Jakarta, SatukanIndonesia.Com – Partai Golkar menghormati usulan hak angket yang disuarakan Anggota DPR RI fraksi PDIP Masinton Pasaribu dalam Rapat Paripurna DPR, pada akhir Oktober 2023 kemarin. Meskipun, Golkar beranggapan usulan hak angket terhadap putusan MK itu cuma gimik politik.
“Saya pikir, terus kalau itu terwujud ada pengusulan hak angket, terus implikasinya juga apa? Kan tidak ada juga,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar, Maman Abdurrahman, , di Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir SinPo.id, Rabu, 1 November 2023.
“Artinya itu adalah bagian dari hak konstitusi seorang anggota dewan di parlemen dalam rangka menyampaikan pandangan-pandangan dan pendapatnya,” sambungnya.
Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan usulan tersebut, karena ia menilai usulan mengenai hak angket merupakan hal yang wajar dan merupakan hak konstitusi tiap anggota Dewan di parlemen. Terlebih kata Maman, dalam tiga bulan ke depan akan ada banyak gimik lainnya yang bermunculan.
“Jadi, kami melihatnya dalam konteks itu saja. Saya pikir silahkan saja, itu kan menjadi haknya sahabat saya Mas Masinton, kita juga enggak punya hak untuk melarang atau mendorong,” terangnya.
“Tapi yang pasti kami position Partai Golkar dan teman-teman fraksi lainnya pada posisi yang menganggap apa yang terjadi ini, ini adalah bagian dari semua proses dinamika politik dan wajar-wajar saja,” kata Maman menegaskan.
Sebelumnya, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mengajukan hak angket terhadap MK, saat interupsi di sela-sela rapat paripurna dalam Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024, kemarin Selasa 31 Oktober 2023.
Namun ia menegaskan, pernyataan tersebut tidak ada kaitannya dengan pasangan capres-cawapres manapun. Ia juga mengaku bahwa dirinya tidak berdiri di atas kepentingan partai manapun saat menyampaikan pernyataan tersebut.(***)













