• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
Usai Aksi Massa, Wamendagri Ingatkan Pemda untuk Pulihkan Kondisi 

Usai Aksi Massa, Wamendagri Ingatkan Pemda untuk Pulihkan Kondisi 

September 5, 2025
Eks Jampidsus Kejagung Republik Indonesia Febrie Adriansyah sebagai Tersangka

Eks Jampidsus Kejagung Republik Indonesia Febrie Adriansyah sebagai Tersangka

Juli 17, 2026
DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu

DLH Kota Bekasi Respons Cepat Pengduan Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu

Juli 17, 2026
ADVERTISEMENT
Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sumur Batu, DLH Kota Bekasi Lakukan Investigasi

Dugaan Pencemaran Lingkungan di Sumur Batu, DLH Kota Bekasi Lakukan Investigasi

Juli 17, 2026
KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

KPK RI Ajak Mahasiswa Awasi Pengelolaan Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
Maraknya OTT Kepala Daerah, Mendagri: Mereka Bukan Anak Kecil, Tak Bisa Diawasi 24 Jam

Maraknya OTT Kepala Daerah, Mendagri: Mereka Bukan Anak Kecil, Tak Bisa Diawasi 24 Jam

Juli 17, 2026
Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Jaga Demo Mahasiswa di Monas 4.132 Aparat Gabungan Dikerahkan

Juli 17, 2026
Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Indonesia – Iran Perkuat Kerja Sama Vokasi dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Juli 17, 2026
Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Komisi Yudisial Dorong Penguatan Perlindungan Hakim dan Keamanan Pengadilan

Juli 17, 2026
TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

TNI AL dan BI Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pastikan Uang layak Edar di Wilayah 3T Kalimantan Selatan

Juli 17, 2026
KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

KPK Perkuat Sistem Pencegahan Korupsi Dana Otsus Papua

Juli 17, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

Usai Aksi Massa, Wamendagri Ingatkan Pemda untuk Pulihkan Kondisi 

[Nasional]

September 5, 2025
in Nasional
0
0
SHARES
11
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto/ANTARA

Jakarta, satukanindonesia.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, mengingatkan pentingnya bagi pemerintah daerah untuk segera melakukan pemulihan kondisi setelah berlangsungnya aksi massa di sejumlah wilayah pada minggu lalu.

“Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah melakukan pemetaan data kerusakan di seluruh Indonesia, termasuk langkah-langkah yang harus ditempuh untuk pemulihan,” kata Bima dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Dalam Rapat Koordinasi Kondisi Terkini Kabupaten Cirebon di Kantor Bupati Cirebon, Jawa Barat, Rabu (3/9/2025), Bima menyinggung insiden yang sempat terjadi di Kabupaten Cirebon, ketika gedung DPRD menjadi sasaran pembakaran, sehingga mengakibatkan kerusakan gedung yang perlu segera dipulihkan oleh jajaran Pemkab Cirebon.

“Menteri Dalam Negeri, Pak Prof. Tito Karnavian, menyampaikan salam kepada Pak Bupati beserta jajaran, disertai rasa prihatin apa yang baru saja terjadi di Kabupaten Cirebon. Pak Menteri meminta saya untuk menyampaikan beberapa hal penting terkait dengan apa saja yang harus menjadi atensi dari kita semua,” kata Bima.

Wamendagri menyatakan,  Kemendagri telah memetakan kerusakan di seluruh Indonesia, termasuk langkah-langkah yang harus ditempuh untuk pemulihan. Berdasarkan data yang dikantongi, banyak gedung dan fasilitas publik yang mengalami kerusakan.

“Kita lihat bahwa banyak fasilitas publik yang dirusak. Di Jakarta itu paling banyak, halte bus, dan lain-lain, termasuk gerbang tol. Namun di banyak daerah yang menjadi sasaran kerusakan itu adalah kantor-kantor pemerintahan, DPRD, kemudian juga fasilitas milik pemerintah, mobil, dan lain-lain,” ungkapnya.

Untuk itu, Bima Arya Sugiarto menekankan ada tiga hal utama yang menjadi arahan Mendagri Tito Karnavian. Pertama, Pemkab Cirebon diminta segera melakukan rekapitulasi dampak kerusakan, khususnya pada kantor DPRD dan fasilitas umum.

Rekapitulasi itu harus mencakup rencana pemulihan serta kebutuhan anggaran, termasuk melihat kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam menanganinya.

“Nah mudah-mudahan [APBD] Kabupaten Cirebon mampu gitu. Tapi kalau tidak ya silakan dilaporkan. Nah baru kemudian nanti dikoordinasikan dengan Pak Gubernur atau apakah yang bisa dibantu oleh pihak-pihak lain, CSR, dan lain-lain,” ujar Wamendagri.

Kedua, Pemkab Cirebon perlu bergerak cepat memperbaiki fasilitas umum. Bima Arya Sugiarto menekankan, perbaikan yang dilaksanakan sesegera mungkin tidak hanya membuat fasilitas kembali berfungsi, tetapi juga menghilangkan kesan mencekam. Oleh karena itu, pemulihan harus dipercepat.

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah bergerak cepat untuk melakukan pemulihan, karena itu arahan Pak Menteri semaksimal mungkin diupayakan agar bangunan yang rusak itu bergerak cepat untuk diperbaiki dan dirapikan,” tegasnya.

Ketiga, Pemkab Cirebon diminta untuk menggali dan memahami aspirasi masyarakat yang menjadi pemicu aksi, baik terkait isu nasional maupun kebijakan lokal. Bima menegaskan, akar persoalan harus diidentifikasi dengan tepat agar bisa ditindaklanjuti melalui dialog dan penyelesaian yang relevan.

“Ini kalau kita diskusikan akar persoalannya itu banyak ya. Tetapi intinya, Pak Menteri meminta agar seluruh jajaran pemerintahan tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang bisa memicu tindakan-tindakan ketidakpuasan (publik),” tuturnya.

Sebagai informasi, Rakor itu turut dihadiri oleh Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Cirebon Kombes Pol. Sumarni, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Cirebon Yudhi Kurniawan, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Cirebon.(***)

Komentar Facebook

Tags: Bima Arya SugiartoPemdaPulihkan KondisiWakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)
ShareTweetSend

Related Posts

Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Mendagri Tito Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali

Juli 15, 2026
Mendagri Tito Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Mendagri Tito Minta Pemda dan Dekranasda Aktif Gali Potensi Kerajinan Lokal

Juli 12, 2026
Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Perkuat Ekosistem Pendidikan

Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Pemda Perkuat Ekosistem Pendidikan

Juli 9, 2026

Wamendagri Sebut Tata Ruang yang Baik Diperlukan untuk Kembangkan Potensi Kepri

Juli 8, 2026

Wamendagri Ingatkan Pemda Prioritaskan Urusan Pendidikan

Juli 3, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?