
Jakarta, satukanindonesia.com – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Kevin Wu menilai optimalisasi pemanfaatan kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV) di Jakarta sudah menjadi kebutuhan mendesak demi meningkatkan keamanan publik.
Kevin mendukung rencana nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya terkait optimalisasi penggunaan CCTV di ibu kota.
“Saya melihat rencana MoU antara Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya terkait optimalisasi pemanfaatan CCTV ini sebagai langkah yang positif dan memang sudah mendesak,” ujar Kevin di Jakarta, Senin.
Kevin mengatakan Jakarta tidak cukup hanya memiliki banyak CCTV, tetapi seluruh perangkat juga harus benar-benar berfungsi dan terintegrasi.
Menurut dia, CCTV harus aktif dipantau dan mampu mendukung respons cepat terhadap gangguan ketertiban umum, kriminalitas jalanan, tawuran, begal, jambret, parkir liar, hingga vandalisme.
Ia menilai keamanan publik menjadi salah satu syarat utama bagi Jakarta yang tengah menuju status kota global.
“Jangan sampai CCTV hanya menjadi ‘pajangan digital’, ada kameranya, tetapi ketika kejadian justru rekamannya sulit dicari, tidak jelas siapa yang memantau, atau tidak cepat ditindaklanjuti,” kata Kevin.
Kevin juga meminta adanya standar prosedur operasional yang jelas terkait akses data CCTV, mekanisme permintaan rekaman, hingga durasi penyimpanan data.
Kevin menegaskan pemasangan CCTV harus berbasis peta kerawanan dan diprioritaskan di kawasan rawan kriminalitas.
Lokasi seperti transportasi publik, sekolah, pasar, permukiman padat, area wisata, dan pusat ekonomi dinilai menjadi titik prioritas pemasangan CCTV.
Selain itu, perlindungan privasi warga juga harus diperhatikan agar CCTV tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
“Bagi saya, ukuran keberhasilan MoU ini bukan saat penandatanganannya, tetapi apakah setelah itu, kasus kejahatan dan gangguan ketertiban bisa lebih cepat dicegah, pelaku lebih cepat ditangkap, dan warga merasa lebih aman. Itu yang harus menjadi target bersama,” tegasnya.
Kevin menambahkan CCTV harus dimanfaatkan sebagai mata kota untuk melindungi masyarakat, bukan sekadar perangkat yang dipasang lalu diabaikan.(***)













