• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

Agustus 25, 2021
Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Lapas Kelas IIA Batam Berikan Remisi Khusus Bagi 15 Warga Binaan yang Beragama Buddha Pada Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026

Mei 31, 2026
Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Dalam Rangka Hari Lahir Pancasila PDI Perjuangan Kota Batam Gelar Upacara Bendera Kebangsaan dan Sambut Bulan Bung Karno

Mei 31, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

DPRD Batam Mulai Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Warga

Mei 31, 2026
Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Komisi II DPR Gandeng China Perkuat Kerjasama Pembangunan dan SDM Daerah

Mei 31, 2026
Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Anggota DPR Komisi XI Minta Pemerintah dan BI Jaga Kepercayaan Investor Domestik

Mei 31, 2026
Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Rano Karno: Pemprov DKI Dukung Kegiatan Keagamaan untuk Perkuat Toleransi di Jakarta

Mei 31, 2026
Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Plh. Wali Kota Bekasi Serahkan Bantuan Sapi Qurban Presiden di Masjid Al Mukhlisin Jatiasih

Mei 31, 2026
Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Dukung Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Mei 30, 2026
Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Meriahkan HUT Ke-499 Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Sore Hari 

Mei 30, 2026
La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama  Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

La Ode Safiul Akbar Jadi Calon Pertama Daftarkan Diri sebagai Caketum Kosgoro 1957

Mei 30, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Juni 2, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Internasional

10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

[Internasional]

Agustus 25, 2021
in Internasional
0
0
SHARES
335
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Taliban (Foto:Reuters/Stringer)
Taliban (Foto:Reuters/Stringer)

SatukanIndonesia.com – Berikut ini 10 peralatan militer paling mahal yang bernilai total lebih dari USD212 juta (Rp3 triliun), menurut laporan Juli 2021 dari Inspektur Jenderal Khusus pemerintah AS untuk Rekonstruksi Afghanistan (SIGAR).

Dalam dua dekade terakhir, AS telah menghabiskan miliaran dolar untuk melatih dan mempersenjatai pasukan militer Afghanistan dalam upaya membawa stabilitas ke negara itu.

Dengan penarikan AS dari Afghanistan, banyak peralatan telah ditinggalkan, dengan beberapa sudah jatuh ke tangan Taliban setelah kelompok itu merebut kekuasaan.

Laporan SIGAR menguraikan 10 peralatan militer termahal yang dikirimkan pada kuartal kedua tahun ini selama April dan Juni 2021:

Baca juga: Eks Pasukan Khusus AS Ajari Presiden Atasi Krisis Afghanistan

Pertama
Enam pesawat serang ringan A-29 senilai USD133.512.720 (Rp1,9 triliun).

Kedua
Hampir 200 kendaraan M1151 HMMWV senilai USD41.499.000 (Rp598 miliar).

Ketiga
Hampir 100.000 roket 2,75 inci (amunisi) senilai USD18.480.479 (Rp266 miliar).

Keempat
Lebih dari 60.000 a, munisi berdaya ledak tinggi 40mm senilai USD4.563.000.

Kelima
Total 88.709 kemeja seragam dalam berbagai ukuran senilai USD3.597.150.

Keenam
Amunisi termasuk 884.880 peluru kaliber 50 senilai USD2.703.616.

Ketujuh
Lebih dari 300 transmisi kendaraan hidrolik senilai USD2.339.584.

Kedelapan
Delapan puluh satu mesin diesel senilai USD3.145.233.

Baca juga: Cegah Pengungsi, Erdogan Telepon Tujuh Pemimpin Dunia Bahas Afghanistan

Kesembilan
Lebih dari dua juta kartrid amunisi 7,62 mm senilai USD1.511.700.

Kesepuluh
Hampir lima juta 5,56 kartrid pelatihan amunisi kosong senilai USD1.039.115.

“Dalam proses penarikan pasukan 16 bulan terakhir, Pentagon memindahkan sejumlah besar peralatannya sendiri dari Afghanistan, dan menyerahkan sebagian kepada tentara Afghanistan,” ungkap laporan AFP.

Selama beberapa pekan terakhir Taliban telah menguasai setiap senjata dan peralatan yang ditinggalkan pasukan Afghanistan yang melarikan diri.

“Segala sesuatu yang belum dihancurkan adalah milik Taliban sekarang,” ungkap seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, kepada Reuters.

Namun, masih belum jelas berapa banyak peralatan yang dipasok AS jatuh ke tangan Taliban yang mengambil alih Afghanistan jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan kekuatan Barat.

“Pejabat AS saat ini dan para mantan pejabat mengatakan ada kekhawatiran senjata itu dapat digunakan untuk membunuh warga sipil, disita kelompok ekstremis lain seperti ISIS untuk menyerang kepentingan AS di kawasan itu, atau bahkan berpotensi diserahkan kepada musuh termasuk China dan Rusia,” papar laporan Reuters.

Para ahli mengatakan situasi di Afghanistan telah menunjukkan kebutuhan AS untuk memantau lebih baik peralatan yang diberikan kepada sekutunya.

Baca juga: Putin: Kami Tak Ingin Militan Afghanistan di Rusia

Peneliti Persenjataan Konflik yang berbasis di Inggris Justine Fleischner mengatakan AS bisa berbuat lebih banyak untuk memastikan peralatan yang dikirim ke pasukan Afghanistan dipantau dan diinventarisasi dengan cermat.

Taliban juga berhasil menyita peralatan biometrik militer AS, yang memicu kekhawatiran peralatan itu dapat digunakan untuk mengidentifikasi orang-orang yang membantu pasukan asing.

(nal/SI)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: AfghanistanAmerika SerikatJual Beli Senjata Apipemerintah talibanTalibantaliban berkuasa
ShareTweetSend

Related Posts

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

Menkeu Purbaya Temui Investor Global Jamin Kondisi Fiskal Nasional

April 15, 2026
Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

Dubes Iran Sebut AS Terima 10 Syarat Negosiasi Gencatan Senjata

April 13, 2026
SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

Februari 26, 2026

Wakil Ketua Komisi I: Kesepakatan Dagang Amerika-Indonesia Perkuat Hubungan Kedua Bangsa

Februari 23, 2026

Presiden Prabowo Tiba di Indonesia Usai Bertemu Empat Negara Strategis

September 28, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?