
Jakarta, satukanindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik dugaan praktik pungutan liar atau pemerasan dalam proses pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Informasi ini diperoleh dari tiga orang saksi, yakni Marketing PT Kreasi Edukasi Manajemen (KEM) Indonesia, Nur Aisyah Astuti dan Etty Wahyuni, serta PNS Kemnaker, Asep Juhud Mulyadi.
“Dari ketiga saksi ini, penyidik meminta konfirmasi terkait tahapan dan proses yang dilakukan dalam sertifikasi K3 di Kemnaker,” kata Jubir KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan kepada wartawan, dilansir dari inilah.com, Sabtu (6/12/2025).
Pola pemerasan diduga terjadi saat para pekerja mengurus sertifikasi K3 melalui PT KEM sebagai agen perusahaan sertifikasi. Uang yang dipungut kemudian mengalir kepada oknum pejabat Kemnaker.
Praktik pemerasan ini mencapai nilai Rp81 miliar sepanjang 2019–2025. Padahal, biaya resmi sertifikasi hanya Rp275 ribu sesuai tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, buruh dipaksa membayar hingga Rp6 juta dengan modus memperlambat proses jika tidak ada pembayaran tambahan.
“Serta pemberian sejumlah uang kepada oknum Kemenaker dalam proses tersebut,” ucap Budi.
Sebelumnya, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada 20 Agustus 2025 dan mengamankan 14 orang. Dari jumlah tersebut, 11 orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer (Noel), yang langsung ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih.
Dari hasil penyidikan awal, Noel diduga menerima aliran dana sekitar Rp3 miliar, yang digunakan untuk renovasi rumah hingga membeli motor Ducati Scrambler warna hitam-biru.
- Irvian Bobby Mahendro – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)
- Gerry Aditya Herwanto Putra – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)
- Subhan – Subkoordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 (2020–2025)
- Anitasari Kusumawati – Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)
- Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) – Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI
- Fahrurozi – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)
- Hery Sutanto – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)
- Sekarsari Kartika Putri – Subkoordinator
- Supriadi – Koordinator
- Temurila – Pihak PT KEM Indonesia
- Miki Mahfud – Pihak PT KEM Indonesia. (***)













