
JAYAPURA, satukanindonesia.com – Tentara Pembebasan Nasional Papua (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo dengan tegas mengeluarkan warning kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan Koperasi Merah Putih di wilayah operasi TPNPB.
Hal ini dikatakan Sebby Sambom, Juru Bicara TPNPB melalui siaran pers, yang dikutip media ini, Sabtu (23/08/2025).
Ia mengatakan, instruksi atau warning tersebut dikeluarkan langsung oleh Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB sesuai laporan resmi dari Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Brigjend Elkius Kobak bersama Mayor Kopitua Heluka dan seluruh pasukan TPNPB dari medan perang di Yahukimo.
“TPNPB siap membakar seluruh aset Negara Indonesia, dan siap eksekusi pesawat-pesawat yang terlibat melakukan pendoropan pasukan militer Indonesia,”katanya.
Kata dia, Manajeman Markas Pusat Komnas TPNPB juga menginstruksikan kepada semua pasukan TPNPB di 36 Komando Daerah Pertahanan di seluruh Tanah Papua, yang sedang melakukan perang gerililya dan yang berada di kota-kota untuk menolak semua program Presiden Prabowo Subianto.
Diantaranya Koperasi Merah Putih, makanan bergizi gratis (MBG), program strategis Nasional dan program transmigrasi di Tanah Papua.
“Program Prabowo Subianto di atas Tanah Papua kami (TPNPB) dengan tegas menolak, dan siap melakukan pembakaran dan eksekusi aset Negara Indonesia diatas Tanah Papua. Dan menuntut kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera kembalikan hak kadaulatan bangsa Papua yang telah dirampok selama 64 tahun, yang mengakibatkan terjadinya Genosida bagi rakyat Papua,”tegas Jubir TPNPB.
Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB menegaskan, Presiden Prabowo Subianto bahwa kemerdekaan Bangsa Papua bukan sesuatu alat tawar-menawar dengan gula-gula Jakarta seperti pembangunan, kesejahteraan dan sebagainnya.
“Tetapi hak kemerdekaan kami sebagai suatu bangsa dan negara yang diakui oleh dunia Internasional. Itu yang harus dikembalikan! demi keamanan bersama, jika Pemerintah Indonesia masih saja merampok hak kemerdekaan kami. Maka perang yang berkepanjangan dikawasan Pasifik antara TPNPB dengan Militer Pemerintah Indonesia akan terjadi sampai dunia kiamat,”tegasnya.
“Kami juga menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan rakyat Indonesia pecinta demokrasi dan hak asasi manusia bahwa negara Indonesia yang seluas ini tidak dapat disejahterakan jika petinggi negara Indonesia masih saja melindungi koruptor dan tikus-tikus berdasi. Sehingga mengorbankan rakyat yang menjadi tulang punggung negara Indonesia,”
Dlam kesmpatan ini, kata Sambom, manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB menghimbau kepada setiap suku bangsa diluar pulau Jawa untuk segera mendirikan Negara sendiri.
Perlu diketahui, penanggungjawab Komando Markas Pusat Komando Nasional TPNPB Jenderal Goliat Tabuni (Panglima Tinggi TPNPB), Letnan Jenderal Melkisedek Awom
(Wakil Panglima TPNPB), Mayor Jenderal Terianus Satto (Kepala Staf Umum TPNPB), dan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen (Komandan Operasi Umum TPNPB). [**/GRW]













