• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Tajam! Rumah DP Rp0 Jadi Sorotan, PDIP-PSI Tolak Perubahan RPJMD Anies

Tajam! Rumah DP Rp0 Jadi Sorotan, PDIP-PSI Tolak Perubahan RPJMD Anies

Agustus 4, 2021
RUU Sisdiknas Harus Jamin Pemerataan Pendidikan dan Pembiayaan yang Adil

RUU Sisdiknas Harus Jamin Pemerataan Pendidikan dan Pembiayaan yang Adil

Oktober 12, 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Cartridge Vape isi Kokain, Nilainya Rp 34 Miliar

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Cartridge Vape isi Kokain, Nilainya Rp 34 Miliar

Oktober 12, 2026
ADVERTISEMENT
Menhut Raja Juli Sebut Siaga Karhutla Masih Sebulan Lagi

Menhut Raja Juli Sebut Siaga Karhutla Masih Sebulan Lagi

Oktober 12, 2026
Mendagri dan Mentan Teken Surat Edaran, Perkuat Penyuluh Pertanian untuk Swasembada Pangan

Mendagri dan Mentan Teken Surat Edaran, Perkuat Penyuluh Pertanian untuk Swasembada Pangan

Oktober 12, 2026
Gubernur DKI Tinjau Gedung Sekolah Terpadu SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jaktim

Gubernur DKI Tinjau Gedung Sekolah Terpadu SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jaktim

Oktober 12, 2026
Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Mendagri Tito Soroti Serangan Houthi di Arab Saudi, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Oktober 12, 2026
Menhub Siapkan Aturan Baru Ojol dalam Revisi UU LLAJ, Ditargetkan Berlaku Mulai 2027

Menhub Siapkan Aturan Baru Ojol dalam Revisi UU LLAJ, Ditargetkan Berlaku Mulai 2027

Oktober 12, 2026
Legislator Minta Pemerintah Jaga Defisit APBN  dan Optimalkan Penerimaan Negara

Legislator Minta Pemerintah Jaga Defisit APBN dan Optimalkan Penerimaan Negara

Oktober 12, 2026
Prakiraan BMKG: Awan Cumulonimbus Berpotensi Muncul di Sumatera hingga Papua

Prakiraan BMKG: Awan Cumulonimbus Berpotensi Muncul di Sumatera hingga Papua

Oktober 12, 2026
Terjadi Kembali Perundungan Siswa, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Terjadi Kembali Perundungan Siswa, Komisi X Dorong Perlindungan Anak dalam RUU Sisdiknas

Oktober 12, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Politik

Tajam! Rumah DP Rp0 Jadi Sorotan, PDIP-PSI Tolak Perubahan RPJMD Anies

[Politik]

Agustus 4, 2021
in Politik
0
0
SHARES
68
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta menolak perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2020 yang diajukan Gubernur DKI Anies Baswedan. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta menolak perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2020 yang diajukan Gubernur DKI Anies Baswedan. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Fraksi PDIP dan PSI DPRD DKI Jakarta menolak perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2020 yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lantaran memangkas program-program prioritas.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Gembong Warsono menilai perubahan RPJMD yang diusulkan Gubernur DKI Anies Baswedan itu bukan untuk menyikapi Pandemi Covid-19.

Perubahan, kata Gembong, dilakukan hanya untuk menutupi program-program prioritas yang gagal dikerjakan dan mencapai target dalam RPJMD 2017-2022.

“Oleh karena itu, Fraksi PDI-Perjuangan menolak rencana perubahan RPJMD dan meminta Pemprov untuk fokus pada penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Ibu Kota,” kata Gembong dalam Rapat Paripurna, Senin (2/8). Baca juga: Berburu Popularitas di Tengah Pandemi

Ia menyoroti sejumlah program dalam RPJMD 2017-2022 yang belum tercapai bahkan sebelum pandemi Covid-19 muncul. Di antaranya, kata dia, adalah program rumah DP nol rupiah.

Dalam RPJMD 2017-2020, dijanjikan sebanyak 250.000 unit rumah dp nol rupiah bakal dibangun. Namun, kata Gembong, dalam draf perubahan RPJMD target itu menyusut.

Gembong mengatakan hingga 2019 atau sebelum pandemi Covid-19, selama tiga tahun rumah yang dibangun hanya mencapai 2.774 unit, terdiri dari 790 unit rusunami DP 0 rupiah dan 1.984 unit rusunawa dari APBN.

Program lainnya yang disorot Gembong adalah normalisasi sungai untuk penanggulangan banjir Jakarta. Dalam draf perubahan RPJMD, kata normalisasi menghilang dan digantikan seluruhnya menjadi program naturalisasi sungai.

“Menghilangnya program normalisasi ini menimbulkan pertanyaan apakah Pemprov serius dalam penanggulangan banjir yang masih kerap terjadi,” ujar Gembong.

Baca juga: Survei Indostrategic: Demokrat dan PKS Mengekor di Bawah PDIP dan Gerindra!

Program lainnya, adalah OKE OCE atau One Kecamatan One Center Entrepreneur yang dijanjikan akan mencetak 361.518 wirausaha baru. Namun, hingga 2021, hanya 1.064 orang saja yang mendapat akses permodalan.

“Hanya sebanyak 0,3 persen saja, namun dalam RPJMD perubahan targetnya turun menjadi 278.971 wirausaha baru. Data di atas dapat kami simpulkan bahwa tanpa adanya pandemi pun program ini akan sulit mencapai target yang sudah dicanangkan,” katanya.

Sementara, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Anthony Winza menilai perubahan RPJMD itu hanya untuk memenuhi kebutuhan politik Anies.

“Fraksi PSI menyatakan menolak perubahan RPJMD tersebut. Kami melihat bahwa perubahan RPJMD ini untuk memenuhi kebutuhan politik Gubernur, lari dari tanggung jawab melaksanakan program dan tidak menjawab tantangan-tantangan akibat pandemi,” kata Anthony.

Menurutnya, sejumlah perubahan dalam draf RPJMD yang berhubungan dengan kebutuhan politik dan tanggung jawab Anies, antara lain perubahan target penyediaan rumah DP 0 rupiah, perubahan definisi atau indikator dalam OKE OCE, hingga penghapusan kegiatan normalisasi sungai. Baca juga: Arief Poyuono Kritik Pengecatan Ulang Pesawat Presiden, “Engga Ada Manfaatnya Bagi Masyarakat”

“Perlu diingat bahwa Pemprov DKI sangat membutuhkan normalisasi sungai untuk mengatasi banjir. Sementara itu, program naturalisasi sungai juga tidak dikerjakan,” katanya.

Pemprov DKI sebelumnya menyerahkan draf usulan perubahan RPJMD Tahun 2017-2022 kepada DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam Rapat Paripuna, Kamis (28/7).

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mengatakan perubahan itu setidaknya didasari oleh resesi yang terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

(nal/SI), (yoa/cnn)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Anies BaswedanDKI JakartaDPRD DKI Jakartapdip-psirpjmd dki jakarta
ShareTweetSend

Related Posts

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Perkuat Pembiayaan Pembangunan Jangka Panjang,  Pemprov DKI Ajukan Pembentukan Dana Cadangan Daerah

Oktober 2, 2026
DTKJ Usulkan  Mikrotrans JakLingko Tarif Rp2.000, MTZ: Seribu Saja Cukup

DTKJ Usulkan Mikrotrans JakLingko Tarif Rp2.000, MTZ: Seribu Saja Cukup

Juli 6, 2026
DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

DKI Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia

Juni 21, 2026

BMKG: Jakarta Diguyur Hujan Ringan hingga Lebat pada Jumat Sore dan Malam

Mei 22, 2026

Bapemperda DKI Jakarta Targetkan Rampungkan 13 Perda pada Tahun 2026

Agustus 20, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?