• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
2 Pekan Terakhir Korban Keracunan MBG Melonjak Capai 8.649 Kasus

2 Pekan Terakhir Korban Keracunan MBG Melonjak Capai 8.649 Kasus

September 30, 2025
Penanganan Kasus Penembakan Mahasiswa Papua Diadukan ke Komnas HAM

Penanganan Kasus Penembakan Mahasiswa Papua Diadukan ke Komnas HAM

Juni 27, 2026
Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi

Ditkrimsus Polda Papua Barat Daya Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi

Juni 27, 2026
ADVERTISEMENT
Anggota DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di Batam

Anggota DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Izin Tinggal dan Aktivitas WNA di Batam

Juni 27, 2026
Hingga Juni 2026, Ditnarkoba Polda Papua Barat Bongkar 20 Kasus Narkotika

Hingga Juni 2026, Ditnarkoba Polda Papua Barat Bongkar 20 Kasus Narkotika

Juni 27, 2026
Sejumlah Pejabat Utama di Polda Papua Barat Dirotasi

Sejumlah Pejabat Utama di Polda Papua Barat Dirotasi

Juni 27, 2026
Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Militerisasi pada Ruang Sipil di Indonesia Makin Meluas

Juni 26, 2026
Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Gelar Paripurna, DPRD Kota Batam Resmi Sahkan Perda PSU Perumahan untuk Perkuat Tata Kelola Kawasan Hunian

Juni 26, 2026
Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Wujudkan Pendidikan Gratis, Pemprov Papua Tengah Anggarkan Rp77,84 Miliar

Juni 26, 2026
Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Kembali ke DPRD Jatim Lewat PAW, Andy Firasadi Siap Lanjutkan Pendampingan Hukum bagi Masyarakat Desa

Juni 26, 2026
Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Pemkot Bekasi Gandeng DPRD, dan Tokoh Bantargebang Tinjau PLTSa di China, Matangkan Groundbreaking PSEL Kota Bekasi

Juni 26, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

2 Pekan Terakhir Korban Keracunan MBG Melonjak Capai 8.649 Kasus

[Nasional]

September 30, 2025
in Nasional
0
0
SHARES
28
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Siswa diduga mengalami ke­racunan MBG dirawat di GOR Kecamatan Cipong­kor, Desa Sarinagen, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (23/­9/­2025). /”PR”/Bambang Arifianto/

Jakarta, satukanindonesia.com – Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengemukakan, jumlah penerima manfaat yang mengalami keracunan akibat menu Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga tanggal 27 September 2025 tembus 8.000 lebih kasus. Namun, belum diungkap secara detail sebaran kasus tersebut.

“Korban keracunan MBG sudah mencapai 8.649 anak,” kata Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji dalam keterangannya, Jakarta, dilansir dari indoposco.id, Senin (29/9/2025).

Angka kasus tersebut menunjukkan adanya lonjakan jumlah korban keracunan, sebanyak 3.289 anak dalam dua pekan terakhir. Pada bulan September 2025, Jumlah korban keracunan per minggunya selalu mengalami peningkatan.

“Penambahan Jumlah korban terbanyak terjadi pada satu pekan lalu (22-27 September 2025), korban mencapai 2.197 anak,” ungkap Ubaid.

Program MBG yang digadang-gadang sebagai mahakarya Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak bangsa, kini berubah wajah menjadi tragedi intoksikasi berskala besar.

“Alih-alih memberi pemenuhan gizi, makanan yang disediakan negara justru membuat ribuan anak keracunan massal,” ujar Ubaid.

JPPI mengecam, respons pemerintah yang hanya menutup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdapat kasus keracunan. Di samping itu, dapur MBG terbelit berbagai masalah lainnya. Menurutnya, hal itu pendekatan tambal sulam dan mengabaikan akar permasalahan.

“Keracunan hanyalah puncak gunung es. Masalah MBG lebih dalam dari itu. Kami menemukan praktik menu di bawah standar, pengurangan harga per porsi, konflik kepentingan, hingga pembungkaman suara kritis di sekolah,” tutur Ubaid.

“Karena itu, kami menuntut semua dapur dihentikan sementara untuk evaluasi dan pembenahan total,” tambahnya. Kasus keracunan akibat MBG sebelumnya tercatat mencapai 6.452 kasus di sejumlah wilayah Indonesia. (***)

Komentar Facebook

Tags: 8.649 KasusJaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI)Keracunan MBG
ShareTweetSend

Related Posts

Zulhas Sebut Ada Enam Langkah Strategis Pemerintah Tindak Lanjuti KLB Keracunan MBG

Zulhas Sebut Ada Enam Langkah Strategis Pemerintah Tindak Lanjuti KLB Keracunan MBG

September 29, 2025
Kasus Keracunan MBG, BGN Bentuk 2 Tim Investigasi

Kasus Keracunan MBG, BGN Bentuk 2 Tim Investigasi

September 27, 2025
Dasco Minta Penegak Hukum Investigasi Kasus Keracunan MBG Diberbagai Daerah

Dasco Minta Penegak Hukum Investigasi Kasus Keracunan MBG Diberbagai Daerah

September 26, 2025
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?