• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
PBB Soroti Serangan Aktivis KontraS, Polri Diminta Ungkap Aktor Intelektual

PBB Soroti Serangan Aktivis KontraS, Polri Diminta Ungkap Aktor Intelektual

Maret 16, 2026
Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi

Presiden Prabowo Terima Menteri Investasi Dorong Percepatan Hilirisasi di 13 Lokasi

April 25, 2026
PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

PARJAL di Tanah Papua Dukung Upaya DPD RI Menyelesaikan Konflik Papua 

April 25, 2026
ADVERTISEMENT
DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Setujui Tunda Pengesahan Raperda LAM Hingga Mei

DPRD Batam Gelar Rapat Paripurna, Setujui Tunda Pengesahan Raperda LAM Hingga Mei

April 25, 2026
Musda II KOSGORO 1957 Maluku Perkuat Konsilidasi Arah Pembangunan Nasional

Musda II KOSGORO 1957 Maluku Perkuat Konsolidasi Arah Pembangunan Nasional

April 25, 2026
PWI Pusat Gelar Doa Bersama Wafatnya Sekjen Zulmansyah Sekedang

PWI Pusat Gelar Doa Bersama Wafatnya Sekjen Zulmansyah Sekedang

April 25, 2026
Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

Wagub Rano Karno Minta Penerima KJMU Jaga Integritas dan Aktif Kegiatan Sosial

April 25, 2026
Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

Komisi Yudisial: Pentingnya Partisipasi Publik Dalam Seleksi Hakim Agung

April 25, 2026
Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

Perkuat Pemulihan Kerugian Negara, KPK Serahkan Aset Rampasan Rp20,2 Miliar ke Kejagung

April 25, 2026
Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

Tri Adhianto Canangkan 3 Juta Pohon dalam Masa Kepemimpinannya, Warga Bekasi Diajak Jadi Bagian Sejarah Penghijauan Kota

April 24, 2026
Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

Aksi Sigap TNI AL dan Tim Sar Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Cisanggarung

April 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Minggu, April 26, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Nasional

PBB Soroti Serangan Aktivis KontraS, Polri Diminta Ungkap Aktor Intelektual

Maret 16, 2026
in Nasional
0
0
SHARES
78
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT

JAYAPURA, SatukanIndonesia.com – Serangan Air Keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus memicu perhatian internasional. Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pembela Hak Asasi Manusia, Mary Lawlor, secara terbuka mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk mengusut tuntas kasus penyerangan tersebut.

Desakan itu disampaikan Mary melalui akun media sosial X pada Jumat, 13 Maret 2026.

Ia menyatakan, keprihatinan mendalam setelah mendengar kabar penyerangan terhadap Andrie, seorang aktivis hak asasi manusia (HAM) yang menjabat sebagai Wakil Koordinator di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan.

Mary menegaskan, kekerasan terhadap pembela HAM tidak boleh dibiarkan tanpa pertanggungjawaban. Ia menilai, praktik impunitas atau pembiaran terhadap pelaku kekerasan terhadap aktivis HAM merupakan hal yang tidak dapat diterima.

Dalam pernyataannya, Mary juga menandai akun resmi Perwakilan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, di Jenewa serta akun resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Serangan terhadap Andrie Yunus terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di kawasan Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat. Saat itu Andrie tengah mengendarai sepeda motor, setelah menyelesaikan kegiatan kerja.

Menurut keterangan Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, korban diserang oleh dua orang tak dikenal yang datang dari arah berlawanan menggunakan sepeda motor.

Pelaku kemudian menyiramkan cairan kimia berbahaya, yang diduga air keras ke bagian depan tubuh korban. Serangan itu membuat Andrie langsung terjatuh dari sepeda motor dan berteriak kesakitan, di lokasi kejadian.

Cairan korosif tersebut mengenai beberapa bagian tubuh korban, termasuk mata, wajah, dada, dan tangan bagian kanan. Akibatnya sebagian pakaian yang dikenakan korban ikut meleleh, karena reaksi kimia dari cairan tersebut.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie Yunus mengalami, luka bakar serius dengan persentase mencapai 24 persen pada tubuhnya. Setelah kejadian, sejumlah warga sekitar langsung berdatangan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang berteriak kesakitan.

Para pelaku sempat menjatuhkan gelas berbahan stainless steel, yang diduga digunakan sebagai wadah cairan kimia saat melarikan diri dari lokasi kejadian. Mereka kemudian kabur menuju arah Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.

Hingga berita ini ditulis, Andrie Yunus masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, untuk penanganan luka bakar yang dideritanya.

 

Menanggapi kasus ini, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menegaskan, penyerangan terhadap Andrie Yunus merupakan ancaman serius terhadap nilai demokrasi dan perlindungan HAM hak, di Indonesia.

Yusril meminta, aparat penegak hukum khususnya Kepolisian Republik Indonesia, untuk mengusut kasus tersebut secara menyeluruh. Ia menekankan, penyelidikan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan saja.

Menurutnya, pola serangan yang terjadi menunjukkan kemungkinan adanya perencanaan yang terorganisasi. Karena itu, aparat penegak hukum diminta mengungkap siapa aktor intelektual, yang berada di balik aksi kekerasan tersebut.

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus kini menjadi sorotan internasional. Desakan dari Pelapor Khusus PBB memperlihatkan, perlindungan terhadap pembela HAM di Indonesia menjadi perhatian komunitas global.

Penyelidikan yang transparan dan tuntas dinilai penting untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus menjaga komitmen Indonesia terhadap perlindungan hak asasi manusia. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: aktivis KontraSAndrie YunusMary LawlorPerserikatan Bangsa-BangsaSatukanindonesia.com
ShareTweetSend

Related Posts

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Akui Dendam saat Kejadian di Hotel Fairmont

April 16, 2026
Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

Wali Kota Bekasi dan Mendikdasmen Dukung Penuh AYIMUN 2026, Dorong Generasi Muda Tampil Positif di Kancah Global

April 12, 2026
Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Wali Kota Bekasi Sambut Kunjungan Wamendagri, Bahas Kebijakan WFH: Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

April 11, 2026

Gunakan Sepeda ke Kantor, Walikota Bekasi Pantau WFH dan Dorong Efisiensi Energi

April 11, 2026

Wawali Harris Bobihoe Sampaikan Duka Mendalam Ke Keluarga Korban Ledakan SPBE Cimuning

April 11, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?