• Latest
  • Trending
  • All
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Internasional
  • Ragam Info
KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026
TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

TNI AL Kembali Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Benih Bening Lobster Jaringan Internasional di Bandara Juanda

Agustus 25, 2026
Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Polisi Didorong Kejar Aktor Utama Karhutla Kalimantan dan Sumatera

Agustus 25, 2026
ADVERTISEMENT
Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Wali Kota Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan Rp 4,55 T

Rapat Paripurna DPRD Kota Batam: Wali Kota Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Perubahan Rp 4,55 T

Agustus 25, 2026
3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

3.000 Lebih Titik Panas di Papua, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Agustus 25, 2026
Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Pemuda Katolik Gelar Turnamen, Pemain Ganda Putri & Ganda Putra DPN BMDS Berhasil Raih Juara

Agustus 25, 2026
TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

TNI AL dan Tim SAR Gabungan Berupaya Padamkan Karhutla di Banjar

Agustus 24, 2026
TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

TNI AL Bersama Polri Laksanakan Pengecekan dan Pemadaman Karthutlla di Kubu Raya

Agustus 24, 2026
TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

TNI dan Polri Diminta Buka Data Jumlah Aparat Yang Dikerahkan di Papua

Agustus 24, 2026
TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

TNI AL Bersama Tim Satgas Gabungan Padamkan Kebakaran di Kotawaringin Barat

Agustus 24, 2026
Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Tiga Hari Berjibaku, TNI AL Bersama TIM Gabungan Padamkan Karhutla di Reteh

Agustus 24, 2026
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Ragam Info
  • Daerah
  • GALERI SatukanIndonesia.com
  • Infografis
  • Metro
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Daerah

KADIN Papua Barat Dukung Usulan Gubernur Papua Barat ke Kementan RI

Maret 16, 2026
in Daerah, Ekonomi, News
0
0
SHARES
204
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke Whatsapp
ADVERTISEMENT
KET. FOTO: Ketua KADIN Provinsi Papua Barat, Hj. Suryati Faisal, SH//FOTO: Istimewa

Manokwari, SATUKANINDONESIA.Com – Menanggapi kerjasama Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat (Pemda) dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI terkait penguatan Ekonomi di sektor pertanian. Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menyatakan, siap bersinergi.

Hal ini diungkapkan Ketua KADIN Provinsi Papua Barat, Hj. Suryati Faisal, SH saat ditemui wartawan, di Manokwari, Senin (16/03/2026).

Ia mengatakan, sebagai Ketua KADIN di provinsi Papua Barat mengapresiasi maupun mendukung apa yang diusulkan Gubernur Dominggus Mandacan kepada Menteri Pertanian.

“Kerjasama ini merupakan langkah strategis, untuk memperkuat sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,”ujarnya.

Lanjut, menurut Suryati, Kakao merupakan komoditas unggulan Papua Barat sejak dahulu, maka diharapkan usulan Gubernur Papua Barat ke Kementrian Pertanian segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan petani lokal, tetapi juga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Katanya, pengembang ini tentunya akan menghadirkan investasi di sektor pertanian dan industri pengelolaan Kakoa, di daerah.

“Untuk itu, kami (KADIN) siap bersinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat rantai pasok,”katanya.

Menurut Suryati, yang perlu diperhatikan dalam pengembangan komoditas Kakao adalah peningkatan kapasitas petani dan pengembangan industri maupun peningkatan kualitas bibit Kakao, agar kedepan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

“Karena selama ini ada perkebunan Kakao di Papua Barat, tapi dikelola secara person oleh petani lokal. Dan keuntungannya tidak seberapa, bahkan tidak ada pemasukan bagi pemerintah daerah,”sebutnya.

Oleh karena itu, ia menekankan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang perdagangan dan industri berkewajiban membantu pemerintah membuka jaringan pemasaran.

“KADIN memiliki jaringan pasar dinegara-negara yang membutuhkan Kakao. Jadi sudah ada jalurnya. Tinggal bagaimana daerah meningkatkan hasil produksi dari pembukaan lahan yang direncanakan tersebut,”katanya.

Disisi lain, ia mengutarakan, pemerintah pusat perlu mengetahui bahwa usulan Gubernur Papua Barat ini juga tidak hanya meningkatkan produksi perkebunan, tetapi akan membuka peluang penyerapan tenaga kerja.

“Maka, Papua Barat harus dikembangkan menjadi salah satu sentral pengembangan Kakao di kawasan timur Indonesia,”harapnya.

Berikutnya, Ketua KADIN Papua Barat ini berharap, dinas terkait bisa menjadi motor penggerak di daerah guna memastikan program pengembangan perkebunan Kakao berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Dinas pertanian juga harus membangun sinergitas dengan dunia usaha, sehingga tidak saja fokus pada produksi tapi penguatan rantai pasok dan pemasaran,”tuturnya.

Dicecar apakah program tersebut membutuhkan regulasi, ia mengatakan, perlu ada Peraturan Daerah (Perda), namun kembali ke kepala daerah.

Pada prinsipnya, Suryati menambahkan, sudah saatnya potensi daerah dikelola secara mandiri agar membantu meningkatkan PAD.

“Sebab, begitu besarnya pemotongan anggaran dari pusat ke daerah. Maka harus ada kemandirian daerah, dengan cara tingkatkan potensi-potensi daerah,”pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat akan menyiapkan pengembangan perkebunan kakao seluas 68.734 hektare hingga 2027.

Pengembangan awal difokuskan di dua wilayah yaitu Manokwari dengan potensi luasan lahan mencapai 2.381 hektare dan Mansel 4.530 hektare kebun. [GRW]

ADVERTISEMENT

Komentar Facebook

Tags: Gubernur Papua BaratHj. Suryati FaisalKADINKADIN Papau Baratkementerian pertanianKetua KadinPapua BaratSatukanindonesia.comSH
ShareTweetSend

Related Posts

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Hadiri HUT ke-4 Gereja Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Doakan Korban Bencana di Indonesia.

Agustus 24, 2026
Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Momen HUT RI 81 Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng

Agustus 24, 2026
Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Jaga Kenyamanan Ruang Publik, Wali Kota Bekasi Tertibkan PKL Plaza Patriot Chandrabhaga

Agustus 23, 2026

Wawali Harris Bobihoe Bersama Warga Bojong Rawalumbu Antusias Semarakan Kemerdekaan

Agustus 22, 2026

Upacara HUT RI Ke-81, Wali Kota Bekasi Tekankan Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Kerukunan.

Agustus 22, 2026
Load More
ADVERTISEMENT
  • Tentang
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Redaksi
  • Karir

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Politik
  • Profil
  • Metro

© 2018 SatukanIndonesia.com - Saluran Berita Pemersatu Bangsa

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?