi SyariahPemulihan Ekonomi NasionalSri Mulyani
ShareTweetSend

Related Posts

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?