• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info

Sri Mulyani: Mayoritas Utang RI Bukan dari Asing api dari dalam Negeri

Oktober 26, 2020
PLN Nyaris Ditumbalkan, PLN WATCH Desak APH Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara Penyebab ‘Blackout’ & Pembenahan Menyeluruh

PLN Nyaris Ditumbalkan, PLN WATCH Desak APH Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Batu Bara Penyebab ‘Blackout’ & Pembenahan Menyeluruh

Juli 10, 2026
Tampung Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi Gelar Reses di Dapilnya Teluk Pucung Bekasi

Tampung Aspirasi Masyarakat, Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Efendi Gelar Reses di Dapilnya Teluk Pucung Bekasi

Juli 10, 2026
ADVERTISEMENT
Pendistribusian BBM di Wilayah Papua Maluku Berjalan Normal

Pendistribusian BBM di Wilayah Papua Maluku Berjalan Normal

Juli 10, 2026
Ketua Komisi III DPR: Korupsi Batu Bara Rugikan Negara hingga Picu Pemadaman Listrik

Ketua Komisi III DPR: Korupsi Batu Bara Rugikan Negara hingga Picu Pemadaman Listrik

Juli 10, 2026
Wamendag Nilai Indonesia-Maroko Punya Peluang Besar Perluas Perdagangan dan Investasi

Wamendag Nilai Indonesia-Maroko Punya Peluang Besar Perluas Perdagangan dan Investasi

Juli 10, 2026
Anggota Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Mega Korupsi, Jangan Sampai Penegakan Hukum Bermotif Politik

Anggota Komisi III DPR Desak Usut Tuntas Mega Korupsi, Jangan Sampai Penegakan Hukum Bermotif Politik

Juli 10, 2026
Kemhub Raih Penghargaan di Ajang GovMedia Conference & Awards 2026

Kemhub Raih Penghargaan di Ajang GovMedia Conference & Awards 2026

Juli 10, 2026
Menteri ESDM Sebut 57,6 Persen SPBU di Indonesia Salurkan Biodiesel B50

Menteri ESDM Sebut 57,6 Persen SPBU di Indonesia Salurkan Biodiesel B50

Juli 10, 2026
Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Presiden Prabowo : Indonesia Miliki Cadangan Emas Baru di Papua

Juli 10, 2026
KPK Serahkan Aset Rampasan Miliaran ke Kejaksaan Agung

KPK Serahkan Aset Rampasan Miliaran ke Kejaksaan Agung

Juli 10, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Sabtu, Juli 11, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sri Mulyani: Mayoritas Utang RI Bukan dari Asing api dari dalam Negeri

[Ekonomi]

Oktober 26, 2020
in Ekonomi
0
0
SHARES
59
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
Menkeu Sri Mulyani menyatakan porsi utang dari asing kian merosot dari waktu ke waktu. Saat ini, kontribusinya di bawah 30 persen dari total utang. Ilustrasi.

Jakarta, SatukanIndonesia.com – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan mayoritas utang negara kini bukan dari asing, melainkan dari dalam negeri. Posisi utang asing di Indonesia saat ini sudah di bawah 30 persen.

Hal ini disampaikan oleh Sri Mulyani saat menjadi juri dalam final lomba debat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara virtual, Senin (26/10/2020).

Sri Mulyani mengoreksi jawaban dari peserta debat yang menyebut utang Indonesia mayoritas berasal dari asing. Menurut Sri Mulyani, utang dari asing semakin turun dari waktu ke waktu.

“Mayoritas utang dari luar negeri tidak benar, sekarang mayoritas ada di dalam negeri. Asing 30 persen itu betul, sekarang sudah turun,” kata Sri Mulyani.

Bendahara negara juga menyampaikan bahwa dalam pemerintah dihadapkan dengan kondisi yang sulit di masa pandemi covid-19 seperti sekarang. Sebab, tak mudah bagi pemerintah mengeluarkan kebijakan di masa krisis ini.

“Pilihan yang tersedia bagi pemerintah semuanya tidak populer dan tidak baik atau bukan sesuatu pilihan yang terbaik apakah kami akan meningkatkan belanja untuk membantu rakyat untuk menangani kesehatan dan memulihkan ekonomi namun pada saat yang sama pendapatan negara merosot,” papar Sri Mulyani.

Untuk itu, pemerintah mau tak mau menambah utang untuk memenuhi kebutuhan negara. Namun, di sisi lain pemerintah juga tak ingin mewariskan tambahan utang ke generasi selanjutnya.

“Jadi pilihan mau belanja ditambah atau justru belanja turun karena pendapatan lagi turun. Apakah kami harus menambah utang yang juga tidak populer,” kata Sri Mulyani.

Mengutip APBN KiTa, posisi utang pemerintah per akhir September 2020 sebesar Rp5.756,87 triliun. Rasio utang negara kini menjadi 36,41 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Secara nominal posisi utang pemerintah pusat mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu disebabkan oleh pelemahan ekonomi akibat covid-19,” tulis pemerintah dalam dokumen APBN KiTa.

Sementara, Bank Indonesia (BI) mencatat total utang luar negeri (ULN) pemerintah per Agustus 2020 sebesar US$200,14 miliar. Angkanya naik dari posisi Agustus 2019 yang sebesar US$193,51 miliar.

Sebelumnya, Bank Dunia (World Bank) menyatakan Indonesia masuk dalam 10 besar negara dengan ULN terbesar di negara berpendapatan rendah dan menengah. Data ini dengan hitungan ULN Indonesia secara keseluruhan per 2019.

Mengutip laporan Bank Dunia bertajuk International Debt Statistics 2021, ULN Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun. Rinciannya, utang luar negeri Indonesia pada 2009 sebesar US$179,4 miliar, pada 2015 sebesar US$307,74 miliar, pada 2016 sebesar US$318,94 miliar, pada 2017 sebesar US$353,56 miliar, pada 2018 sebesar US$379,58 miliar, dan pada 2019 sebesar US$402,08 miliar.

Selain Indonesia, negara berpendapatan rendah dan menengah lainnya yang masuk dalam 10 besar dengan utang luar negeri terbanyak adalah Argentina, Brazil, India, Meksiko, Afrika Selatan, Thailand, Turki, dan Rusia. Secara total, utang luar negeri dari negara-negara berpendapatan rendah dan menengah mencapai US$8,1 triliun pada 2019. Angkanya naik 5,4 persen dari posisi 2018. (CNN/ms)

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: EkonomiSri Mulyaniutang
ShareTweetSend

Related Posts

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Tri Adhianto Dorong Lansia Aktif dan Bahagia Melalui Kriyaan Lansia Kota Bekasi 2026

Juli 9, 2026
Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Wali Kota Bekasi Apresiasi Keberhasilan Sensus Penduduk, Siap Lanjutkan Sensus Ekonomi

Juni 23, 2026
Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Pemkot Bekasi Tegaskan Kebijakan PPPK dan Belanja Pegawai Mengacu Regulasi Pemerintah Pusat

Juni 11, 2026

Tri Adhianto Ikut Senam Bersama dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan di Kecamatan Bekasi Selatan

Mei 9, 2026

Terkait Kebijakan WFH, Pemprov Papua Tengah Masih Menunggu Edaran Kemendagri

Maret 28, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?